[ppi] Fwd: [ppiindia] Re: saya dilarang beramal....
- From: Mario Gagho <gagho@xxxxxxxxx>
- To: ppi@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 31 Mar 2004 02:29:53 -0800 (PST)
** Milis Nasional Indonesia ppi-india **
Note: forwarded message attached.
Mario Gagho
Political Science,
Agra University, India
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Finance Tax Center - File online. File on time.
-- Attached file included as plaintext by Ecartis --
X-Apparently-To: gagho@xxxxxxxxx via 66.218.93.170; Tue, 30 Mar 2004 22:14:23
-0800
Return-Path:
<sentto-4893767-10977-1080700093-gagho=yahoo.com@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx>
Received: from 66.218.66.90 (HELO n6.grp.scd.yahoo.com) (66.218.66.90)
by mta106.mail.dcn.yahoo.com with SMTP; Tue, 30 Mar 2004 22:14:23 -0800
X-eGroups-Return:
sentto-4893767-10977-1080700093-gagho=yahoo.com@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Received: from [66.218.66.158] by n6.grp.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Mar 2004
02:28:16 -0000
X-Sender: tsari2003@xxxxxxxxx
X-Apparently-To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Received: (qmail 55075 invoked from network); 31 Mar 2004 02:28:11 -0000
Received: from unknown (66.218.66.216)
by m18.grp.scd.yahoo.com with QMQP; 31 Mar 2004 02:28:11 -0000
Received: from unknown (HELO n20.grp.scd.yahoo.com) (66.218.66.76)
by mta1.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 31 Mar 2004 02:28:10 -0000
Received: from [66.218.67.138] by n20.grp.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Mar 2004
02:26:57 -0000
To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
In-Reply-To: <c4c6j3+f4q0@xxxxxxxxxxx>
User-Agent: eGroups-EW/0.82
X-Mailer: Yahoo Groups Message Poster
X-eGroups-Remote-IP: 66.218.66.76
From: "tsari2003" <tsari2003@xxxxxxxxx>
X-Originating-IP: 193.242.192.9
X-Yahoo-Profile: tsari2003
MIME-Version: 1.0
Mailing-List: list ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx; contact
ppiindia-owner@xxxxxxxxxxxxxxx
Delivered-To: mailing list ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Precedence: bulk
List-Unsubscribe: <mailto:ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx>
Date: Wed, 31 Mar 2004 02:26:56 -0000
Subject: [ppiindia] Re: saya dilarang beramal....
Reply-To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Content-Type: multipart/alternative;
boundary="bdgq7FWHukH8yZ3EBpOjo-xM2NBZ2dDOfKIhjJZ"
Content-Length: 3922
--bdgq7FWHukH8yZ3EBpOjo-xM2NBZ2dDOfKIhjJZ
Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: 7bit
Kadang2 kita malu sendiri melihat betapa di india walau secara
umum Indonesia lebih baiki, tapi pelayanan pada masyarakatnya jauh
lebih baik dari di Indonesia. Soal orang peminta2 berobat ke Klinik
gratis di India - ini tak akan terjadi di negeri tercinta... Begitu
masuk RS, kita diminta untuk membayar dulu, batru dilayani... Malah
kalau menolong orang kecelakaan di jalan dan kita bawa ke RS, kita
sendiri yang akan dimintai membayar palayanannya ....
Orang Indon perlu belajar dari orang India - termasuk pelayanan
publiknya. Bahkan Film2 India berani - dan biasa - menyuguhkan cerita
yang menggambarkan ada Polisi yang jahat, kong kalikong dengan
penjahat... Di Indonesia? Mana bisa? Malah akan digebuki plisi,
walaupun kenyataannya banyak polisi - dan tentara - yang menjadi
backing perjudian, perituan yang jelek jelek... Dan soal hemat
serta mandiri, India perlu diacungi jempol. Disini sampai 10 tahun
yang lalu, mobil2nya ya hanya mobil2 kuno - metreka beli pabrik mobil
Inggris (Morris, Leyland, Jeep Amrik dll) lalu diproduksi dari tahun
60-an ya itu itu saja... Model tak bagus, tapi kuat (Mobil, sepeda
motor dsb..) Semangat Gandhi dlm ber-swadeshi....
Lha Indonesia banyak hutangnya ...
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Zamhasari Jamil" <zhemppi@xxxx>
wrote:
> salam,
>
> ustadz izam juga sependapat dengan uraian singkat mbak Listy ini,
> sungguhpun demikian, bagi saya sih kadang-kadang juga melihat
> kepeluan yg membutuhkan. kalo ia perlunya makan, ya...dikasi lah
> seadanya. ntah itu sepotong roti kek, atau apalah
namanya....biasanya
> kalo di india, makanan kita roti. jd kalo mau ngasi nggak repot-
repot
> seperti mau ngasi nasi. nggak perlu pk piring segala....
>
> nah, ttg nanti uang yang bakalan disalahgunakan oleh peminta-minta,
> saya nggak pernah menemukan yang seperti itu ya, tp biasanya
kalopun
> mereka dikasi uang, ntar juga dikumpulin buat beli makanan, atau
beli
> obat-obatan secukupnya.
>
> di india, kalau peminta-minta di pinggir jalanan itu memerlukan
obat,
> ntah itu ngobatin luka atau lain-lainnya, (yang -maaf- kadang-
kadang
> diperlihatkan kepada orang yang mau dimintai tersebut), peminta itu
> cukup singgah di klinik terdekat, sejauh ini yang saya lihat, para
> dokter itu cukup ikhlas kok membantu. bagaimana dengan di
Indonesia?
>
> menjelang malam, 30|3|04
>
> Izam.
>
>
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Listy" <listy@xxxx> wrote:
> > 11.30 wib...
> >
> > kata ustadz ..
> >
> > teruslah berbuat kebaikan ..
> > berikanlah yang terbaik dari anda ..
> > walaupun membuat orang lain tidak puas ..
> > walaupun kebaikan anda akan sangat
> > mudah dan sering kali dilupakan orang lain ..
> > namun demikian tetaplah memberikan yang terbaik ..
> > pada akhirnya ..
> > perkaranya adalah antara anda dan Sang Khalik ..
> > dan bukan antara anda dan mereka ..
> >
> > wassalam ..
> >
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Ida [mailto:abidin_ida@xxxx]
> > Sent: 30 Maret 2004 9:52
> > To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
> > Subject: [ppiindia] saya dilarang beramal....
> >
> >
> > 9:30 wib...
> >
> > bisa dibilang ini cerita pribadi...
> > akhir pekan,selesai jjs disebuah mal saya dan teman2 pasti
> > menyempatkan diri makan siang disebuah rumah makan...selesai, dan
> > kami menuju area parkir yg seperti biasa ada beberapa anak2 kecil
> yg
> > menadahkan tangan mereka...saya beri mereka uang tanpa memikirkan
> hal
> > lain dan karena saya ikhlas memberinya, terserah mereka mau
gunakan
> > untuk apa uang...tapi, setelah itu justru teman2 protes dan
sedikit
> > kesal karena memberi uang pada mereka. alasannya: itu tidak
> mendidik
> > dan membuat mereka terus meminta2...saya protes balik, saya
ikhlas
> > dan tahu itu tidak baik buat mereka tapi ini dilakukan karena
saya
> > ingin membantu mereka....apakah ini salah? apakah itu tidak
> mendidik?
> > Bagaimana kalau uang itu disalahgunakan? wah, perasaan saya jadi
> > kacau nih!
> >
> > p.s. sebenarnya beramal itu tak harus dipamerkan, tapi soal ini
> > justru menghantui pikiran. makanya saya mau tahu respon teman2...
> >
> > wassalam,
> > ida
--bdgq7FWHukH8yZ3EBpOjo-xM2NBZ2dDOfKIhjJZ
Content-Type: text/html; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: 7bit
<html><body>
<tt>
<BR>
Kadang2 kita malu sendiri melihat betapa di india walau secara <BR>
umum Indonesia lebih baiki, tapi pelayanan pada masyarakatnya jauh <BR>
lebih baik dari di Indonesia. Soal orang peminta2 berobat ke Klinik <BR>
gratis di India - ini tak akan terjadi di negeri tercinta... Begitu <BR>
masuk RS, kita diminta untuk membayar dulu, batru dilayani... Malah <BR>
kalau menolong orang kecelakaan di jalan dan kita bawa ke RS, kita <BR>
sendiri yang akan dimintai membayar palayanannya ....<BR>
Orang Indon perlu belajar dari orang India - termasuk pelayanan
<BR>
publiknya. Bahkan Film2 India berani - dan biasa - menyuguhkan cerita <BR>
yang menggambarkan ada Polisi yang jahat, kong kalikong dengan <BR>
penjahat... Di Indonesia? Mana bisa? Malah akan digebuki plisi, <BR>
walaupun kenyataannya banyak polisi - dan tentara - yang menjadi <BR>
backing perjudian, perituan yang jelek jelek... Dan soal hemat <BR>
serta mandiri, India perlu diacungi jempol. Disini sampai 10 tahun <BR>
yang lalu, mobil2nya ya hanya mobil2 kuno - metreka beli pabrik mobil <BR>
Inggris (Morris, Leyland, Jeep Amrik dll) lalu diproduksi dari tahun <BR>
60-an ya itu itu saja... Model tak bagus, tapi kuat (Mobil, sepeda <BR>
motor dsb..) Semangat Gandhi dlm ber-swadeshi....<BR>
Lha Indonesia banyak hutangnya ...<BR>
<BR>
<BR>
<BR>
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Zamhasari Jamil"
<zhemppi@xxxx> <BR>
wrote:<BR>
> salam,<BR>
> <BR>
> ustadz izam juga sependapat dengan uraian singkat mbak Listy ini, <BR>
> sungguhpun demikian, bagi saya sih kadang-kadang juga melihat <BR>
> kepeluan yg membutuhkan. kalo ia perlunya makan, ya...dikasi lah <BR>
> seadanya. ntah itu sepotong roti kek, atau apalah <BR>
namanya....biasanya <BR>
> kalo di india, makanan kita roti. jd kalo mau ngasi nggak repot-<BR>
repot <BR>
> seperti mau ngasi nasi. nggak perlu pk piring segala....<BR>
> <BR>
> nah, ttg nanti uang yang bakalan disalahgunakan oleh peminta-minta, <BR>
> saya nggak pernah menemukan yang seperti itu ya, tp biasanya <BR>
kalopun <BR>
> mereka dikasi uang, ntar juga dikumpulin buat beli makanan, atau <BR>
beli <BR>
> obat-obatan secukupnya.<BR>
> <BR>
> di india, kalau peminta-minta di pinggir jalanan itu memerlukan <BR>
obat, <BR>
> ntah itu ngobatin luka atau lain-lainnya, (yang -maaf- kadang-<BR>
kadang <BR>
> diperlihatkan kepada orang yang mau dimintai tersebut), peminta itu <BR>
> cukup singgah di klinik terdekat, sejauh ini yang saya lihat, para <BR>
> dokter itu cukup ikhlas kok membantu. bagaimana dengan di <BR>
Indonesia? <BR>
> <BR>
> menjelang malam, 30|3|04<BR>
> <BR>
> Izam. <BR>
> <BR>
> <BR>
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Listy" <listy@xxxx>
wrote:<BR>
> > 11.30 wib...<BR>
> > <BR>
> > kata ustadz ..<BR>
> > <BR>
> > teruslah berbuat kebaikan ..<BR>
> > berikanlah yang terbaik dari anda ..<BR>
> > walaupun membuat orang lain tidak puas ..<BR>
> > walaupun kebaikan anda akan sangat <BR>
> > mudah dan sering kali dilupakan orang lain ..<BR>
> > namun demikian tetaplah memberikan yang terbaik ..<BR>
> > pada akhirnya ..<BR>
> > perkaranya adalah antara anda dan Sang Khalik ..<BR>
> > dan bukan antara anda dan mereka ..<BR>
> > <BR>
> > wassalam ..<BR>
> > <BR>
> > <BR>
> > <BR>
> > -----Original Message-----<BR>
> > From: Ida [mailto:abidin_ida@xxxx]<BR>
> > Sent: 30 Maret 2004 9:52<BR>
> > To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
> > Subject: [ppiindia] saya dilarang beramal....<BR>
> > <BR>
> > <BR>
> > 9:30 wib...<BR>
> > <BR>
> > bisa dibilang ini cerita pribadi...<BR>
> > akhir pekan,selesai jjs disebuah mal saya dan teman2 pasti <BR>
> > menyempatkan diri makan siang disebuah rumah makan...selesai, dan <BR>
> > kami menuju area parkir yg seperti biasa ada beberapa anak2 kecil <BR>
> yg <BR>
> > menadahkan tangan mereka...saya beri mereka uang tanpa memikirkan <BR>
> hal <BR>
> > lain dan karena saya ikhlas memberinya, terserah mereka mau <BR>
gunakan <BR>
> > untuk apa uang...tapi, setelah itu justru teman2 protes dan <BR>
sedikit <BR>
> > kesal karena memberi uang pada mereka. alasannya: itu tidak <BR>
> mendidik <BR>
> > dan membuat mereka terus meminta2...saya protes balik, saya <BR>
ikhlas <BR>
> > dan tahu itu tidak baik buat mereka tapi ini dilakukan karena <BR>
saya <BR>
> > ingin membantu mereka....apakah ini salah? apakah itu tidak <BR>
> mendidik? <BR>
> > Bagaimana kalau uang itu disalahgunakan? wah, perasaan saya jadi <BR>
> > kacau nih! <BR>
> > <BR>
> > p.s. sebenarnya beramal itu tak harus dipamerkan, tapi soal ini <BR>
> > justru menghantui pikiran. makanya saya mau tahu respon teman2... <BR>
> > <BR>
> > wassalam,<BR>
> > ida<BR>
<BR>
</tt>
<br><br>
<tt>
***************************************************************************<BR>
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru<BR>
***************************************************************************<BR>
__________________________________________________________________________<BR>
Mohon Perhatian:<BR>
<BR>
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)<BR>
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.<BR>
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <BR>
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
</tt>
<br><br>
<br>
<!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<table border=0 cellspacing=0 cellpadding=2>
<tr bgcolor=#FFFFCC>
<td align=center><font size="-1" color=#003399><b>Yahoo! Groups
Sponsor</b></font></td>
</tr>
<tr bgcolor=#FFFFFF>
<td align=center width=470><table border=0 cellpadding=0 cellspacing=0> <tr>
<td align=center><font face=arial size=-2>ADVERTISEMENT</font><br><a
href="http://rd.yahoo.com/SIG=12cjn4mft/M=267637.4673018.5833253.1261774/D=egroupweb/S=1705329729:HM/EXP=1080786496/A=1945638/R=0/SIG=11tq357ai/*http://www.netflix.com/Default?mqso=60178383&partid=4673018"
alt=""><img
src="http://us.a1.yimg.com/us.yimg.com/a/ne/netflix/yhoo0104_a_300250a.gif"
alt="click here" width="300" height="250" border="0"></a></td></tr></table>
</td>
</tr>
<tr><td><img alt="" width=1 height=1
src="http://us.adserver.yahoo.com/l?M=267637.4673018.5833253.1261774/D=egroupweb/S=:HM/A=1945638/rand=997342431"></td></tr>
</table>
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<br>
<tt><hr width="500">
<b>Yahoo! Groups Links</b><br>
<ul>
<li>To visit your group on the web, go to:<br><a
href="http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/">http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/</a><br>
<li>To unsubscribe from this group, send an email to:<br><a
href="mailto:ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx?subject=Unsubscribe">ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx</a><br>
<li>Your use of Yahoo! Groups is subject to the <a
href="http://docs.yahoo.com/info/terms/">Yahoo! Terms of Service</a>.
</ul>
</tt>
</br>
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
</body></html>
--bdgq7FWHukH8yZ3EBpOjo-xM2NBZ2dDOfKIhjJZ--
Other related posts: