[nasional_list] Re: [ppiindia] Uang Gedung SMUN di Jakarta Rp 7 Juta!
- From: "Listy" <listy@xxxxxxxxxxxxxxx>
- To: <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Wed, 12 Jul 2006 14:56:49 +0700
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **gapapa loh.. ngakak di milis, gak
dilarang..:))
gini.. gini..
saya hanya coba tanamkan dalam-dalam ke anak2 sy, anak sy ya?, bukan anak
kita..:), istilah kerennya, visi dan misi..:) cari ilmu banyak2.. seeeebanyak
mungkin..:) kemanapun dicari, bila bisa dijalani, jalani.. toh semua untuk
bekal di masa depan..:)
jangan mau ikut2 tawuran.. syukur.. ini yg namanya tawuran di jakarta, udah gak
diminati lagi.. kata anak2 remaja jakarta, tawuran?.. gak lahyaaa.. ketinggalan
jaman..:) yg bikin prihatin, tawuran lagi ngetrend di daerah.. kok ya
bisa-bisanya nular ya?
tak usah ikut2 demo.. apa sih untungnya demo?.. coba lihat.. bukan bermaksud
mau merendahkan niat baik dari para pendemo.. apa yg dialami oleh anak2
trisakti?.. adakah pemerintah melalui depdiknas membela mereka2 yg telah
menjadi korban?.. wallahu'alam.. hingga sekarang pun kasus tsb tak ada
kelanjutannya bukan?.. yg tertinggal hanyalah rasa duka para ortu dan keluarga
korban.. maaf, sy hanya mencoba membaca tulisan yg tak tertulis di atas kertas..
mungkin, memang ini yang para ortu jaman sekarang harus lewati, sewaktu
mendaftarkan anak sy ke sekolah yg baru, sy lihat kondisi sekolah tsb memang
cukup memprihatinkan, wuihhh.. sebenernya ada gak sih maksud baik dari para
pengatur pendidikan di negeri ini, eh.. hmmm.. maksud sy.. depdiknas itu
loh..:) untuk menjadikan sekolah2 di negeri ini, sebagai sarana mengantar
generasi penerus bangsa mendapatkan pengetahuan dengan nyaman dan tanpa
kendala..??
oleh karenanya masih ada harap dalam doa, untuk ke depannya, segalanya akan
menjadi lebih baik, insya Allah..
jadi, terimakasih, Anda telah menyarankan untuk mempermasalahkan apa yg telah
sy alami, untuk dibawa ke kantor Dinas Dikmenti, bukannya nanti malah akan jadi
bola pingpong atuh?..:) kira-kanan.. kiri kanan.. ke kiri kena pukul, ke kanan
kena pukul..:) bikin pening kepala saja dan habiskan waktu dengan sia-sia..:)
oke deh, kayaknya udah terlalu banyak ngetiknya, sy capek..:)
sampai jumpa.............
-----Original Message-----
From: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx [mailto:ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx]On Behalf Of
mazzbuddy
Sent: Wednesday, July 12, 2006 12:27 PM
To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Subject: RE: [ppiindia] Uang Gedung SMUN di Jakarta Rp 7 Juta!
ha ha ha... yang mana ajah deh...
Listy < listy@sucofindo. <mailto:listy%40sucofindo.co.id> co.id> wrote:
lohhh... tunggu... anak kita yang mana ya pak???.... :))
wassalam,
-----Original Message-----
From: ppiindia@yahoogroup <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com [mailto:
ppiindia@yahoogroup <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com]On Behalf Of
mazzbuddy
Sent: Wednesday, July 12, 2006 11:36 AM
To: ppiindia@yahoogroup <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com
Subject: RE: [ppiindia] Uang Gedung SMUN di Jakarta Rp 7 Juta!
Sebetulnya permasalahannya bukan pada iklas dan tidak iklas... Tetapi kita
sebagai masyarakat harus meluruskan sebuah prosedur yang salah (bukan begitu
bu)..
Pemerintah telah menganggarkan dana pendidikan yang diambil dari pajak kita
juga, jangan sampai. disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Dan terkadang saya bingung, jika ada undangan dari sekolah yang sangat penting
(seperti membicarakan biaya pendidikan) terkadang kita (termasuk saya sendiri)
kadang lebih mementingkan kerjakan yang lain, padahal disitu kita akan
membicarakan masa depan anak kita.
Salam..
Listy < listy@sucofindo. <mailto:listy%40sucofindo.co.id> co.id> wrote:
sy sudah ikhlaskan pak..:)
dan, sy lebih memikirkan anak sy, lebih baik anak sy memusatkan perhatian untuk
mengikuti pelajaran, daripada nantinya ada permasalahan yang akan mengganggu
konsentrasi anak sy dalam proses belajarnya..
alhamdulillah, sekarang anak sy naik kelas XI.. :)
demikian.. terimakasih..
-----Original Message-----
From: ppiindia@yahoogroup <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com [mailto:
ppiindia@yahoogroup <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com]On Behalf Of
mazzbuddy
Sent: Wednesday, July 12, 2006 10:42 AM
To: ppiindia@yahoogroup <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com
Subject: RE: [ppiindia] Uang Gedung SMUN di Jakarta Rp 7 Juta!
Undangan pembahasan anggaran yang dilakukan komite sekolah pasti dibuat dan
disampaikan..
Kalo benar-benar langsung diminta tanpa ada sebuah musyawarah, Anda bisa
memprotes keras dan melaporkan ke kantor Dinas Dikmenti
Salam
Listy < listy@sucofindo. <mailto:listy%40sucofindo.co.id> co.id> wrote:
yg sy alami, setelah anak sy diterima di salah satu smu negeri, tahun lalu,
sebagai ortu tidak diajak berunding untuk menentukan besaran uang yg "harus"
dibayarkan untuk pembangunan / renovasi gedung / perlengkapan kelas / sekolah,
langsung ada pemberitahuan, sekian juta.. jreng.......:)
sy sih gak mau rame, karena telah merasa bersyukur, anak sy sudah diterima di
sekolah milik negara..
mudah2an ke depannya, tidak terjadi lagi hal2 seperti ini, ohhhh.. negeriku..
aku sungguh cinta kamu..
wassalam,
-----Original Message-----
From: ppiindia@yahoogroup <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com [mailto:
ppiindia@yahoogroup <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com]On Behalf Of
mazzbuddy
Sent: Wednesday, July 12, 2006 10:06 AM
To: ppiindia@yahoogroup <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com
Subject: Re: [ppiindia] Uang Gedung SMUN di Jakarta Rp 7 Juta!
Informasi yang anda dapatkan adalah informasi yang salah....
Kenapa Informasi Salah...
Dinas Dikmenti Provinsi DKI Jakarta, sampai detik ini masih melaksanakan proses
Penerimaan Siswa Baru dalam tahap lapor diri.. Artinya bahwa, bagi calon siswa
yang telah diterima di SMA/SMK N pada tahap I harus melaporkan diri ke sekolah
masing-masing sampai batas waktu tertentu (tgl 11-12 Juli 2006 pukul
08.00-16.00). Kemudian untuk sekolah yang belum tercapai daya tampungnya
diumumkan tgl 13 Juli 2006 pukul 08.88 di semua tempat pendaftaran dan
internet. Dan pada saat itu juga dibuka pendaftaran gelombang kedua.
Artinya...
Sampai saat ini sekolah tidak diperkenankan melakukan proses pungutan dalam
bentuk apapun dan sebesar berapapun.
Sekarang masih masa Penerimaan Siswa Baru, nanti setelah siswa masuk ke
sekolah, baru KOMITE SEKOLAH (merupakan unsur orang tua murid) mengadakan rapat
untuk membahas kebutuhan dan anggaran sekolah untuk nantinya dituangkan dalam
RAPBS yang nantinya akan disetujui menjadi APBS jika RAPBSnya di terima.
Pada saat rapat Komite Sekolah (yang notabene juga orang tua murid) disitu
ditentukan berapa besaran yang harus ditanggung oleh orang tua murid
berdasarkan kesepakatan, yang nilainya didapat dari Kebutuhan Biaya Keseluruhan
dikurangi Anggaran dari Pemerintah ketemulah besaran yang harus ditanggung oleh
orang tua murid.
Disitu orang tua berhak memberikan masukan bahkan menolak pungutan asalkan
dapat memberikan solusi pemecahan dari mana anggaran didapat.
Dan pemerintah dalam hal ini Dikmenti selalu menekankan kepada Komite Sekolah
untuk melakukan cross subsidi bagi siswa yang tidak mampu. Bahkan seperti yang
disampaikan kepala Dinas Dikmenti Tadi Pagi bahwa sekolah dilarang mengeluarkan
siswanya karena tidak mampu membayar uang sekolah (sekolah harus mencarikan
solusinya)
Jadi kalau anda mendapatkan informasi itu, dapat memprotes atau melaporkan ke
Dinas Dikmenti Prov. DKI Jakarta Jl. Gatot Subroto Kav. 40-41 Jakarta Setiap
hari Kerja
Terima Kasih
A Nizami < nizaminz@yahoo. <mailto:nizaminz%40yahoo.com> com> wrote:
Dari informasi yang saya dapat, ternyata uang gedung
SMU Negeri di Jakarta Timur berkisar Rp 3 juta hingga
Rp 7 juta (bahkan kemungkinan lebih!).
Jadi seandainya ada 8 kelas dan tiap kelas ada 40
siswa baru bisa didapat Rp 2,2 milyar lebih per
tahunnya! Kalau separuhnya saja masuk ke kantong
kepala sekolah, maka kepala sekolah tersebut mendapat
Rp 1 milyar setiap tahun. Alangkah enaknya....:)
Dengan uang masuk setinggi itu (yang lebih tinggi dari
biaya masuk kebanyakan perguruan tinggi swasta), sulit
bagi mayoritas siswa di Jakarta untuk masuk SMU
Negeri.
Nampaknya Depdiknas tidak mampu membuat SMU Negeri
yang terjangkau oleh kebanyakan rakyat. Perlu tangan
besi presiden SBY untuk membuat kebijakan, pengawasan,
dan pemberian sanksi tegas kepada kepala sekolah SMUN
dan oknum Depdiknas agar biaya SMU Negeri bisa lebih
terjangkau.
===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: media-dakwah- <mailto:media-dakwah-subscribe%40yahoogroups.com>
subscribe@yahoogrou <mailto:subscribe%40yahoogroups.com> ps.com
http://www.media- < http://www.media- < http://www.media- < http://www.media-
<http://www.media-islam.or.id> islam.or.id> islam.or.id> islam.or.id>
islam.or.id
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail. < http://mail. < http://mail. < http://mail.
<http://mail.yahoo.com> yahoo.com> yahoo.com> yahoo.com> yahoo.com
mazzbuddy
Wong amarsudi kawruh, titirona keh kang rahayu..
Ojo kesed sungkanan sabarang kardi kanggo angginginpun kapinteraning wong..
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail. < http://mail. < http://mail. < http://mail.
<http://mail.yahoo.com> yahoo.com> yahoo.com> yahoo.com> yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
mazzbuddy
Wong amarsudi kawruh, titirona keh kang rahayu..
Ojo kesed sungkanan sabarang kardi kanggo angginginpun kapinteraning wong..
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail. < http://mail. < http://mail. <http://mail.yahoo.com> yahoo.com>
yahoo.com> yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
mazzbuddy
Wong amarsudi kawruh, titirona keh kang rahayu..
Ojo kesed sungkanan sabarang kardi kanggo angginginpun kapinteraning wong..
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
mazzbuddy
Wong amarsudi kawruh, titirona keh kang rahayu..
Ojo kesed sungkanan sabarang kardi kanggo angginginpun kapinteraning wong..
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Next-gen email? Have it all with the all-new Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts: