[ppi] [ppiindia] 26 Balita di Jateng Meninggal karena Gizi Buruk

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **

http://www.suarapembaruan.com/News/2004/10/30/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY

26 Balita di Jateng Meninggal karena Gizi Buruk

SEMARANG - Hingga September 2004, tercatat 26 balita di Jawa Tengah (Jateng) 
yang menderita gizi buruk, meninggal dunia dan terdapat sebanyak 303 kasus 
baru gizi buruk di kalangan balita. Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, dr 
Krishnadjaya MS, didampingi Kepala Seksi Gizi, Agus Sartono, Jumat (29/10), 
di Semarang, mengatakan, tahun ini tercatat sebanyak 4.394 balita menderita 
gizi buruk.
Menurut Krishnadjaya, pihaknya sudah berhasil menyembuhkan 1.064 balita yang 
semula bergizi buruk. Para penderita tidak dipungut biaya mulai dari 
perawatan di puskesmas hingga rumah sakit, obat-obatan, hingga 20 hari 
pascaperawatan, termasuk juga penyembuhan penyakit yang menyertainya seperti 
kelainan jantung maupun hydrocephalus (kepala membesar).
Dijelaskan, sejak tahun 1997 hingga 2004, ada 2.788 anak yang bergizi buruk. 
Dari setiap 1.000 balita, pada tahun 1997 ada 0,52 persen balita bergizi 
buruk, jumlah itu meningkat menjadi 1,86 persen pada tahun 1998 seiring 
dengan krisis ekonomi. Jumlah tersebut kemudian melonjak 1,34 persen pada 
tahun 1999, sedikit turun menjadi 1,02 persen di tahun 2000, naik menjadi 
1,63 persen (2001), 1,32 persen (2002), dan 1,31 persen (2003).
Sementara untuk angka kekurangan gizi balita pada tahun 1997 sebesar 17,69 
persen, melonjak menjadi 24,76 persen pada tahun 1998, 24,58 persen (1999), 
menurun menjadi 1,84 persen (2000), 12,98 persen (2002), dan 12,76 (2003.
Sebanyak 80 persen kasus gizi buruk itu sangat erat kaitannya dengan 
kemiskinan, keadaan lingkungan yang buruk, kurangnya air bersih, serta 
minimnya pengetahuan dan pendidikan orangtua balita yang bersangkutan.
Untuk membantu mengatasi balita gizi buruk itu, Pemerintah Provinsi Jawa 
Tengah tahun ini telah menyalurkan dana sebesar Rp 1 miliar, sedangkan tahun 
2005 bertambah menjadi Rp 1,5 miliar.
Perbaikan gizi balita dilakukan dengan penyaluran minuman pengganti Air Susu 
Ibu sebanyak 12 ton ke daerah-daerah, serta paket nutrisi lengkap sebanyak 
2.000 sachet. (142)


Last modified: 30/10/04 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: