[pistons92] Re: Reksadana / Asuransi
- From: gusti ferry priyatna <goosetealuvryn@xxxxxxxxx>
- To: pistons92@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 3 Jul 2002 20:22:51 -0700 (PDT)
dear kabeh
eh gua ada ide bikin baceman dotcom di mana semua
baceman untuk mahasiswa kita adain and kalo' ada yang
punya masalah kita bantu selesaikan...
and the problem are:
1. kalo' dibikin commercial ada yang mau bayar ngga'
ya? soalnya kalo' cuman proyek mal sih ...jebol
bondone...mungkin ngga' ya cuman ngandelin iklan?
2. kalo' bacemannya udah abis semua ...kiata ngerjain
apa?
3. ada ngga' yang bisa multidisiplin...biar
hemat!!!atau apa mungkin kerja sama dengan lembaga
pendidikan tertentu??
i am waiting for you guyzzzzz!!!!
me
ferry
--- I.H.Tristanto@xxxxxxxxxxx wrote:
> Quoting Hasta Purnama <h.purnama@xxxxxxxxxx>:
>
> > Dengan Hormat.
> >
> > Minggu 30 Juni 2002 13:30:33,gusti ferry priyatna
> > goosetealuvryn@xxxxxxxxx :
> >
> > > daripada duitnya buat reksadana mending buat
> modal gua
> > > aja...ntar aku bikin perusahaan yang berintikan
> orang2
> > > kere tapi berotak cerdas....lumayan selain
> menjanjikan
> > > khan juga bisa buat nambah pahala....biar ntar
> ngga'
> > > disiksa di neraka...haaa...haaaa....
> >
> > Setuju dengan pendapat P.Ferry.Seingatku dulu ada
> pelajaran bahwa
> > 'real'" investment ialah jika kita bisa men-create
> something yang punya
> > value added lebih dibanding dengan yang sudah
> exist.Reward dari
> > investment ini yaitu royalti or keuntungan yang
> kita raih dari trade
> > secret (umumya dipatenkan=HAKI).Cuma aku ingin
> tahu untuk kasus
> > perusahaan software open source yang bisa kita
> bebas memakainya tanpa
> > bayar lisence,dari mana mereka dapat keuntungan
> berlebih?
> >
> Value added memang inti dari pembangunan kemakmuran.
> Konkritnya sektor
> manufakturing harus jadi tulang punggung ekonomi,
> kecuali udah jadi negara
> maju yang ditandai mahalnya labour cost sehingga
> manufakturing tidak cost
> efektif. Di sini faktor finansial menjadi penting.
> Dalam situasi seperti ini,
> biasanya pasar modal merupakan jawaban. Contoh Nike
> menjaring dana dari US and
> eropa melalui pasar modal untuk diputar di negara
> dunia ketiga. Indonesia dan
> kere2 lain memang the real value adder thropugh
> manufacturing processes.
> However, the corporation in the US will have their
> own value addition through
> marketting. In all, manufacturing cost (and aded
> value) contributes only 10%
> of the total. (Cafe kaya Starbuck cuman mengeluarkan
> 1/100 dari harga
> secangkir kopi untuk beli kopi dari petani!!) This
> is a sad story but that's
> what happened!
>
> Software opensource dulunya di ciptakan oleh orang
> idealis (macam si Linus).
> Sekitar IT booming, orang bisnis melihat internet
> sebagai perluasan pasar
> (global market). Waktu itu sebenarnya perusahaan2
> tsb masih belum untung. Open
> source company kayak RedHat dll (GNU kayaknya
> semacam Linus) terikat pada HAKI
> milik Linus, tapi mereka jualan paket2 lain semacam
> web browser dan office
> yang dipaketkan bersama software mereka. Dari situ
> dapet untungnya. Contoh,
> SUSSe jual paket profesional (LINUX+web
> browser+game+office) seharga GBP70 one
> off. Artinya bisa diinstall ke sebanyak PC yang
> kita mau. Linux kernelna
> sendiri sih gratis. Dengan model bisnis begini, aku
> nggak yakin kalo RedHat,
> Susse maupun Mandarke sebenarnya making money.
> Praktek yang lain, software
> gartisan dibagi untuk membentuk segement pasar
> (menciptakan pengikut). Setelah
> pengikut terbentuk, baru software dijual secara
> komersial. (Banyak software
> computational fluid Dynamics yang pake metode ini)
>
>
> > Asuransi,aku heran bagaiman bisa kita membayar
> sejumlah kewajiban dan
> > bisa kelak mendapat hak yang jumlahnya lebih besar
> (cenderung tak
> > proporsioinal)?Berarti dari segerombolan peserta
> asuransi ada yang tidak
> > mendapat hak tersebut,CMIIW.Asuransi jenis apa
> saja ya yang
> > mengembalikan penuh jumlah premi yang telah kita
> bayarkan?Indi,apa betul
> > semacam goverment sponsored health insurace (NHS)
> di Inggris is about to
> > collapse in near future?
> >
>
> Prinsip utama: perusahaan nggak mau rugi (Head or
> tail, I win). Jadi kalo ikut
> asuransi sepuluh tahun, akhir tahun kesepuluh si
> nasabah pada dasarnya cuman
> dapet uang preminya lagi plus bunga yang praktis
> senilai dengan inflasi selama
> sepuluh tahun. Artinya nasabah cuman balik modal.
> (Nabung di Bank biasanya
> lebih untung walaupun nggak banyak) Sementara itu
> selama sepuluh tahun yang
> sama perusahaan asuransi memperoleh dividen,besarnya
> diatas inflasi. Prakstis
> selish antara inflasi dan dividen menjadi keuntungan
> perusahaan. Dalam
> menentukan polis, perusahaan memperhitungkanwalaupun
> ada satu dua nasabah yang
> akan membuat klaim (untung bagi nasabah dan rugi
> bagi perusahaan asuransi),
> total dana yang dijaring dari pemegang polis tetap
> menguntungkan perusahaan
> asuransi.
>
>
> > Reksadana,apa bisa hal ini digolongkan sebagai
> real investment jika kita
> > adopsi pernyataan paragraph pertama?Jika reksadana
> itu terdiri dari
> > kumpulan saham2 apa ada unsur judi (betting) di
> sana?
> >
>
> Kaya aku bilang dulu, reksadana dan asuransi pada
> prinsipnya sama: perusahaan
> yang menjaring uang nasabah untuk diputar/investasi.
> Bedanya asuransi terikat
> aturan (kalo pemerintahnya nggak ngaco) yang
> mengharuskan resiko investasi
> minimum. Jadi investasi perusahaan asuransi di dunia
> waras biasanya ada di
> pasar obligasi pemerintah (Kayak saham obligasi
> pemerintah bisa dijual
> belikan). Kalo reksadana biasanya lebih banyak
> berinvesatsi di pasar modal dan
> sedikit di obligasi. Ada juga reksadana yang
> bergerak di sektor komoditi tapi
> nggak banyak. Yang jelas, mereka nggak memutar uang
> sendiri (sama seperti
> Bank). Kalo ini terjadi, malah berbahaya karena
> seperti memberi modal ke group
> sendiri. (Pangkal kehancuran ekonomi Indonesia!)
> Diversifikasi investasi
> bertujuan memperkecil resiko karena pasar modal
> maupun komoditi cukup volatil,
> sementara obligasi pemerintah cukup stabil (Lagi2
> aku nggak bisa comment soal
> Indonesia). Untuk memperkecil resiko, portofolio
> saham yang dimilki biasanya
> berjumlah besar dengan komposisi utama perusahaan
> blue chip. (Kalo kita main
> saham sendiri modal kita sulit untuk memungkinakan
> model investasi begini:
> well spread) Alternatif lain untuk reksadana yang
> populer di US dan UK adalah
> sekelompok orang mengumpulkan uang untuk dibelikan
> saham. The power of many is
> better than one. Plus side: kita nggak perlu keluar
> duit untuk bayar komisi ke
> reksadana (mind you jual beli saham harus melalui
> broker yang juga minta
> komisi, artinya kalo pake rekasadana ada dua pihak
> yang minta komisi) tapi
> cuman ke broker. Minus side: kekuatan modal kita
> nggak akan bisa ngimbangi
> modal milik reksadana.
>
> Soal judi (betting), sebenarnya itu attitude kita
> dalam melihat pasar saham.
> Kalo kta spekulasi untuk mendapat capital gain yang
> tinggi, itu namanya judi.
> Tapi kalo kita lihat jangka panjang (balik ke contoh
> unilever yang capital
> gainnya dari tahun ke tahun nggak tinggi tapi
> relatif stabil Melihat London
> Stock Excahnge-pasar saham kedua terbesar di
> dunia-aku kadang punya kesan kalo
> unilever bisa dipakai sebagai salah satu barometer
> ekonomi negara. Yang lebih
> terkenal sih emang "BigMac index"), sebenarnya nggak
> banyak beda dengan nabung
> di Bank. Emang sih bedanya tingkat resiko di sini
> lebih besar.
>
> Kalo kita pake reksadana yang besar (relatif thd
> stock market mana mereka
> berkiprah), biasanya merekalah yang jadi market
> mover. Kalo mereka nggak suka
> sama satu perusahaan, mereka bisa menjual saham di
> perusahaan tersebut dalam
> jumlah besar, sehingga memepengaruhi pasar. Kalo
> mereka suka sama sesuatu,
> mereka bisa memberi sentimen positif. Pendeknya
> untuk mereka pasar saham nggak
> sepenuhnya unpredictable. Masalahnya untuk pemodal
> kecil
=== message truncated ===
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Sign up for SBC Yahoo! Dial - First Month Free
http://sbc.yahoo.com
- Follow-Ups:
- [pistons92] Kewirausahaan Pak Ferry (01)
- From: Hasta Purnama
- References:
- [pistons92] Re: Reksadana / Asuransi
- From: I . H . Tristanto
Other related posts:
- » [pistons92] Re: Reksadana / Asuransi
- » [pistons92] Re: Reksadana / Asuransi
- » [pistons92] Re: Reksadana / Asuransi
- [pistons92] Kewirausahaan Pak Ferry (01)
- From: Hasta Purnama
- [pistons92] Re: Reksadana / Asuransi
- From: I . H . Tristanto