[nasional_list] [ppiindia] Wapres: Indonesia Sudah Tak Krisis Lagi
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Mon, 31 Jul 2006 04:13:02 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **refleksi: Syukur alhamdulilah!
Rupanya gelar doktor yang diberikan kepada Wapres sangat berguna sekali, karena
pendapatan per kapita penduduk ikut membaik.
HARIAN ANALISA
Edisi Senin, 31 Juli 2006
Wapres: Indonesia Sudah Tak Krisis Lagi
Jakarta, (Analisa)
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Indonesia sudah tidak mengalami krisis
ekonomi lagi terbukti dengan adanya perdapatan per kapita masyarakat saat ini
yang telah mencapai 1.500 dolar AS.
"Sebenarnya krisis ekonomi sudah berakhir," kata Wapres Jusuf Kalla menanggapi
pidato Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar pada Konsolidasi Nasional ke-2
Eksekutif dan Legislatif Forum Kerjasama Program Partai Kebangkitan Bangsa
(PKB) di Jakarta, Minggu (30/7).
Wapres menjelaskan pada masa sebelum krisis ekonomi perdapatan per kapita
penduduk Indonesia sebesar 1.000 dolar AS. Sedangkan pada saat mengalami krisis
ekonomi pada tahun 1998 pendapatan perkapita penduduk turun drastis menjadi
hanya 700 dolar AS.
"Nah sekarang ini pendapatan per kapaitanya sudah 1.500 dolar AS malah sudah
sekitar 1.525 dolar AS dan produk domestik brutonya 3.000 trilyun. Sekiranya
pendapatan per kapita masih sekitar 700 dolar AS, betul itu masih krisis,
tetapi ini tidak," kata Wapres dengan nada tinggi.
Namun, Wapres mengakui bahwa saat ini masih banyak masalah yang harus dihadapi
oleh bangsa Indonesia. Jika pada pemerintahan waktu lalu, tambah Wapres,
masalah yang banyak timbul karena ulah manusia. Contohnya berbagai kerusuhan di
Poso, Ambon dan sebagainya.
Sedangkan pada saat ini, tambah Wapres yang banyak terjadi adalah bencana alam.
"Musibah itu ada dua, pertama karena ulah manusai, dan untuk menyelesaikannya
dengan berunding. Kedua, karena alam, nah untuk ini tidak bisa diselesaikan
dengan berunding," kata Wapres yang disambut tawa hadirin.
Namun, tambahnya, pemerintah berusaha sekuat tenaga untuk mengurangi dampak dan
korban dari bencana alam yang terjadi. Salah satunya, dengan akan segera
dipasangnya sistem peringatan dini. Menurut Wapres dalam waktu empat bulan ke
depan, pemerintah sudah akan memasang sirine-sirine di seluruh kawasan pesisir
di Indonesia yang rawan akan terjadinya gempa dan tsunami. (Ant)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Wapres: Indonesia Sudah Tak Krisis Lagi