[pistons92] Fwd: [al-its] FW: Jadilah Magnet atas Suksesmu ...
- From: wijayanti ervina <phinoel@xxxxxxxxx>
- To: anitasrii@xxxxxxxxx, joedi_boediarto@xxxxxxxxx, pistons92@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Thu, 15 Nov 2007 02:25:39 +0000 (GMT)
Note: forwarded message attached.
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
--- Begin Message ---
- From: indriany <indriany@xxxxxxxxx>
- To: l-13@xxxxxxxxxxxxxxx, t-lingkungan-its@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Fri, 21 Sep 2007 15:36:54 +0700
---------- Forwarded message ----------
From: ABR-Agustiawan M. Barus <ambarus@xxxxxxxxx>
Date: Sep 17, 2007 3:19 PM
Subject: [al-its] FW: Jadilah Magnet atas Suksesmu ...
To: "Al-Its (E-mail)" <al-its@xxxxxxxxxxxxxxx>
Jadilah magnet atas suksesmu ...
oleh : Anthony Dio Martin - Director HR Excellency
"What you see in your mind, you're going to hold it in your hand"
-Bob Proctor-
Sekarang ini, di mana-mana begitu ramai dibicarakan The Secret, buku yang
ditulis oleh penulis kelahiran Australia Rhonda Byrne. Buku yang
menggemparkan ini telah memopulerkan nama Rhonda Byrne dan menobatkan
dirinya menjadi salah satu perempuan berpengaruh di dunia saat ini. Apakah
yang menarik dari buku The Secret ini?
Intisari The Secret adalah The Law of Attraction atau hukum daya tarik. Inti
dari hukum daya tarik ini adalah like attract like. Artinya, sesuatu akan
menarik sesuatu yang mirip dengannya. Jadi, saat kita memikirkan sesuatu,
dikatakan bahwa kita sedang menarik sesuatu itu ke arah diri kita.
Bayangkanlah seorang ibu yang seringkali mengalami kecopetan. Masalahnya,
setiap kali ke pasar, ia selalu membayangkan dan dihantui bayangan para
pencopet. Setiap kali mengalami kecopetan, ia semakin ketakutan dan semakin
membayangkan hal itu terjadi lagi berulang kali. Pikiran si ibu itu menjadi
magnet bagi para pencopet untuk mendekatinya.
Di sisi lain, ada seorang mahasiswa teologi yang mengatakan saat dirinya
melancong ke luar negeri, ia tidak memiliki tabungan cukup dan tidak kenal
siapa pun. Modalnya hanya berdoa dan membayangkan jalan mulus membentang di
hadapannya. Anehnya, banyak kemudahan dan jalan 'bantuan' datang
menghampirinya saat ia membutuhkan.
Dalam hukum daya tarik ini, pikiran kita bereksistensi ibarat magnet.
Pikiran kita memiliki getaran frekuensi yang kita pancarkan ke sekeliling
kita. Akibatnya, getaran ini mulai memengaruhi lingkungan sekitar kita dan
mulai menarik alam semesta (universe) terkait berbagai hal kembali kepada
diri kita.
Jadi, kalau getaran frekuensi yang kita pancarkan merupakan getaran
kesuksesan dan kebahagiaan, alam semesta akan mengatur kesuksesan dan
kebahagiaan itu sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Sebaliknya, bila yang
kita pikirkan adalah marabahaya, maka kemungkinan besar hal-hal yang tidak
kita inginkan itulah yang bakalan menghampiri kita.
Mendukung mimpi ...
Seperti dikatakan DR.Joe Vitale, salah seorang pembicara dan penulis yang
turut memberikan kontribusi dalam buku The Secret, "Alam semesta akan mulai
mengatur dirinya, untuk membuat apa pun yang terpikirkan olehmu, mulai
termanifestasikan bagi dirimu".
Persis seperti pesan Sang Alkemis, novel spiritual Paulo Coelho. Di sana,
dikisahkan tentang Santiago, seorang bocah penggembala domba dari Padang
Andalusia, yang mengelana mewujudkan mimpi-mimpinya. Pesan utamanya, "Orang
yang meyakini seluruh mimpi-mimpinya, maka seluruh alam semesta akan
membantunya dalam mewujudkan mimpi-mimpi itu menjadi kenyataan."
Bayangkan dengan mereka yang phobia dengan cecak dan takut kalau-kalau ada
cecak. Akibatnya, jutsru mereka 'menarik' cecak di mana-mana. Demikian pula
yang takut kegagalan, justru mereka menarik energi kegagalan dalam diri
mereka. Sebaliknya, kalau kita menarik kekayaan, kesuksesan, uluran tangan,
dan kebahagiaan, maka itulah yang akan tertarik ke arah dirimu.
James Ray, salah satu pemikir terkenal dan kontributor buku ini memakai
metafora menarik. Bayangkanlah dunia ini seperti kisah lampu Aladin dalam
dongeng 1001 Malam. Bayangkan, saat dirimu membutuhkan sesuatu dirimu
tinggal menggosok lampunya, maka akan muncul jin ajaib dan berkata pada
Anda, "Your wish is my command" (harapan Anda adalah perintah untuk saya).
Bayangkanlah alam semesta mengatakan hal tersebut kepada diri Anda.
3 Langkah ...
Ada tiga langkah dalam proses the Law of Attraction ini. Ketiga langkah
tersebut mencakup keberanian meminta (ask), keyakinan akan menerima
(believe), dan kemampuan dan perasaan telah menerima (receive). Kalau
dicermati prosesnya kembali, maka dikatakan, segala sesuatu dimulai dari
keinginan dan kemauan kita untuk meminta dan mengharapkan hal yang positif
terjadi dalam hidup kita.
Seperti dikatakan Jack Canfield dalam bukunya The Aladdin Factor, "Jika kamu
tidak pernah meminta, maka kamu tidak akan pernah menerimanya". Setelah
meminta, maka dibutuhkan keyakinan bahwa kita bisa menerimanya.
Banyak orang meminta sesuatu, tetapi kemudian menjadi ragu-ragu sehingga apa
yang ada tidak betul-betul termanifestasikan. Tanpa sadar terjadi energi
'penolakan' akibat keragu-raguannya.
Langkah terakhir adalah kemampuan kita untuk menerima atau, kalaupun belum
terasakan sekarang, tetapi merasa telah mulai dalam proses menerima apa yang
diharapkan. Masalahnya, banyak orang tidak sabar dan berhenti saat apa yang
diharapkan tidak langsung terjadi. Otak membutuhkan penyesuaian dan alam
semesta membutuhkan waktu mewujudkannya, tetapi kita sendiri harus
meyakininya.
Lagi pula, penting pula kita untuk mendoakan dan mengharapkan bantuan tangan
dan izin Tuhan sehingga apa yang kita pikirkan terwujud. Sebab, bagaimanapun
hukum ini kita imani berjalan sesuai dengan kehendak-Nya. Karena itu, doa
dan keyakinan atas berlakunya the law of attraction ini tetaplah menjadi hal
penting.
Akhirnya, the law of attraction ini mengingatkan kita satu hal penting.
Marilah kita selalu sadar dengan apa yang kita pikirkan. Hal ini akan
menjadi sebuah medan magnet yang luar biasa.
Bayangkan, melalui pikiran itulah kita sedang membuat lukisan kehidupan kita
sendiri.
Kesimpulannya, kita, adalah apa yang kita bayangkan setiap hari....
-Jens Lehmann Inc.-
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.476 / Virus Database: 269.13.16/1004 - Release Date: 9/12/2007
5:22 PM
[Non-text portions of this message have been removed]
--
Indriany, ST
---------------------------------------------------------------
http://riak.multiply.com/
Check my profile :
http://twitter.com/flob
Want to own the internet? :
http://www.agloco.com/r/BBDW0159
http://www.waktuluang.com/index.php?a=Aulya
--- End Message ---
Other related posts:
- » [pistons92] Fwd: [al-its] FW: Jadilah Magnet atas Suksesmu ...
- From: indriany <indriany@xxxxxxxxx>
- To: l-13@xxxxxxxxxxxxxxx, t-lingkungan-its@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Fri, 21 Sep 2007 15:36:54 +0700
---------- Forwarded message ---------- From: ABR-Agustiawan M. Barus <ambarus@xxxxxxxxx> Date: Sep 17, 2007 3:19 PM Subject: [al-its] FW: Jadilah Magnet atas Suksesmu ... To: "Al-Its (E-mail)" <al-its@xxxxxxxxxxxxxxx> Jadilah magnet atas suksesmu ... oleh : Anthony Dio Martin - Director HR Excellency "What you see in your mind, you're going to hold it in your hand" -Bob Proctor- Sekarang ini, di mana-mana begitu ramai dibicarakan The Secret, buku yang ditulis oleh penulis kelahiran Australia Rhonda Byrne. Buku yang menggemparkan ini telah memopulerkan nama Rhonda Byrne dan menobatkan dirinya menjadi salah satu perempuan berpengaruh di dunia saat ini. Apakah yang menarik dari buku The Secret ini? Intisari The Secret adalah The Law of Attraction atau hukum daya tarik. Inti dari hukum daya tarik ini adalah like attract like. Artinya, sesuatu akan menarik sesuatu yang mirip dengannya. Jadi, saat kita memikirkan sesuatu, dikatakan bahwa kita sedang menarik sesuatu itu ke arah diri kita. Bayangkanlah seorang ibu yang seringkali mengalami kecopetan. Masalahnya, setiap kali ke pasar, ia selalu membayangkan dan dihantui bayangan para pencopet. Setiap kali mengalami kecopetan, ia semakin ketakutan dan semakin membayangkan hal itu terjadi lagi berulang kali. Pikiran si ibu itu menjadi magnet bagi para pencopet untuk mendekatinya. Di sisi lain, ada seorang mahasiswa teologi yang mengatakan saat dirinya melancong ke luar negeri, ia tidak memiliki tabungan cukup dan tidak kenal siapa pun. Modalnya hanya berdoa dan membayangkan jalan mulus membentang di hadapannya. Anehnya, banyak kemudahan dan jalan 'bantuan' datang menghampirinya saat ia membutuhkan. Dalam hukum daya tarik ini, pikiran kita bereksistensi ibarat magnet. Pikiran kita memiliki getaran frekuensi yang kita pancarkan ke sekeliling kita. Akibatnya, getaran ini mulai memengaruhi lingkungan sekitar kita dan mulai menarik alam semesta (universe) terkait berbagai hal kembali kepada diri kita. Jadi, kalau getaran frekuensi yang kita pancarkan merupakan getaran kesuksesan dan kebahagiaan, alam semesta akan mengatur kesuksesan dan kebahagiaan itu sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Sebaliknya, bila yang kita pikirkan adalah marabahaya, maka kemungkinan besar hal-hal yang tidak kita inginkan itulah yang bakalan menghampiri kita. Mendukung mimpi ... Seperti dikatakan DR.Joe Vitale, salah seorang pembicara dan penulis yang turut memberikan kontribusi dalam buku The Secret, "Alam semesta akan mulai mengatur dirinya, untuk membuat apa pun yang terpikirkan olehmu, mulai termanifestasikan bagi dirimu". Persis seperti pesan Sang Alkemis, novel spiritual Paulo Coelho. Di sana, dikisahkan tentang Santiago, seorang bocah penggembala domba dari Padang Andalusia, yang mengelana mewujudkan mimpi-mimpinya. Pesan utamanya, "Orang yang meyakini seluruh mimpi-mimpinya, maka seluruh alam semesta akan membantunya dalam mewujudkan mimpi-mimpi itu menjadi kenyataan." Bayangkan dengan mereka yang phobia dengan cecak dan takut kalau-kalau ada cecak. Akibatnya, jutsru mereka 'menarik' cecak di mana-mana. Demikian pula yang takut kegagalan, justru mereka menarik energi kegagalan dalam diri mereka. Sebaliknya, kalau kita menarik kekayaan, kesuksesan, uluran tangan, dan kebahagiaan, maka itulah yang akan tertarik ke arah dirimu. James Ray, salah satu pemikir terkenal dan kontributor buku ini memakai metafora menarik. Bayangkanlah dunia ini seperti kisah lampu Aladin dalam dongeng 1001 Malam. Bayangkan, saat dirimu membutuhkan sesuatu dirimu tinggal menggosok lampunya, maka akan muncul jin ajaib dan berkata pada Anda, "Your wish is my command" (harapan Anda adalah perintah untuk saya). Bayangkanlah alam semesta mengatakan hal tersebut kepada diri Anda. 3 Langkah ... Ada tiga langkah dalam proses the Law of Attraction ini. Ketiga langkah tersebut mencakup keberanian meminta (ask), keyakinan akan menerima (believe), dan kemampuan dan perasaan telah menerima (receive). Kalau dicermati prosesnya kembali, maka dikatakan, segala sesuatu dimulai dari keinginan dan kemauan kita untuk meminta dan mengharapkan hal yang positif terjadi dalam hidup kita. Seperti dikatakan Jack Canfield dalam bukunya The Aladdin Factor, "Jika kamu tidak pernah meminta, maka kamu tidak akan pernah menerimanya". Setelah meminta, maka dibutuhkan keyakinan bahwa kita bisa menerimanya. Banyak orang meminta sesuatu, tetapi kemudian menjadi ragu-ragu sehingga apa yang ada tidak betul-betul termanifestasikan. Tanpa sadar terjadi energi 'penolakan' akibat keragu-raguannya. Langkah terakhir adalah kemampuan kita untuk menerima atau, kalaupun belum terasakan sekarang, tetapi merasa telah mulai dalam proses menerima apa yang diharapkan. Masalahnya, banyak orang tidak sabar dan berhenti saat apa yang diharapkan tidak langsung terjadi. Otak membutuhkan penyesuaian dan alam semesta membutuhkan waktu mewujudkannya, tetapi kita sendiri harus meyakininya. Lagi pula, penting pula kita untuk mendoakan dan mengharapkan bantuan tangan dan izin Tuhan sehingga apa yang kita pikirkan terwujud. Sebab, bagaimanapun hukum ini kita imani berjalan sesuai dengan kehendak-Nya. Karena itu, doa dan keyakinan atas berlakunya the law of attraction ini tetaplah menjadi hal penting. Akhirnya, the law of attraction ini mengingatkan kita satu hal penting. Marilah kita selalu sadar dengan apa yang kita pikirkan. Hal ini akan menjadi sebuah medan magnet yang luar biasa. Bayangkan, melalui pikiran itulah kita sedang membuat lukisan kehidupan kita sendiri. Kesimpulannya, kita, adalah apa yang kita bayangkan setiap hari.... -Jens Lehmann Inc.- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.476 / Virus Database: 269.13.16/1004 - Release Date: 9/12/2007 5:22 PM [Non-text portions of this message have been removed] -- Indriany, ST --------------------------------------------------------------- http://riak.multiply.com/ Check my profile : http://twitter.com/flob Want to own the internet? : http://www.agloco.com/r/BBDW0159 http://www.waktuluang.com/index.php?a=Aulya
--- End Message ---