[nasional_list] [ppiindia] Wapres: Buruh Bergembiralah

** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2006/5/1/n2.htm


Wapres: Buruh Bergembiralah 
Jakarta (Bali Post) -
Bali Post/sep
BURUH - Sekitar ratusan buruh yang tergabung dalam KSBSI berunjuk rasa di 
Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (30/4) kemarin. Demo ini merupakan 
''pemanasan'' dari demo hari ini.

Menghadapi demo buruh Senin (1/5) hari ini, pemerintah telah melakukan berbagai 
persiapan. Selain polisi, TNI dan aparat pengamanan lainnya telah pula 
disiagakan. Demikian pula pemasangan kawat berduri di beberapa tempat strategis 
pun telah pula dilakukan. Bahkan, PT KAI telah menetapkan Siaga I menghadapi 
ledakan penumpang keret api pada hari ini. Pendek kata pemerintah telah siap 
menghadapi demo yang dikhawatirkan akan anarkis. 

Wapres Jusuf Kalla menyatakan aksi demo yang akan digelar puluhan ribu buruh 
dan pekerja pada hari ini tidak ada relevansinya dengan perayaan Hari Buruh, 
seperti yang dilakukan di negara-negara sosialis. Dalam perayaan Hari Buruh di 
negara-negara seperti itu, kata Wapres, hakikatnya dilakukan dengan bergembira 
dan syahdu. ''Apa yang saya baca dengan demo sekarang ini, tidak ada 
relevansinya dengan Hari Buruh itu. Kalau Hari Buruh di negara-negara sosialis, 
mereka merayakan dengan gembira. Seperti hari Lebaran di mana buruh pulang 
kampung. Coba saja lihat di Cina dan Rusia, sebelum 1 Mei ini mereka sudah 
pulang ke kampungnya untuk merayakan Hari Buruh,'' papar Kalla.  

Menyinggung masalah revisi UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Wapres 
mengatakan hal itu sudah disepakati bersama konfederasi serikat pekerja dan 
buruh lainnya, untuk dikaji oleh tim akademik terlebih dulu sebelum dibicarakan 
bersama. ''Lalu, apa lagi,'' tanya Wapres. 

Oleh sebab itu, Wapres minta agar para politisi dan pihak-pihak tertentu 
lainnya jangan menggunakan aksi demo ini untuk momen yang dapat mengurangi 
produktivitas buruh dan pekerja secara nasional.  

Sudah Mulai

Sementara itu, ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat 
Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) yang berasal dari berbagai daerah seperti 
Jakarta, Banten, bahkan Kalimantan dan Sulawesi, mulai melakukan unjuk rasa di 
Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta, Minggu (30/4) kemarin. Mereka bagian dari 
partisipan demo yang digelar bertepatan dengan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 
ini.  

Aksi mereka dimeriahkan dengan berbagai poster dan spanduk antara lain 
bertuliskan ''Aparat Militer Jangan Ikut Campur Urusan Buruh'', ''Jadikan 1 Mei 
sebagai Hari Libur Nasional'' dan ''Birokrasi Buruk Jangan Salahkan Buruh''. 

Menurut Ketua Umum DPP KSBSI Rekson Silaban, KSBSI mendesak agar pemerintah 
tidak melanjutkan revisi UU No. 13 Tahun 2003 tentang Kentenagakerjaan, karena 
revisi UU tersebut dikhawatirkan akan memperpanjang penderitaan buruh dan 
meningkatkan angka pengangguran. 

KSBSI juga berpendapat bahwa masih tetap terjadi pelanggaran kebebasan 
mendirikan serikat buruh seperti yang termuat dalam UU No. 21 Tahun 2000 
tentang Serikat Buruh/Serikat Pekerja. 

Sementara itu, Majelis Pertimbangan Federasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik 
Negara (SP BUMN) Strategis yang terdiri atas SP-PLN, SP Pertamina, SP Telkom, 
SP Telkomsel, dan SP Pembangkit Jawa-Bali Yunan Lubis mendukung penolakan 
terhadap Revisi UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. ''Pemerintah 
tidak perlulah mengutak-atik UU tersebut. Perusahaan bisa saja membuat 
kebijakan tersendiri pada kesepakatan kerja bersama (KKB) mereka,'' katanya. 
(kmb3)


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Other related posts: