[ppi] Fwd: [ppiindia] Re: SBY, Garda Terakhir Produk Dwifungsi ABRI

** Milis Nasional Indonesia ppi-india **

Note: forwarded message attached.


Mario Gagho
Political Science,
Agra University, India

---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Finance Tax Center - File online. File on time.


-- Attached file included as plaintext by Ecartis --

X-Apparently-To: gagho@xxxxxxxxx via 66.218.93.174; Tue, 30 Mar 2004 20:35:50 
-0800
Return-Path: 
<sentto-4893767-10973-1080694848-gagho=yahoo.com@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx>
Received: from 66.218.66.104  (HELO n36.grp.scd.yahoo.com) (66.218.66.104)
  by mta143.mail.scd.yahoo.com with SMTP; Tue, 30 Mar 2004 20:35:46 -0800
X-eGroups-Return: 
sentto-4893767-10973-1080694848-gagho=yahoo.com@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Received: from [66.218.67.201] by n36.grp.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Mar 2004 
01:02:54 -0000
X-Sender: tsari2003@xxxxxxxxx
X-Apparently-To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Received: (qmail 91965 invoked from network); 31 Mar 2004 01:00:47 -0000
Received: from unknown (66.218.66.172)
  by m9.grp.scd.yahoo.com with QMQP; 31 Mar 2004 01:00:47 -0000
Received: from unknown (HELO n39.grp.scd.yahoo.com) (66.218.66.107)
  by mta4.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 31 Mar 2004 01:00:50 -0000
Received: from [66.218.67.177] by n39.grp.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Mar 2004 
00:59:49 -0000
To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
In-Reply-To: <c4c8he+87n4@xxxxxxxxxxx>
User-Agent: eGroups-EW/0.82
X-Mailer: Yahoo Groups Message Poster
X-eGroups-Remote-IP: 66.218.66.107
From: "tsari2003" <tsari2003@xxxxxxxxx>
X-Originating-IP: 193.242.192.9
X-Yahoo-Profile: tsari2003
MIME-Version: 1.0
Mailing-List: list ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx; contact 
ppiindia-owner@xxxxxxxxxxxxxxx
Delivered-To: mailing list ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Precedence: bulk
List-Unsubscribe: <mailto:ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx>
Date: Wed, 31 Mar 2004 00:59:48 -0000
Subject: [ppiindia] Re: SBY, Garda Terakhir Produk Dwifungsi ABRI
Reply-To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Content-Type: multipart/alternative;
 boundary="qWZp7ai19o3Pf5GynsJUm8efMhdbwVlZuWMSz4Z"
Content-Length: 3099

--qWZp7ai19o3Pf5GynsJUm8efMhdbwVlZuWMSz4Z
Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: 7bit

Rekan2 di India,

Soal PKS amat menarik dan saya juga bersimpati. Hanya saja 
biasanya "orang2 akan kelihatan bersih karena belum menjabat". Begitu 
menjabat akan hijau matanya melihat kekuasan yang dimilikinya dan 
gampangnya uang mauk rekening dsb dsb. Orang2 PKS belum teruji, not 
tried out, not tested out, jadi kelihatannya ya baik (semoga saja 
begitu). Di daerah Caleg mereka anak2 muda sekali dan belum 
berpengalaman - jadi I have my reservation, karena pengalaman kita 
ini.
  Kalau saya masih lebih cocok dengan rekan2 Amien - yang dia sendiri 
telah teruji menjadi Ketua MPR tapi hidupnya tetep seperti itu, 
sederhana. (Orang jadi Ketua DPRD di Kabupaten saja atau bahkan 
anggota DPRD saja banyak yang sudah berlimpah limpah fulusnya).
Tapi memang itu dua partai yang kiranya bisa memberi harapan - PAN 
dan PKS..
Salam.





--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Zamhasari Jamil" <zhemppi@xxxx> 
wrote:
> Salam,
> 
> Pd tahun 2003 silam, nama Cak Nur cukup mencuat kepermukaan, dan 
saat 
> itu saya sangat "terkejut" dengan munculnya nama Cak Nur sebagai 
> calon orang nomor satu di republik ini. Nah, ntah kenapa, nama Cak 
> Nur tenggelam seiring dengan berakhirnya tahun 2003.
> 
> Kali ini muncul lagi nama SYB, yg sepertinya banyak diantara 
manusia-
> manusia Indonesia ini memiliki keyakinan bahwa Indonesia bakalan 
maju 
> seperti Amerika bila dikendalikan oleh SBY. Mengapa kita terlalu 
> memiliki asumsi yang berlebihan terhadap orang-orang yang berbaju 
> loreng itu? Padahal, jgnkan sukses untuk menjadi org nomor satu di 
> republik ini, menjadi org sukses nomor satu di kalangan berloreng 
> saja jarang yang bisa berhasil dengan baik.
> 
> Sungguhpun demikian, Indonesia belum pernah memperlihatkan 
> kejayaannya dibawah kepemimpinan orang-orang nomor satu yang 
berasal 
> dari berbagai kalangan. Mulai dari era Harto (militer), era Habibie 
> (ilmuan), era Gusdur (santri), era M. Wati (sipil), Indonesia belum 
> memperlihatkan wajah "Indonesia sebenarnya". 
> 
> Sebegitu sulitkah untuk mencari sosok orang nomor satu yang benar-
> benar "nyatu" dengan Indonesia itu? Menurut saya, sebenarnya nggak 
> juga sih, karena orang nomor satu yang dimaksud itu masih belajar 
> kamasutra di India, hehehehehe.
> 
> Apapun ceritanya, saya masih punya harapan dengan orang-orang yg 
> berjiwa PKS. Meskipun saya tidak berkecimpung di PKS itu, tp 
> setidaknya hati nurani saya merasa dibimbing untuk ke situ? Semoga 
> pilihanku tahun ini tak meleset seperti tahun-tahun sebelumnya.
> 
> Wassalam,
> Izam, IndiA
> 
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "tsari2003" <tsari2003@xxxx> wrote:
> > 
> > Indonesia tidak bisa lepas dari dunia luar, apalgi karena 
hutangnya 
> > yang menumpuk itu. Jadi sebaikapapun SBY karena dia adalah produk 
> > militer, keberadaannya dipuncak pemerintahan NKRI akan membawa 
> akibat 
> > yang kurang baik bagi RI sendiri. Dunia luar sudah punya 
penilaian 
> > yang kurang baik terhjapad TNI - karena track recordnya yang 
tidak 
> > baik. Memang jika SBY jadi nomer satu, kita kewatir akan tumbuh 
> > militarisme baru - sedang kita masih trauma kan kemiliteran. ngat 
> > peristiwa G30S PKI, Peristiwa Woyla, peristiwa tanjung priok, 
> > peristiwa Lampung serta Timor dan Aceh ....
> > Sebaiknya ya jangan orang militerlah yang jadi nomer satu.... 
> Kasihan 
> > RI ini. Kalau nomer 2 bolehlah  - walau mungkin bisa saja SBY 
jadi 
> > think tank si nomer 1 ....
> > 
> > 
> > --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Ambon" <sea@xxxx> wrote:
> > > http://www.suarapembaruan.com/News/2004/03/29/index.html


--qWZp7ai19o3Pf5GynsJUm8efMhdbwVlZuWMSz4Z
Content-Type: text/html; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: 7bit

<html><body>


<tt>
Rekan2 di India,<BR>
<BR>
Soal PKS amat menarik dan saya juga bersimpati. Hanya saja <BR>
biasanya &quot;orang2 akan kelihatan bersih karena belum menjabat&quot;. Begitu 
<BR>
menjabat akan hijau matanya melihat kekuasan yang dimilikinya dan <BR>
gampangnya uang mauk rekening dsb dsb. Orang2 PKS belum teruji, not <BR>
tried out, not tested out, jadi kelihatannya ya baik (semoga saja <BR>
begitu). Di daerah Caleg mereka anak2 muda sekali dan belum <BR>
berpengalaman - jadi I have my reservation, karena pengalaman kita <BR>
ini.<BR>
&nbsp; Kalau saya masih lebih cocok dengan rekan2 Amien - yang dia sendiri <BR>
telah teruji menjadi Ketua MPR tapi hidupnya tetep seperti itu, <BR>
sederhana. (Orang jadi Ketua DPRD di Kabupaten saja atau bahkan <BR>
anggota DPRD saja banyak yang sudah berlimpah limpah fulusnya).<BR>
Tapi memang itu dua partai yang kiranya bisa memberi harapan - PAN <BR>
dan PKS..<BR>
Salam.<BR>
<BR>
<BR>
<BR>
<BR>
<BR>
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, &quot;Zamhasari Jamil&quot; 
&lt;zhemppi@xxxx&gt; <BR>
wrote:<BR>
&gt; Salam,<BR>
&gt; <BR>
&gt; Pd tahun 2003 silam, nama Cak Nur cukup mencuat kepermukaan, dan <BR>
saat <BR>
&gt; itu saya sangat &quot;terkejut&quot; dengan munculnya nama Cak Nur sebagai 
<BR>
&gt; calon orang nomor satu di republik ini. Nah, ntah kenapa, nama Cak <BR>
&gt; Nur tenggelam seiring dengan berakhirnya tahun 2003.<BR>
&gt; <BR>
&gt; Kali ini muncul lagi nama SYB, yg sepertinya banyak diantara <BR>
manusia-<BR>
&gt; manusia Indonesia ini memiliki keyakinan bahwa Indonesia bakalan <BR>
maju <BR>
&gt; seperti Amerika bila dikendalikan oleh SBY. Mengapa kita terlalu <BR>
&gt; memiliki asumsi yang berlebihan terhadap orang-orang yang berbaju <BR>
&gt; loreng itu? Padahal, jgnkan sukses untuk menjadi org nomor satu di <BR>
&gt; republik ini, menjadi org sukses nomor satu di kalangan berloreng <BR>
&gt; saja jarang yang bisa berhasil dengan baik.<BR>
&gt; <BR>
&gt; Sungguhpun demikian, Indonesia belum pernah memperlihatkan <BR>
&gt; kejayaannya dibawah kepemimpinan orang-orang nomor satu yang <BR>
berasal <BR>
&gt; dari berbagai kalangan. Mulai dari era Harto (militer), era Habibie <BR>
&gt; (ilmuan), era Gusdur (santri), era M. Wati (sipil), Indonesia belum <BR>
&gt; memperlihatkan wajah &quot;Indonesia sebenarnya&quot;. <BR>
&gt; <BR>
&gt; Sebegitu sulitkah untuk mencari sosok orang nomor satu yang benar-<BR>
&gt; benar &quot;nyatu&quot; dengan Indonesia itu? Menurut saya, sebenarnya 
nggak <BR>
&gt; juga sih, karena orang nomor satu yang dimaksud itu masih belajar <BR>
&gt; kamasutra di India, hehehehehe.<BR>
&gt; <BR>
&gt; Apapun ceritanya, saya masih punya harapan dengan orang-orang yg <BR>
&gt; berjiwa PKS. Meskipun saya tidak berkecimpung di PKS itu, tp <BR>
&gt; setidaknya hati nurani saya merasa dibimbing untuk ke situ? Semoga <BR>
&gt; pilihanku tahun ini tak meleset seperti tahun-tahun sebelumnya.<BR>
&gt; <BR>
&gt; Wassalam,<BR>
&gt; Izam, IndiA<BR>
&gt; <BR>
&gt; --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, &quot;tsari2003&quot; 
&lt;tsari2003@xxxx&gt; wrote:<BR>
&gt; &gt; <BR>
&gt; &gt; Indonesia tidak bisa lepas dari dunia luar, apalgi karena <BR>
hutangnya <BR>
&gt; &gt; yang menumpuk itu. Jadi sebaikapapun SBY karena dia adalah produk <BR>
&gt; &gt; militer, keberadaannya dipuncak pemerintahan NKRI akan membawa <BR>
&gt; akibat <BR>
&gt; &gt; yang kurang baik bagi RI sendiri. Dunia luar sudah punya <BR>
penilaian <BR>
&gt; &gt; yang kurang baik terhjapad TNI - karena track recordnya yang <BR>
tidak <BR>
&gt; &gt; baik. Memang jika SBY jadi nomer satu, kita kewatir akan tumbuh <BR>
&gt; &gt; militarisme baru - sedang kita masih trauma kan kemiliteran. ngat <BR>
&gt; &gt; peristiwa G30S PKI, Peristiwa Woyla, peristiwa tanjung priok, <BR>
&gt; &gt; peristiwa Lampung serta Timor dan Aceh ....<BR>
&gt; &gt; Sebaiknya ya jangan orang militerlah yang jadi nomer satu.... <BR>
&gt; Kasihan <BR>
&gt; &gt; RI ini. Kalau nomer 2 bolehlah&nbsp; - walau mungkin bisa saja SBY 
<BR>
jadi <BR>
&gt; &gt; think tank si nomer 1 ....<BR>
&gt; &gt; <BR>
&gt; &gt; <BR>
&gt; &gt; --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, &quot;Ambon&quot; &lt;sea@xxxx&gt; 
wrote:<BR>
&gt; &gt; &gt; <a 
href="http://www.suarapembaruan.com/News/2004/03/29/index.html";>http://www.suarapembaruan.com/News/2004/03/29/index.html</a><BR>
<BR>
</tt>

<br><br>
<tt>
***************************************************************************<BR>
Berdikusi dg Santun &amp; Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality &amp; Shared Destiny. www.arsip.da.ru<BR>
***************************************************************************<BR>
__________________________________________________________________________<BR>
Mohon Perhatian:<BR>
<BR>
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)<BR>
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.<BR>
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <BR>
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
</tt>
<br><br>



<!-- |**|begin egp html banner|**| -->

<br>
<tt><hr width="500">
<b>Yahoo! Groups Links</b><br>
<ul>
<li>To visit your group on the web, go to:<br><a 
href="http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/";>http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/</a><br>&nbsp;
<li>To unsubscribe from this group, send an email to:<br><a 
href="mailto:ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx?subject=Unsubscribe";>ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx</a><br>&nbsp;
<li>Your use of Yahoo! Groups is subject to the <a 
href="http://docs.yahoo.com/info/terms/";>Yahoo! Terms of Service</a>.
</ul>
</tt>
</br>

<!-- |**|end egp html banner|**| -->


</body></html>

--qWZp7ai19o3Pf5GynsJUm8efMhdbwVlZuWMSz4Z--



Other related posts: