[ppi] Fwd: [ppiindia] Re: saya dilarang beramal....
- From: Mario Gagho <gagho@xxxxxxxxx>
- To: ppi@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 31 Mar 2004 02:39:07 -0800 (PST)
** Milis Nasional Indonesia ppi-india **
Note: forwarded message attached.
Mario Gagho
Political Science,
Agra University, India
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Finance Tax Center - File online. File on time.
-- Attached file included as plaintext by Ecartis --
X-Apparently-To: gagho@xxxxxxxxx via 66.218.93.171; Tue, 30 Mar 2004 22:38:02
-0800
Return-Path:
<sentto-4893767-10979-1080703293-gagho=yahoo.com@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx>
Received: from 66.218.66.91 (HELO n7.grp.scd.yahoo.com) (66.218.66.91)
by mta180.mail.scd.yahoo.com with SMTP; Tue, 30 Mar 2004 22:38:02 -0800
X-eGroups-Return:
sentto-4893767-10979-1080703293-gagho=yahoo.com@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Received: from [66.218.66.96] by n7.grp.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Mar 2004
03:21:34 -0000
X-Sender: abidin_ida@xxxxxxxxx
X-Apparently-To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Received: (qmail 64862 invoked from network); 31 Mar 2004 03:21:31 -0000
Received: from unknown (66.218.66.217)
by m13.grp.scd.yahoo.com with QMQP; 31 Mar 2004 03:21:31 -0000
Received: from unknown (HELO n33.grp.scd.yahoo.com) (66.218.66.101)
by mta2.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 31 Mar 2004 03:21:31 -0000
Received: from [66.218.67.168] by n33.grp.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Mar 2004
03:21:22 -0000
To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
In-Reply-To: <c4da9g+qg6r@xxxxxxxxxxx>
User-Agent: eGroups-EW/0.82
X-Mailer: Yahoo Groups Message Poster
X-eGroups-Remote-IP: 66.218.66.101
From: "Ida" <abidin_ida@xxxxxxxxx>
X-Originating-IP: 61.5.52.80
X-Yahoo-Profile: abidin_ida
MIME-Version: 1.0
Mailing-List: list ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx; contact
ppiindia-owner@xxxxxxxxxxxxxxx
Delivered-To: mailing list ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Precedence: bulk
List-Unsubscribe: <mailto:ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx>
Date: Wed, 31 Mar 2004 03:21:21 -0000
Subject: [ppiindia] Re: saya dilarang beramal....
Reply-To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Content-Type: multipart/alternative;
boundary="RFyWrkMyuNd3MwSiFifMDjSMVooYLSrt2FSbE6k"
Content-Length: 4188
--RFyWrkMyuNd3MwSiFifMDjSMVooYLSrt2FSbE6k
Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: 7bit
9:55 wib,
kalau melihat kondisi indonesia kini dan "mungkin" 5 tahun mendatang
kayaknya tak akan berubah...mudah2an sih berubah...susah memang
mencari solusi masalah ini susah susah susah...tak tahu susah apanya,
pelaksanaannya atau apanya yah?...mungkin yg bikin susah kita-kita
ini...maksudnya, ya kita cuma pandai berucap tapi sulit bertindak
mirip NATO (no action talk only)...
saya sih greget pengin mengambil semua anak jalanan dan ditempatkan
disatu gedung...ya disitu mereka diberi ilmu, ketrampilan dll...ortu
yg ingin ambil anaknya hrs buat perjanjian sama kita dan itu hrs dgn
syarat khusus (ekstrim yah? mustahil yah?)...saya tuh pengin juga
jadi volunteer buat ikut ngurusin begituan disini...kalau diluar
gampang banget malahan udah kebanyakan orang dan calon volunteer
sampe harus antri...
wassalam,
id
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "tsari2003" <tsari2003@xxxx> wrote:
>
> Kadang2 kita malu sendiri melihat betapa di india walau secara
> umum Indonesia lebih baiki, tapi pelayanan pada masyarakatnya jauh
> lebih baik dari di Indonesia. Soal orang peminta2 berobat ke Klinik
> gratis di India - ini tak akan terjadi di negeri tercinta... Begitu
> masuk RS, kita diminta untuk membayar dulu, batru dilayani... Malah
> kalau menolong orang kecelakaan di jalan dan kita bawa ke RS, kita
> sendiri yang akan dimintai membayar palayanannya ....
> Orang Indon perlu belajar dari orang India - termasuk pelayanan
> publiknya. Bahkan Film2 India berani - dan biasa - menyuguhkan
cerita
> yang menggambarkan ada Polisi yang jahat, kong kalikong dengan
> penjahat... Di Indonesia? Mana bisa? Malah akan digebuki plisi,
> walaupun kenyataannya banyak polisi - dan tentara - yang menjadi
> backing perjudian, perituan yang jelek jelek... Dan soal hemat
> serta mandiri, India perlu diacungi jempol. Disini sampai 10 tahun
> yang lalu, mobil2nya ya hanya mobil2 kuno - metreka beli pabrik
mobil
> Inggris (Morris, Leyland, Jeep Amrik dll) lalu diproduksi dari
tahun
> 60-an ya itu itu saja... Model tak bagus, tapi kuat (Mobil, sepeda
> motor dsb..) Semangat Gandhi dlm ber-swadeshi....
> Lha Indonesia banyak hutangnya ...
>
>
>
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Zamhasari Jamil" <zhemppi@xxxx>
> wrote:
> > salam,
> >
> > ustadz izam juga sependapat dengan uraian singkat mbak Listy ini,
> > sungguhpun demikian, bagi saya sih kadang-kadang juga melihat
> > kepeluan yg membutuhkan. kalo ia perlunya makan, ya...dikasi lah
> > seadanya. ntah itu sepotong roti kek, atau apalah
> namanya....biasanya
> > kalo di india, makanan kita roti. jd kalo mau ngasi nggak repot-
> repot
> > seperti mau ngasi nasi. nggak perlu pk piring segala....
> >
> > nah, ttg nanti uang yang bakalan disalahgunakan oleh peminta-
minta,
> > saya nggak pernah menemukan yang seperti itu ya, tp biasanya
> kalopun
> > mereka dikasi uang, ntar juga dikumpulin buat beli makanan, atau
> beli
> > obat-obatan secukupnya.
> >
> > di india, kalau peminta-minta di pinggir jalanan itu memerlukan
> obat,
> > ntah itu ngobatin luka atau lain-lainnya, (yang -maaf- kadang-
> kadang
> > diperlihatkan kepada orang yang mau dimintai tersebut), peminta
itu
> > cukup singgah di klinik terdekat, sejauh ini yang saya lihat,
para
> > dokter itu cukup ikhlas kok membantu. bagaimana dengan di
> Indonesia?
> >
> > menjelang malam, 30|3|04
> >
> > Izam.
> >
> >
> > --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Listy" <listy@xxxx> wrote:
> > > 11.30 wib...
> > >
> > > kata ustadz ..
> > >
> > > teruslah berbuat kebaikan ..
> > > berikanlah yang terbaik dari anda ..
> > > walaupun membuat orang lain tidak puas ..
> > > walaupun kebaikan anda akan sangat
> > > mudah dan sering kali dilupakan orang lain ..
> > > namun demikian tetaplah memberikan yang terbaik ..
> > > pada akhirnya ..
> > > perkaranya adalah antara anda dan Sang Khalik ..
> > > dan bukan antara anda dan mereka ..
> > >
> > > wassalam ..
> > >
> > >
> > >
> > > -----Original Message-----
> > > From: Ida [mailto:abidin_ida@xxxx]
> > > Sent: 30 Maret 2004 9:52
> > > To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
> > > Subject: [ppiindia] saya dilarang beramal....
> > >
> > >
> > > 9:30 wib...
> > >
> > > bisa dibilang ini cerita pribadi...
> > > akhir pekan,selesai jjs disebuah mal saya dan teman2 pasti
> > > menyempatkan diri makan siang disebuah rumah makan...selesai,
dan
> > > kami menuju area parkir yg seperti biasa ada beberapa anak2
kecil
> > yg
> > > menadahkan tangan mereka...saya beri mereka uang tanpa
memikirkan
> > hal
> > > lain dan karena saya ikhlas memberinya, terserah mereka mau
> gunakan
> > > untuk apa uang...tapi, setelah itu justru teman2 protes dan
> sedikit
> > > kesal karena memberi uang pada mereka. alasannya: itu tidak
> > mendidik
> > > dan membuat mereka terus meminta2...saya protes balik, saya
> ikhlas
> > > dan tahu itu tidak baik buat mereka tapi ini dilakukan karena
> saya
> > > ingin membantu mereka....apakah ini salah? apakah itu tidak
> > mendidik?
> > > Bagaimana kalau uang itu disalahgunakan? wah, perasaan saya
jadi
> > > kacau nih!
> > >
> > > p.s. sebenarnya beramal itu tak harus dipamerkan, tapi soal ini
> > > justru menghantui pikiran. makanya saya mau tahu respon
teman2...
> > >
> > > wassalam,
> > > ida
--RFyWrkMyuNd3MwSiFifMDjSMVooYLSrt2FSbE6k
Content-Type: text/html; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: 7bit
<html><body>
<tt>
9:55 wib,<BR>
kalau melihat kondisi indonesia kini dan "mungkin" 5 tahun mendatang
<BR>
kayaknya tak akan berubah...mudah2an sih berubah...susah memang <BR>
mencari solusi masalah ini susah susah susah...tak tahu susah apanya, <BR>
pelaksanaannya atau apanya yah?...mungkin yg bikin susah kita-kita <BR>
ini...maksudnya, ya kita cuma pandai berucap tapi sulit bertindak <BR>
mirip NATO (no action talk only)...<BR>
<BR>
saya sih greget pengin mengambil semua anak jalanan dan ditempatkan <BR>
disatu gedung...ya disitu mereka diberi ilmu, ketrampilan dll...ortu <BR>
yg ingin ambil anaknya hrs buat perjanjian sama kita dan itu hrs dgn <BR>
syarat khusus (ekstrim yah? mustahil yah?)...saya tuh pengin juga <BR>
jadi volunteer buat ikut ngurusin begituan disini...kalau diluar <BR>
gampang banget malahan udah kebanyakan orang dan calon volunteer <BR>
sampe harus antri...<BR>
<BR>
wassalam,<BR>
id<BR>
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "tsari2003" <tsari2003@xxxx>
wrote:<BR>
> <BR>
> Kadang2 kita malu sendiri melihat betapa di india walau
secara <BR>
> umum Indonesia lebih baiki, tapi pelayanan pada masyarakatnya jauh <BR>
> lebih baik dari di Indonesia. Soal orang peminta2 berobat ke Klinik <BR>
> gratis di India - ini tak akan terjadi di negeri tercinta... Begitu <BR>
> masuk RS, kita diminta untuk membayar dulu, batru dilayani... Malah <BR>
> kalau menolong orang kecelakaan di jalan dan kita bawa ke RS, kita <BR>
> sendiri yang akan dimintai membayar palayanannya ....<BR>
> Orang Indon perlu belajar dari orang India - termasuk
pelayanan <BR>
> publiknya. Bahkan Film2 India berani - dan biasa - menyuguhkan <BR>
cerita <BR>
> yang menggambarkan ada Polisi yang jahat, kong kalikong dengan <BR>
> penjahat... Di Indonesia? Mana bisa? Malah akan digebuki plisi, <BR>
> walaupun kenyataannya banyak polisi - dan tentara - yang menjadi <BR>
> backing perjudian, perituan yang jelek jelek... Dan soal hemat
<BR>
> serta mandiri, India perlu diacungi jempol. Disini sampai 10 tahun <BR>
> yang lalu, mobil2nya ya hanya mobil2 kuno - metreka beli pabrik <BR>
mobil <BR>
> Inggris (Morris, Leyland, Jeep Amrik dll) lalu diproduksi dari <BR>
tahun <BR>
> 60-an ya itu itu saja... Model tak bagus, tapi kuat (Mobil, sepeda <BR>
> motor dsb..) Semangat Gandhi dlm ber-swadeshi....<BR>
> Lha Indonesia banyak hutangnya ...<BR>
> <BR>
> <BR>
> <BR>
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Zamhasari Jamil"
<zhemppi@xxxx> <BR>
> wrote:<BR>
> > salam,<BR>
> > <BR>
> > ustadz izam juga sependapat dengan uraian singkat mbak Listy ini, <BR>
> > sungguhpun demikian, bagi saya sih kadang-kadang juga melihat <BR>
> > kepeluan yg membutuhkan. kalo ia perlunya makan, ya...dikasi lah <BR>
> > seadanya. ntah itu sepotong roti kek, atau apalah <BR>
> namanya....biasanya <BR>
> > kalo di india, makanan kita roti. jd kalo mau ngasi nggak repot-<BR>
> repot <BR>
> > seperti mau ngasi nasi. nggak perlu pk piring segala....<BR>
> > <BR>
> > nah, ttg nanti uang yang bakalan disalahgunakan oleh peminta-<BR>
minta, <BR>
> > saya nggak pernah menemukan yang seperti itu ya, tp biasanya <BR>
> kalopun <BR>
> > mereka dikasi uang, ntar juga dikumpulin buat beli makanan, atau <BR>
> beli <BR>
> > obat-obatan secukupnya.<BR>
> > <BR>
> > di india, kalau peminta-minta di pinggir jalanan itu memerlukan <BR>
> obat, <BR>
> > ntah itu ngobatin luka atau lain-lainnya, (yang -maaf- kadang-<BR>
> kadang <BR>
> > diperlihatkan kepada orang yang mau dimintai tersebut), peminta <BR>
itu <BR>
> > cukup singgah di klinik terdekat, sejauh ini yang saya lihat, <BR>
para <BR>
> > dokter itu cukup ikhlas kok membantu. bagaimana dengan di <BR>
> Indonesia? <BR>
> > <BR>
> > menjelang malam, 30|3|04<BR>
> > <BR>
> > Izam. <BR>
> > <BR>
> > <BR>
> > --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Listy" <listy@xxxx>
wrote:<BR>
> > > 11.30 wib...<BR>
> > > <BR>
> > > kata ustadz ..<BR>
> > > <BR>
> > > teruslah berbuat kebaikan ..<BR>
> > > berikanlah yang terbaik dari anda ..<BR>
> > > walaupun membuat orang lain tidak puas ..<BR>
> > > walaupun kebaikan anda akan sangat <BR>
> > > mudah dan sering kali dilupakan orang lain ..<BR>
> > > namun demikian tetaplah memberikan yang terbaik ..<BR>
> > > pada akhirnya ..<BR>
> > > perkaranya adalah antara anda dan Sang Khalik ..<BR>
> > > dan bukan antara anda dan mereka ..<BR>
> > > <BR>
> > > wassalam ..<BR>
> > > <BR>
> > > <BR>
> > > <BR>
> > > -----Original Message-----<BR>
> > > From: Ida [mailto:abidin_ida@xxxx]<BR>
> > > Sent: 30 Maret 2004 9:52<BR>
> > > To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
> > > Subject: [ppiindia] saya dilarang beramal....<BR>
> > > <BR>
> > > <BR>
> > > 9:30 wib...<BR>
> > > <BR>
> > > bisa dibilang ini cerita pribadi...<BR>
> > > akhir pekan,selesai jjs disebuah mal saya dan teman2 pasti <BR>
> > > menyempatkan diri makan siang disebuah rumah makan...selesai,
<BR>
dan <BR>
> > > kami menuju area parkir yg seperti biasa ada beberapa anak2 <BR>
kecil <BR>
> > yg <BR>
> > > menadahkan tangan mereka...saya beri mereka uang tanpa <BR>
memikirkan <BR>
> > hal <BR>
> > > lain dan karena saya ikhlas memberinya, terserah mereka mau <BR>
> gunakan <BR>
> > > untuk apa uang...tapi, setelah itu justru teman2 protes dan <BR>
> sedikit <BR>
> > > kesal karena memberi uang pada mereka. alasannya: itu tidak <BR>
> > mendidik <BR>
> > > dan membuat mereka terus meminta2...saya protes balik, saya <BR>
> ikhlas <BR>
> > > dan tahu itu tidak baik buat mereka tapi ini dilakukan karena
<BR>
> saya <BR>
> > > ingin membantu mereka....apakah ini salah? apakah itu tidak <BR>
> > mendidik? <BR>
> > > Bagaimana kalau uang itu disalahgunakan? wah, perasaan saya <BR>
jadi <BR>
> > > kacau nih! <BR>
> > > <BR>
> > > p.s. sebenarnya beramal itu tak harus dipamerkan, tapi soal ini
<BR>
> > > justru menghantui pikiran. makanya saya mau tahu respon <BR>
teman2... <BR>
> > > <BR>
> > > wassalam,<BR>
> > > ida<BR>
<BR>
</tt>
<br><br>
<tt>
***************************************************************************<BR>
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru<BR>
***************************************************************************<BR>
__________________________________________________________________________<BR>
Mohon Perhatian:<BR>
<BR>
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)<BR>
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.<BR>
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <BR>
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
</tt>
<br><br>
<!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<br>
<tt><hr width="500">
<b>Yahoo! Groups Links</b><br>
<ul>
<li>To visit your group on the web, go to:<br><a
href="http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/">http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/</a><br>
<li>To unsubscribe from this group, send an email to:<br><a
href="mailto:ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx?subject=Unsubscribe">ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx</a><br>
<li>Your use of Yahoo! Groups is subject to the <a
href="http://docs.yahoo.com/info/terms/">Yahoo! Terms of Service</a>.
</ul>
</tt>
</br>
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
</body></html>
--RFyWrkMyuNd3MwSiFifMDjSMVooYLSrt2FSbE6k--
Other related posts: