[nasional_list] [ppiindia] press release kaukus perempuan parlemen untuk ham
- From: "Kusni jean" <katingan@xxxxxxxxxxxxxxxx>
- To: "kmnu2000" <kmnu2000@xxxxxxxxxxxxxxx>, "ppiindia" <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>, <wanita-muslimah@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Mon, 3 Jul 2006 02:35:50 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Kaukus Perempuan Parlemen
untuk
Hak Asasi Manusia
Press Release
MENGECAM WAKIL PRESIDEN TENTANG PROMOSI
TURISME SEKSUAL INDONESIA
Sehubungan dengan pernyataan wakil presiden Yusuf Kalla pada pembukaan seminar
tentang strategi pemasaran turisme untuk Timur Tengah yang menyatakan
persetujuannya terhadap komoditisasi para janda Jawa Barat dan pulau Batam
dengan ini Kaukus Perempuan Parlemen untuk Hak Asasi Manusia mengecam keras
pernyataan tersebut, dengan alasan-alasan sebagai berikut :
Usul tersebut bersifat melecehkan harkat dan martabat para janda khususnya dan
kaum perempuan pada umumnya karena eksistensi kemanusiaan perempuan direduksi
semata soal materi melalui transaksi seksual sesaat melalui perkawinan bawah
tangan merupakan praktek ilegal di mata hukum nasional.
Pernyataan bias pedagang yang hanya memburu keuntungan sendiri secara instan
dan tidak responsif terhadap resiko bagi para janda pada jangka panjang
terutama berkaitan dengan isu beban pengasuhan anak dan stigma sosial terhadap
perempuan serta risiko terjangkit penyakit seksual menular dan HIV/AIDS.
Pernyataan wakil presiden juga melawan hukum terutama karena menafikan hak anak
atas pengasuhan orang tua.
Bahwa pernyataan tersebut tidak sepantasnya dikeluarkan oleh wakil presiden
terutama di saat parlemen tengah menyusun RUU untuk memerangi praktek
perdagangan perempuan sebagai respon DPR terhadap masalah perdagangan perempuan
dan anak dan sebagai bentuk komitmen kepada Rencana Aksi Nasional tentang
Penghapusan Perdagangan Perempuan ( Keppres nomor 88 tahun 2002) serta
pelaksanaan dari komitmen pemerintah setelah penandatanganan Konvensi PBB
tentang Kejahatan Transnational Terorganisasi dan Protokol Perdagangan Orang
khususnya Perempuan dan Anak (Convention on Transnational Organised Crimes and
its Protocool on Elimenation of Trafficking Women and Children ). Wakil
Presiden juga mengabaikan fakta bahwa saat ini Indonesia masuk dalam Watch List
dan menempati peringkat terburuk di dunia dalam memerangi masalah perdagangan
perempuan dan anak-anak.
Bahwa, wakil presiden cenderung mendorong dan meneruskan kebijakan yang
menumbalkan perempuan (janda) atas kegagalan pemerintah untuk menghapus
kemiskinan dan menyediakan kebutuhan dasar rakyat miskin. Strategi pembangunan
dan budgeting yang tidak responsive terhadap kebutuhan rakyat miskin dan
kepentingan gender justru merupakan penyebab utama kemiskinan para perempuan
dan janda di Indonesia.
Berdasarkan argumen-argumen tersebut di atas dengan ini Kaukus Perempuan
Perlemen untuk Hak Asasi Manusia menuntut agar Wakil Presiden meminta maaf
kepada rakyat serta mencabut pernyataannya tersebut.
A.n Kaukus Perempuan Parlemen untuk HAM
(Nursyahbani Katjasungkana)
Badriyah Fayumi (FKB) Dewi Djakse (PDIP)
Eva Kusuma Sundari (PDIP) Tumbu Saraswati (PDIP)
Edimihati (PDIP) Tristanti Mitayani (PAN)
Elviana (PDIP) Anisah (PKB)
Evi Hartati (PDIP) Ribta Tjiptaning (PDIP)
Anna Muawammah (PKB) Ismayatun (PDIP)
Tuti Lukman (PAN) Nadrah Isahari (PDIP)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] press release kaukus perempuan parlemen untuk ham