[polines] Re: Dikaji, Pesangon PHK 35 Kali Gaji

sing dibatalke kan keputusane gubernur , dudu jumlah UMKne
kui dadi iso mundak nek mengko di gawe meneh
iso juga orak mundak :)

Thank you and have a nice day
Regards


Erik Ardiansyah


                                                                                
                                                             
                      "Himawan Ajisaka"                                         
                                                             
                      <himawan.ajisaka@xxxxxx        To:       
<polines@xxxxxxxxxxxxx>                                                       
                      son.com.sg>                    cc:                        
                                                             
                      Sent by:                       Subject:  [polines] Re: 
Dikaji, Pesangon PHK 35 Kali Gaji                               
                      polines-bounce@freelist                                   
                                                             
                      s.org                                                     
                                                             
                                                                                
                                                             
                                                                                
                                                             
                      01/27/2010 09:01 AM                                       
                                                             
                      Please respond to                                         
                                                             
                      polines                                                   
                                                             
                                                                                
                                                             
                                                                                
                                                             




ketoke cuma iso ngimpi ae mas, lha UMK mundak sak mono ae pengusaha ribut.
tuntutan buruh pun kalah di pengadilan :)

From: polines-bounce@xxxxxxxxxxxxx [mailto:polines-bounce@xxxxxxxxxxxxx] On
Behalf Of Andy Rais Setiawan
Sent: Wednesday, January 27, 2010 8:42 AM
To: undisclosed-recipients
Subject: [polines] Dikaji, Pesangon PHK 35 Kali Gaji
                                             
 Dikaji, Pesangon PHK 35 kali Gaji           
                                             





                                                                                
                                      
 Selasa, 26 Januari 2010                                                        
                                      
                                                                                
                                      
 JAKARTA?Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sedang mengkaji mengenai 
pesangon 35 kali gaji bagi tenaga kerja   
 yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).                                   
                                      
 "Kemenakertrans saat ini sedang mendalami hal ini bersama-sama dengan instansi 
terkait," kata Menakertrans Muhaimin  
 Iskandar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR di Gedung DPR, 
Jakarta, Senin (25/1).                
                                                                                
                                      
 Menakertrans berharap, dari pengkajian tersebut bisa diperoleh formula yang 
tepat dan konsepsi pemberian pesangon    
 yang tidak memberatkan dunia usaha sekaligus dapat memberikan jaminan 
ketersediaan dana bagi pekerja apabila mereka  
 dikenai PHK.                                                                   
                                      
                                                                                
                                      
 "Pesangon yang ditanggung pengusaha dalam jumlah 35 kali itu oleh para 
pengusaha dianggap sangat memberatkan. Tapi,  
 bagi para pekerja, itu sangat diharapkan meski pada tingkat implementasi 
sangat susah dan hampir belum pernah        
 terjadi," katanya.                                                             
                                      
                                                                                
                                      
 Bahkan, banyak perusahaan yang melarikan diri dari kewajiban memberikan 
pesangon kepada pekerjanya. "Karena itu,     
 penyelesaian pesangon akan kami upayakan dalam satu kesatuan dari persoalan 
jaminan sosial tenaga kerja," katanya.   
                                                                                
                                      
 Menakertrans mengatakan, jaminan sosial tenaga kerja tersebut akan menjadi 
bagian dari pembenahan undang-undang,     
 baik UU Ketenagakerjaan secara menyeluruh maupun UU Jaminan Sosial atau 
praktik UU Jaminan Sosial.                   
                                                                                
                                      
 Untuk itu, Kemenakertrans berjanji lebih sering memfasilitasi antara serikat 
pekerja dan serikat buruh dalam         
 membahas masalah pesangon.                                                     
                                      
                                                                                
                                      
 Menakertrans sendiri tidak bisa menyatakan pesangon 35 kali gaji tersebut 
terlalu banyak atau terlalu sedikit.       
 "Menurut saya, harus kasuistik, tidak bisa generalisasi setiap perusahaan. Ya 
mungkin diambil agak turun berapa.     
 Tentu saya tidak bisa putuskan karena saya ingin kedua pihak bicara dulu, 
antara serikat pekerja dan pengusaha,"     
 katanya.                                                                       
                                      
                                                                                
                                      
 Adapun anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Rieke Dyah Pitaloka, mengatakan 
bahwa dia tidak setuju bila jumlah     
 pesangon bagi naker PHK dikurangi. "Saya tidak setuju dikurangi. Dari yang ada 
saja, itu pesangon yang betul         
 dibayarkan berapa persen sih. Dibayarkan saja belum kok sudah minta 
dikurangi," katanya.                             
                                                                                
                                      
 Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Riski Sadiq, 
mengatakan, bila pesangon akan dikurangi, maka 
 harus ada kompensasi dengan hal-hal lain. "Bila pesangon dikurangi, maka untuk 
tidak meimbulkan resistensi, harus    
 ada kompensasi dengan peningkatan hal-hal lainnya," kata Riski.                
                                      
                                                                                
                                      
 Menurutnya, faktor kompensasi itulah yang belum dijelaskan oleh 
Kemenakertrans. (sm/kc/ant)                          
                                                                                
                                      






----------------------
polines@xxxxxxxxxxxxx


Other related posts: