[ppi] [ppiindia] 300 Pimpinan Lintas Agama akan Bertemu

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **RADAR SORONG

Selasa, 30 Agustus 2005 









300 Pimpinan Lintas Agama akan Bertemu 

**Dalam Kegiatan Seminar Perdamaian 12-16 September Mendatang 

SORONG- Pimpinan lintas agama di Papua dalam waktu dekat ini akan duduk 
bersama-sama membicarakan perdamaian di tanah Papua. Ketua Umum PGGP 
(Persekutuan Gereja-Gereja Papua) Sorong Pdt.Bram Maudoma, S.Si kepada Radar 
Sorong Senin (29/8) kemarin menjelaskan, bahwa pemimpin agama Islam, Katolik, 
Kristen Protestan, Hindu dan Budha di tanah Papua akan bertemu bersama-sama di 
Jayapura dalam seminar yang akan digelar pada 12-16 September mendatang 
membicarakan perdamaian di tanah Papua. 

Jadi kalau di luar Papua terjadi permusuhan antara agama satu dengan lainnya, 
maka pihaknya berharap tidak terjadi Papua zona damai. Untuk itulah Seminar 
Perdamaian yang akan diikuti sekitar 300 pemimpin lintas agama ini mempunyai 
arti penting. Apalagi di tengah-tengah maraknya aksi penutupan gereja di Jawa 
Barat (Jabar). "Direncanakan 300 orang pemimpin lintas agama di Papua bertemu 
dalam Seminar Perdamaian dalam rangka memperingati Harai Perdamaian Sedunia 
pada 25 September mendatang," tegasnya. 

Sambil menunggu kedatangan kapal MV Hannah 2 di Dermaga Navigasi, Bram 
menjelaskan, bahwa seminar ini lebih memfokuskan pada bagaimana 
mengimplementasikan atau mewujudkan lintas agama kaitannya dengan perdamaian 
dunia di Indonesia secara umum dan khususnya di Papua. Seminar ini pada 
akhirnya bertujuan membangun dan mewujudkan kehidupan dama dengan tetap 
berpegang pada ajaran masing-masing. Mengingat hal ini dijamin pasal 28 UUD 
1945. Sehubungan dengan pelaksanaan seminar Hari Perdamaian tersebut, pihaknya 
akan menyiapkan 10 orang pemimpin lintas sesuai kuota dengan rincian Islam 2 
orang, Katolik 2 orang, Hindu dan Budha masing-masing 1 orang dan sisanya 
Kristen Protestan. "Seminar Hari Perdamaian yang melibatkan pemimpin lintas 
agama ini merupakan bagian dari program PGGP," jelasnya. 

Menyinggung aksi penutupan sejumlah gereja di Jabar oleh kelompok masyarakat 
mendapat kecaman keras dari Bram. Menurut Ketua FKKAUB (Forum Komunikasi dan 
Kerukunan Antar Umat Beragama) ini, aksi tersebut sangat bertentangan dengan 
jaminan beribadah kepada Tuhan sesuai pasal 28 UUD 1945. Oleh karena itu 
diharapkan pemerintah dalam hal ini aparat keamanan harus bertindak tegas 
dengan tidak melakukan diskriminasi guna menjamin keamanan beribadah bagi umat 
Nasrani. Tempat ibadah bagi umat Nasrani secara teologis di mana saja bisa, 
termasuk di rumah sekalipun. 

Sedangkan secara fisik tempat ibadah di gereja berupa gedung atau bangunan 
khusus untuk ibadah. Kenyataaan di Pulau Jawa, pengurusan ijin pendirian gereja 
saja susah, oleh karena itu umat mengadakan ibadah di rumah-rumah. Sayangnya 
itupun dilarang atau ditutup sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan 
masyarakat secara keseluruhan. Sehubungan dengan itu, dirinya berharap warga 
masyarakat di Sorong tidak ikut-ikutan atau terpancing dengan aksi tersebut. 
"Kehidupan antar umat beragama di Papua sangat bagus, termasuk di Kota Sorong. 
Pengurusan ijin pembangunan tempat ibadah tidak dipersulit. Tidak seperti di 
Jawa, meskipun demikian aksi tersebut perlu dicegah dan diantisipasi," 
jelasnya. (jus) 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: