[ppi] Fwd: RE: [ppiindia] Re: CATATAN HAJI (5) Safari Wukuf
- From: Mario Gagho <gagho@xxxxxxxxx>
- To: ppi@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 31 Mar 2004 02:58:19 -0800 (PST)
** Milis Nasional Indonesia ppi-india **
Mario Gagho
Political Science,
Agra University, India
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Finance Tax Center - File online. File on time.
-- Attached file included as plaintext by Ecartis --
X-Apparently-To: gagho@xxxxxxxxx via 66.218.93.170; Wed, 31 Mar 2004 00:36:05
-0800
Return-Path:
<sentto-4893767-10986-1080710451-gagho=yahoo.com@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx>
Received: from 66.218.66.74 (HELO n19.grp.scd.yahoo.com) (66.218.66.74)
by mta165.mail.dcn.yahoo.com with SMTP; Wed, 31 Mar 2004 00:36:04 -0800
X-eGroups-Return:
sentto-4893767-10986-1080710451-gagho=yahoo.com@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Received: from [66.218.66.156] by n19.grp.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Mar 2004
05:20:53 -0000
X-Sender: listy@xxxxxxxxxxxxxxx
X-Apparently-To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Received: (qmail 12795 invoked from network); 31 Mar 2004 05:20:49 -0000
Received: from unknown (66.218.66.218)
by m16.grp.scd.yahoo.com with QMQP; 31 Mar 2004 05:20:49 -0000
Received: from unknown (HELO dsi25.sucofindo.co.id) (202.95.140.93)
by mta3.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 31 Mar 2004 05:20:49 -0000
Received: from dsi07.sucofindo.co.id ([202.147.249.66]) by
dsi25.sucofindo.co.id with Microsoft SMTPSVC(5.0.2195.6713);
Wed, 31 Mar 2004 12:18:43 +0700
content-class: urn:content-classes:message
X-MimeOLE: Produced By Microsoft Exchange V6.0.5762.3
X-MS-Has-Attach:
X-MS-TNEF-Correlator:
Thread-Topic: [ppiindia] Re: CATATAN HAJI (5) Safari Wukuf
Thread-Index: AcQW3xhw/oST53BTTZOZ30VXoDROdQAAADPA
To: <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
X-OriginalArrivalTime: 31 Mar 2004 05:18:43.0249 (UTC)
FILETIME=[A277BA10:01C416DF]
X-eGroups-Remote-IP: 202.95.140.93
From: "Listy" <listy@xxxxxxxxxxxxxxx>
X-Yahoo-Profile: lis4423
MIME-Version: 1.0
Mailing-List: list ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx; contact
ppiindia-owner@xxxxxxxxxxxxxxx
Delivered-To: mailing list ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Precedence: bulk
List-Unsubscribe: <mailto:ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx>
Date: Wed, 31 Mar 2004 12:18:43 +0700
Subject: RE: [ppiindia] Re: CATATAN HAJI (5) Safari Wukuf
Reply-To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Content-Type: multipart/alternative;
boundary="eKKHpWZh4kehxhTNKlT9QzR-zksERn41zh4DImX"
Content-Length: 4500
--eKKHpWZh4kehxhTNKlT9QzR-zksERn41zh4DImX
Content-Type: text/plain; charset=iso-8859-1
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable
mbak Ida .. yang ini pasti pak Haji .. :)
ayoh .. dengerin kata pak Haji ..
wassalam
-----Original Message-----
From: tsari2003 [mailto:tsari2003@xxxxxxxxx]
Sent: 31 Maret 2004 12:15
Mbak Ida, kalau menanti siapnya ya kapan? Pokoknya niat dulu, insya=20
Allah "kesiapan:lainnya akan diberi dari "sono" - Allah akan=20
melengkapinya. Ayo, kalau tidak sekarang kapan lagi...
Salam.
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Ida" <abidin_ida@xxxx> wrote:
> buat pak Haji yg ehm....
> .....Tentunya para pasien ini tidak merasa puas krn. sebentar=20
banget=20
> di Arafah. Tapi namanya juga lagi sakit parah, mau gimana lagi.=20
Tentu
> ini pelajaran buat yg belum berangkat haji, agar tidak berencana
> berangkat haji setelah kakek2 atau nenek2 (halo mbak listy dan
> ida..). Agar tidak terpaksa ikut SAFARI WUKUF...
>=20
> terus terang nih, saya belum "siap" pergi melaksanakan ibadah=20
> haji...tapi kalo jadi bu haji siap he...he...he...tanya aja mbak=20
> listy....he..he..he.....
>=20
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Mario" <gagho@xxxx> wrote:
> > CATATAN HAJI (5) Safari Wukuf
> > Oleh Mario Gagho
> >=20
> > Ketika aku sedang menerima kedatangan sebuah kloter haji di pintu=20
> > imigrasi bandara haji jeddah, aku berdiri berhadapan dg penjaga=20
> pintu=20
> > imigrasi, seorang militer berpangkat sersan. Pintu haji imigrasi=20
> > dijaga militer, krn. tidak semua orang bisa masuk; ini berbeda dg=20
> > pintu bandara biasa. Aku dan temen2 petugas haji dapat masuk ke=20
> > airport krn. sudah memiliki kartu masuk bandara yg ditandatangani=20
> > oleh pejabat departemen dalam negeri Saudi.=20
> >=20
> > Nah, di saat para jamaah haji itu masih sibuk memilah-milah tas=20
> > mereka aku dan tentara itu sempat ngobrol (dalam bahasa Arab)
> tentang=20
> > berbagai hal tetek bengek. Aku kaget juga dg wawasan tentara ini=20
yg=20
> > lumayan, termasuk wawasan internasionalnya. Tp yg penting, dia=20
agak=20
> > mengkritik jamaah haji indonesia, katanya kenapa mereka berhaji=20
> > setelah lanjut usia? Bukankah itu akan mengganggu proses ibadah=20
> > mereka kalau mereka sakit karena kelelahan dll? Aku bilang aja=20
> > sekenanya: mereka ini kebanyakan orang miskin yg untuk haji=20
> menabung=20
> > dikit demi sedikit. Dan baru sampe tabungan itu setelah mereka=20
> lanjut=20
> > usia. Tentara inipun tersenyum tanda setuju.
> >=20
> > Di balik itu, pernyataan tentara saudi tadi cukup mengganggu=20
> > pikiranku. Betul. Kenapa jamaah haji kita banyak yg lanjut usia?=20
> > sekitar 70 persen jamaah kita berusia lanjut atau masuk kategori=20
> tua=20
> > dg tanda fisik yg lemah. Bukankah kategori "istitho'ah" atau=20
mampu=20
> yg=20
> > menjadi persyaratan wajibnya haji termasuk di dalamnya mampu=20
secara=20
> > fisik?
> >=20
> > Menjelang waktu wukuf di Arafah (sehari sebelum lebaran Idul=20
Adha),=20
> > aku berkunjung ke BPHI (balai pengobatan haji indonesia) di=20
Mekkah.=20
> > Rumah sakit indonesia ini cuma buka pada musim haji dan berfungsi=20
> > melayani pengobatan jamaah kita yg tertimpa penyakit yg tidak=20
> begitu=20
> > berat. Sedang yg sudah berat akan dirujuk ke rumah sakit Saudi.=20
> Baik=20
> > yg di rumah sakit BPHI maupun RS Saudi tidak ditarik biaya alias=20
> > gratis.=20
> >=20
> > Di BPHI Mekkah kulihat sejumlah ambulan besar; seukuran bus umum.=20
> Ku=20
> > lihat di dalamnya terdapat ranjang2 kecil yg bersusun tiga. Krn.=20
> > penasaran, kutanya pada petugas haji Mekkah yg kebetulan=20
> > temanku. "Ini ambulan2 untuk safari wukuf".
> >=20
> > Safari Wukuf
> >=20
> > Aku gak ngerti apa tuh safari wukuf. Krn. dia lebih tau=20
operasional=20
> > haji di Mekkah, dia menerangkan dg tenang padaku seakan aku ini=20
> > jamaah haji.
> >=20
> > Jadi, seperti pernah kusinggung di catatan haji (4) bahwa wukuf=20
di=20
> > arafah bagi jamaah haji itu hukumnya wajib yg tak tergantikan=20
> > (istilah fikihnya: rukun). Karena itu, siapapun harus berangkat=20
ke=20
> > padang arafah tak terkecuali orang2 yg lagi di rawat di BPHI/RS=20
> Saudi=20
> > sekalipun. Tentu saja tidak mungkin orang yg lagi dirawat dan=20
sakit=20
> > parah itu diberangkatkan ke Arafah berbarengan duduk berjejal di=20
> bus.=20
> > Untuk itulah pihak rumah sakit indonesia/BPHI memberikan=20
pelayanan=20
> > khusus pada para jemaah haji yg lagi sakit parah ini dg program=20
> > SAFARI WUKUF.
> >=20
> > para jemaah yg masuk safari wukuf tidak sama dg jemaah haji=20
biasa.=20=20
> > Kalau jamaah yg sehat biasanya mereka berangkat ke padang arafah=20
> > sehari sebelum hari H. Dan meneruskan perjalanan menuju MINA=20
> setelah=20
> > maghrib di Arafah. Sedang para pasien yg ikut Safari Wukuf,=20
mereka=20
> > diangkut pake ambulan besar tadi memasuki padang arafah pas pada=20
> > waktu jam wukuf yaitu antara habis dzuhur sampai sebelum maghrib,=20
> > kemudian sesampai di Arafah cuma sekian menit (antara 30 - 40=20
> menit)=20
> > mobil ambulan akan kembali ke rumah sakit. Jadi sebentar banget.
> >=20
> > Tentunya para pasien ini tidak merasa puas krn. sebentar banget=20
di=20
> > Arafah. Tapi namanya juga lagi sakit parah, mau gimana lagi.=20
Tentu=20
> > ini pelajaran buat yg belum berangkat haji, agar tidak berencana=20
> > berangkat haji setelah kakek2 atau nenek2 (halo mbak listy dan=20
> > ida..). Agar tidak terpaksa ikut SAFARI WUKUF.(bersambung)
--eKKHpWZh4kehxhTNKlT9QzR-zksERn41zh4DImX
Content-Type: text/html; charset=ISO-8859-1
Content-Transfer-Encoding: 7bit
<html><body>
<tt>
mbak Ida .. yang ini pasti pak Haji .. :)<BR>
ayoh .. dengerin kata pak Haji ..<BR>
<BR>
wassalam<BR>
<BR>
<BR>
-----Original Message-----<BR>
From: tsari2003 [mailto:tsari2003@xxxxxxxxx]<BR>
Sent: 31 Maret 2004 12:15<BR>
<BR>
Mbak Ida, kalau menanti siapnya ya kapan? Pokoknya niat dulu, insya <BR>
Allah "kesiapan:lainnya akan diberi dari "sono" - Allah akan <BR>
melengkapinya. Ayo, kalau tidak sekarang kapan lagi...<BR>
Salam.<BR>
<BR>
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Ida" <abidin_ida@xxxx>
wrote:<BR>
> buat pak Haji yg ehm....<BR>
> .....Tentunya para pasien ini tidak merasa puas krn. sebentar <BR>
banget <BR>
> di Arafah. Tapi namanya juga lagi sakit parah, mau gimana lagi. <BR>
Tentu<BR>
> ini pelajaran buat yg belum berangkat haji, agar tidak berencana<BR>
> berangkat haji setelah kakek2 atau nenek2 (halo mbak listy dan<BR>
> ida..). Agar tidak terpaksa ikut SAFARI WUKUF...<BR>
> <BR>
> terus terang nih, saya belum "siap" pergi melaksanakan ibadah
<BR>
> haji...tapi kalo jadi bu haji siap he...he...he...tanya aja mbak <BR>
> listy....he..he..he.....<BR>
> <BR>
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Mario" <gagho@xxxx>
wrote:<BR>
> > CATATAN HAJI (5) Safari Wukuf<BR>
> > Oleh Mario Gagho<BR>
> > <BR>
> > Ketika aku sedang menerima kedatangan sebuah kloter haji di pintu <BR>
> > imigrasi bandara haji jeddah, aku berdiri berhadapan dg penjaga <BR>
> pintu <BR>
> > imigrasi, seorang militer berpangkat sersan. Pintu haji imigrasi <BR>
> > dijaga militer, krn. tidak semua orang bisa masuk; ini berbeda dg <BR>
> > pintu bandara biasa. Aku dan temen2 petugas haji dapat masuk ke <BR>
> > airport krn. sudah memiliki kartu masuk bandara yg ditandatangani <BR>
> > oleh pejabat departemen dalam negeri Saudi. <BR>
> > <BR>
> > Nah, di saat para jamaah haji itu masih sibuk memilah-milah tas <BR>
> > mereka aku dan tentara itu sempat ngobrol (dalam bahasa Arab)<BR>
> tentang <BR>
> > berbagai hal tetek bengek. Aku kaget juga dg wawasan tentara ini <BR>
yg <BR>
> > lumayan, termasuk wawasan internasionalnya. Tp yg penting, dia <BR>
agak <BR>
> > mengkritik jamaah haji indonesia, katanya kenapa mereka berhaji <BR>
> > setelah lanjut usia? Bukankah itu akan mengganggu proses ibadah <BR>
> > mereka kalau mereka sakit karena kelelahan dll? Aku bilang aja <BR>
> > sekenanya: mereka ini kebanyakan orang miskin yg untuk haji <BR>
> menabung <BR>
> > dikit demi sedikit. Dan baru sampe tabungan itu setelah mereka <BR>
> lanjut <BR>
> > usia. Tentara inipun tersenyum tanda setuju.<BR>
> > <BR>
> > Di balik itu, pernyataan tentara saudi tadi cukup mengganggu <BR>
> > pikiranku. Betul. Kenapa jamaah haji kita banyak yg lanjut usia? <BR>
> > sekitar 70 persen jamaah kita berusia lanjut atau masuk kategori <BR>
> tua <BR>
> > dg tanda fisik yg lemah. Bukankah kategori "istitho'ah"
atau <BR>
mampu <BR>
> yg <BR>
> > menjadi persyaratan wajibnya haji termasuk di dalamnya mampu <BR>
secara <BR>
> > fisik?<BR>
> > <BR>
> > Menjelang waktu wukuf di Arafah (sehari sebelum lebaran Idul <BR>
Adha), <BR>
> > aku berkunjung ke BPHI (balai pengobatan haji indonesia) di <BR>
Mekkah. <BR>
> > Rumah sakit indonesia ini cuma buka pada musim haji dan berfungsi <BR>
> > melayani pengobatan jamaah kita yg tertimpa penyakit yg tidak <BR>
> begitu <BR>
> > berat. Sedang yg sudah berat akan dirujuk ke rumah sakit Saudi. <BR>
> Baik <BR>
> > yg di rumah sakit BPHI maupun RS Saudi tidak ditarik biaya alias <BR>
> > gratis. <BR>
> > <BR>
> > Di BPHI Mekkah kulihat sejumlah ambulan besar; seukuran bus umum. <BR>
> Ku <BR>
> > lihat di dalamnya terdapat ranjang2 kecil yg bersusun tiga. Krn. <BR>
> > penasaran, kutanya pada petugas haji Mekkah yg kebetulan <BR>
> > temanku. "Ini ambulan2 untuk safari wukuf".<BR>
> > <BR>
> > Safari Wukuf<BR>
> > <BR>
> > Aku gak ngerti apa tuh safari wukuf. Krn. dia lebih tau <BR>
operasional <BR>
> > haji di Mekkah, dia menerangkan dg tenang padaku seakan aku ini <BR>
> > jamaah haji.<BR>
> > <BR>
> > Jadi, seperti pernah kusinggung di catatan haji (4) bahwa wukuf <BR>
di <BR>
> > arafah bagi jamaah haji itu hukumnya wajib yg tak tergantikan <BR>
> > (istilah fikihnya: rukun). Karena itu, siapapun harus berangkat <BR>
ke <BR>
> > padang arafah tak terkecuali orang2 yg lagi di rawat di BPHI/RS <BR>
> Saudi <BR>
> > sekalipun. Tentu saja tidak mungkin orang yg lagi dirawat dan <BR>
sakit <BR>
> > parah itu diberangkatkan ke Arafah berbarengan duduk berjejal di <BR>
> bus. <BR>
> > Untuk itulah pihak rumah sakit indonesia/BPHI memberikan <BR>
pelayanan <BR>
> > khusus pada para jemaah haji yg lagi sakit parah ini dg program <BR>
> > SAFARI WUKUF.<BR>
> > <BR>
> > para jemaah yg masuk safari wukuf tidak sama dg jemaah haji <BR>
biasa. <BR>
> > Kalau jamaah yg sehat biasanya mereka berangkat ke padang arafah <BR>
> > sehari sebelum hari H. Dan meneruskan perjalanan menuju MINA <BR>
> setelah <BR>
> > maghrib di Arafah. Sedang para pasien yg ikut Safari Wukuf, <BR>
mereka <BR>
> > diangkut pake ambulan besar tadi memasuki padang arafah pas pada <BR>
> > waktu jam wukuf yaitu antara habis dzuhur sampai sebelum maghrib, <BR>
> > kemudian sesampai di Arafah cuma sekian menit (antara 30 - 40 <BR>
> menit) <BR>
> > mobil ambulan akan kembali ke rumah sakit. Jadi sebentar banget.<BR>
> > <BR>
> > Tentunya para pasien ini tidak merasa puas krn. sebentar banget <BR>
di <BR>
> > Arafah. Tapi namanya juga lagi sakit parah, mau gimana lagi. <BR>
Tentu <BR>
> > ini pelajaran buat yg belum berangkat haji, agar tidak berencana <BR>
> > berangkat haji setelah kakek2 atau nenek2 (halo mbak listy dan <BR>
> > ida..). Agar tidak terpaksa ikut SAFARI WUKUF.(bersambung)<BR>
<BR>
<BR>
</tt>
<br><br>
<tt>
***************************************************************************<BR>
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru<BR>
***************************************************************************<BR>
__________________________________________________________________________<BR>
Mohon Perhatian:<BR>
<BR>
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)<BR>
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.<BR>
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <BR>
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx<BR>
</tt>
<br><br>
<br>
<!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<table border=0 cellspacing=0 cellpadding=2>
<tr bgcolor=#FFFFCC>
<td align=center><font size="-1" color=#003399><b>Yahoo! Groups
Sponsor</b></font></td>
</tr>
<tr bgcolor=#FFFFFF>
<td align=center width=470><table border=0 cellpadding=0 cellspacing=0> <tr>
<td align=center><font face=arial size=-2>ADVERTISEMENT</font><br><a
href="http://rd.yahoo.com/SIG=12cdt7947/M=267637.4673019.5833256.1261774/D=egroupweb/S=1705329729:HM/EXP=1080796853/A=1945637/R=0/SIG=11t30skn6/*http://www.netflix.com/Default?mqso=60178397&partid=4673019"
alt=""><img
src="http://us.a1.yimg.com/us.yimg.com/a/ne/netflix/yhoo0104_b_300250a.gif"
alt="click here" width="300" height="250" border="0"></a></td></tr></table>
</td>
</tr>
<tr><td><img alt="" width=1 height=1
src="http://us.adserver.yahoo.com/l?M=267637.4673019.5833256.1261774/D=egroupweb/S=:HM/A=1945637/rand=466747772"></td></tr>
</table>
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<br>
<tt><hr width="500">
<b>Yahoo! Groups Links</b><br>
<ul>
<li>To visit your group on the web, go to:<br><a
href="http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/">http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/</a><br>
<li>To unsubscribe from this group, send an email to:<br><a
href="mailto:ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx?subject=Unsubscribe">ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx</a><br>
<li>Your use of Yahoo! Groups is subject to the <a
href="http://docs.yahoo.com/info/terms/">Yahoo! Terms of Service</a>.
</ul>
</tt>
</br>
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
</body></html>
--eKKHpWZh4kehxhTNKlT9QzR-zksERn41zh4DImX--
Other related posts: