[pistons92] living as minority di uk

hari minggu kemaren lihat acara yg judulnya aku lupa di tv abc
australia. bercerita tentang pengalaman 3 orang wanita native british
(seng loro lumayan ayu lek jareku) yg memeluk islam. si a bersuamikan
orang yaman (a mechanic) dan dikaruniai seorang anak tinggal di
sheffield. si a menjadi housewife dan memiliki penafsiran yg strict terhadap 
agama islam,
meski belum semua bisa dilaksanakan katanya. misal, dia setuju bahwa
adultery hukumannya adalah death penalty. singkat cerita, dia diajak
suaminya mengunjungi yaman. and guest what, apa yg dia perlihatkan
kepada kameramen sebagai sesuatu yg essensial saat di yaman nanti?
secarik kain yg bisa dipakai untuk menutupi kedua matanya-yg biru agar
tidak menarik perhatian lelaki yaman jika berada di tempat umum :)

si b kuliah di universitas dan berasal dari wales (pantes bahasa
inggris e akeh gak tak ngerteni ). dia berhsil meninggalkan kehidupan
hura*nya selama ini. the biggest problem adalah menerangkan kepada
ortu dan sudara why she choose the same religion as hasta? akhirnya
ayah dan sudara lelakinya bisa menerima, sedang ibunya tidak. berarti
laki* lebih rasional ya? btw, si a dan si b keduanya memakai jilbab.
and guest what, jika sholat mereka tidak memakai mukena seperti wanita
indonesia.

si c adalah seorang counsellor di rumah sakit. mengenal islam dari
perkumpulan ajaran tarekat (sufiisme). dia adalah seorang janda dan
tinggal sendiri di flat. dia memakai headscarft setelah beberapa lama
memeluk islam. komentar dari koleganya di rumah sakit adalah positif.

my impression is, sepertinya apa yg disebut Om Indi bahwa lobby yahudi
di uk kurang kuat makes sense. soalnya ketiga wanita ini mengatakan
bahwa tidak ada rintangan baik dari pemerintah maupun society perihal
keberagamaan mereka. hal yg sama akan sulit ditemui di us apalagi
pasca so called  'war on terror'
.

18/01/2005 17:29 Indi Tristanto I.H.Tristanto@xxxxxxxxxxx:

> . Swastika memang seringkali
> off-limit (having said that in Germany it is against the law to show
> Swastika in public). Tapi kalo mau ngolok-ngolok kaum keagamaan lain diluar
> Yahudi (dan Kristiani) seringkali orang bisa dapat masalah besar.

  

-- 
Terima Kasih.


Other related posts: