[ppi] [ppiindia] 11.600 Balita di Jabar Terancam Polio Liar

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Refleksi: Menurut 
kantor berita Kaligot masalah polo liar ini tak bisa diperhatikan untuk dicegah 
maupun disembuhkan karena petugas kesehatan FPI dan MUI  Jabar lagi sibuk 
mengintip  orang Nasrani sedang melakukan aktivitas keagamaan.


GALAMEDIA

30/08/2005 11.600 Balita di Jabar Terancam Polio Liar
     

DIPONEGORO, (GM).-
Sebanyak 11.600 anak berusia di bawah lima tahun (balita) di Jawa Barat 
terancam terjangkit virus polio liar yang bisa menyebabkan kelumpuhan total. 
Jumlah anak balita di Jabar yang terancam virus polio liar itu diperoleh 
setelah Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat mengasumsikan, seorang anak balita 
yang positif terserang virus polio liar bisa mengancam 200 anak balita lain di 
sekitarnya.

"Sampai saat ini, jumlah anak balita yang positif tertular polio liar yang 
mengakibatkan mereka menderita polio sudah mencapai 58 orang. Soal ancaman 
penularan terhadap anak balita lainnya, asumsinya adalah 1 kasus positif polio 
liar mengancam 200 anak balita lainnya," kata Kepala Sub-Dinas (Kasubdin) 
Dinkes Jabar, Fatimah Resmiyati ketika dihubungi "GM" di Gedung DPRD Jawa 
Barat, Jln. Diponegoro Bandung, Senin (29/8).

Karena ancaman polio liar itu terasa sangat mengkhawatirkan, Fatimah berharap 
mata rantai penularan virus polio liar itu bisa diputus secepatnya. Salah satu 
cara untuk memutus mata rantai penularan virus polio liar itu adalah dengan 
pemberian vaksin polio kepada anak balita.

"Untuk itu, saya sangat berharap semua anak balita yang ada di Jabar bisa 
mendapatkan vaksin polio pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) besok (hari ini, 
red) dan putaran kedua, 27 September nanti. Karena hanya dengan cara seperti 
inilah mata rantai penularan polio bisa diputus," ujarnya.

Ia mengatakan, seluruh Dinkes kabupaten/kota sudah siap untuk melaksanakan PIN 
kali ini. Dengan persiapan yang sudah dilakukan dan sosialisasi gencar, ia 
optimis, 4,5 juta anak balita yang ada di Jabar bisa mendapatkan vaksin polio.

"Memang masih ada kekhawatiran bakal terjadi penolakan masyarakat, khususnya di 
daerah terpencil. Tapi, kami optimis bisa memberikan vaksin polio pada seluruh 
anak balita yang sudah diproyeksikan. Sebab kami sudah melakukan sosialisasi 
dengan gencar kalau vaksin polio itu aman dan halal," ujarnya.

Serentak

Kesiapan untuk melaksanakan PIN juga diungkapkan Dinkes Kab. Bandung dan Kota 
Cimahi. Di Kab. Bandung, sebanyak 543 ribu anak balita menjadi sasaran yang 
akan mendapatkan imunisasi polio tahap ketiga. Untuk itu, Dinkes Kab. Bandung 
sudah menyiapkan 5.550 pos PIN.

Kepala Dinkes Kab. Bandung Dr. Sukmahadi Thawaf mengatakan, berbeda dengan 
mopping-up lalu, pemberian imunisasi polio kali ini rencananya akan 
dilaksanakan secara serentak dalam satu hari. "Dulu, setiap pos PIN harus ada 
satu petugas kesehatan dan dua orang kader kesehatan. Karena petugas kesehatan 
kita jumlahnya terbatas sehingga perlu penjadwalan. Sedangkan sekarang setiap 
pos PIN cukup oleh kader saja, tak perlu ada petugas kesehatan segala," 
paparnya.

Mengenai kemungkinan adanya anak balita yang tidak terimunisasi, Sukmahadi 
mengatakan, Dinkes memberikan waktu 2-3 hari kepada para kader untuk melakukan 
pelacakan ke rumah-rumah.

Kota Cimahi

Sementara itu, Dinkes Kota Cimahi memproyeksikan bisa memberikan imunisasi 
polio kepada 50.630 anak balita. Dinkes Kota Cimahi optimis proyeksi tersebut 
bisa terlampaui karena diperkirakan 53.097 anak balita bisa diimunisasi. Hal 
tersebut disampaikan Kepala Dinkes Kota Cimahi, Dr. Endang Kusumawardani, Senin 
(29/8). Imunisasi polio/PIN di Kota Cimahi acara seremonialnya (pencanangannya) 
akan berlangsung di RW 01 Kel. Cimahi oleh Walikota Itoc Tochija. Selain di RW 
01, juga seremonial PIN dilakukan di RW 05 Kel. Cibabat, yaitu oleh Wakil 
Walikota H. Dedih Djunaedi dan di RW 03 Kel. Leuwigajah oleh Plt. Sekda, Ir. 
Iskandar Subrata, M.M. (B.82/B.104/B.35)**




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: