[pistons92] Re: Reksadana / Mohon komentar & pendapat 01
- From: "Sony Cahyono" <Sony_Cahyono@xxxxxxxxxx>
- To: pistons92@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Mon, 15 Jul 2002 12:20:50 +0700
hik,
siapa saja yang orang-orang kere itu ???
sorry jangan dimasukkan ke hati ...
gusti ferry
priyatna To:
pistons92@xxxxxxxxxxxxx
<goosetealuvryn@yah cc:
oo.com> Subject: [pistons92] Re:
Reksadana / Mohon komentar & pendapat 01
Sent by:
pistons92-bounce@fr
eelists.org
06/30/2002 01:30 PM
Please respond to
pistons92
dear semua
daripada duitnya buat reksadana mending buat modal gua
aja...ntar aku bikin perusahaan yang berintikan orang2
kere tapi berotak cerdas....lumayan selain menjanjikan
khan juga bisa buat nambah pahala....biar ntar ngga'
disiksa di neraka...haaa...haaaa....
--- I.H.Tristanto@xxxxxxxxxxx wrote:
> Untuk Hasta soal Reksadana dan asuransi.
>
> Baik reksadana maupun asuransi ngumpulin uang
> nasabah untuk diputar di pasar
> saham, obligasi dan (kadang komoditi). Tapi kalo
> asuransi biasanya (aku nggak
> tahu dengan Indonesia) terikat aturan main untuk
> harus hati2 dalam investasi,
> jadi portofolio nya biasa didominasi obligasi
> pemerintah yang resikonya kecil.
>
> Artinya, potensial gain dari reksadana lebih tinggi
> dari asuransi. (Tapi lihat
> kasus Manulife kayaknya ini bukan jaminan di
> Indonesia) Di sini orang sering
> menggambarkan asuransi sebagai kegiatan menyimpan
> dolar untuk sekedar dapat
> coin. (Gain yang didapat saat policy nya habis
> setelah dikurangi laju inflasi
> biasanya hampir nggak ada/ malah sering nggak ada
> sama sekali dalam kasus
> asuransi harta benda. Asuransi cuman untung kalo
> kita bikin kalim; i.e. kalo
> mau untung dari polis asuransi jiwa yang lamanya 15
> tahun, kita harus mati
> tahun pertama. Kalo hidup terus sampe 15 tahun
> percuma..)
>
> Di lain pihak resiko reksadana emang lebih besar,
> walaupun nggak sebesar main
> saham sendiri. Tapi pilihan terakhir sebenarnya
> paling murah dan kalo kita
> pilih saham yang benar biasanya juga nggak riskan.
> Masalahnya perusahaan2
> reksadana maunya untung terus. Kalo portofolionnya
> naik, mereka ngambil untung
> berdasarkan prosentase. Tapi kalo prtofolio nya
> turun, mereka tetap minta
> dibayar dari simpanan nasabah. Head or Tail, they
> win!!!!
>
> Contoh di pasar internasional saat ini saham milik
> unilever relatif stabil
> meskipun dunia lagi resesi. (Emang saham unilever
> juga nggak kelihatan bagus
> kalo dibandingkan perusahaan komputer dan telkom
> waktu it boom kemarin) Di
> tengah IT boom harga unilever di London Stock
> Exchange sekitar 300 pence,
> sekarang 500 pence. Di lain pihak Marconi (produsen
> hardware untuk mobile
> phone) sahamnya sekitar 1100 pence waktu IT boom,
> sekarang tinggal sekitar 50
> pence...
>
> Jadi kalo mau mikir soal dana masa depan, ada banyak
> pilihan. Kalo mau tengik
> pasar saham, aku saranin perhatikan pergerakan dulu
> selama beberapa saat.
> Unilever di seluruh dunia (termasuk Indonesia)
> biasanya cukup stabil.
> Potensial lain mungkin HSBC (Hong Kong Bank) yang
> saat ini merupakan Bank
> terbesar di Eropa.... Tapi ingat sekarang lagi
> resesi, jadi kalo mau main
> saham/reksadana jangan pingin cepet untung paling
> nggak sampai akhir resesi.
>
> Cheers,
>
>
> Indi H. Tristanto
>
> Dept. Aero. and Auto. Eng. (AAE), tel : ++
> (0)1509 227 242
> Stewart Miller Building, fax : ++
> (0)1509 227 275
> West Park, email: I.H.Tristanto@xxxxxxxxxxx
> Loughborough University,
> Loughborough,
> Leicestershire LE11 3TU
> United Kingdom
>
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! - Official partner of 2002 FIFA World Cup
http://fifaworldcup.yahoo.com
Other related posts: