[nasional_list] [ppiindia] Transendensi Tuhan thdp Manusia dalam AlQur'an (Wasiat filsafat R. Garaudy)
- From: Lina Dahlan <linadahlan@xxxxxxxxx>
- To: PPIINDIA <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>, Wanita Muslimah <wanita-muslimah@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Fri, 30 Sep 2005 02:02:42 -0700 (PDT)
** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org **
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Wasiat Filsafat Roger Garaudy (7)
Cuplikan dari: Transendensi Tuhan thdp manusia dalam
Qur?an
Trandensi ini dapat dibicarakan dari tiga sudut
perspektif :
1) Menguatkan transendensi = mengakui ketergantungan
manusia kepada Penciptanya dan kemauanNya, dibelakang
semua proyek manusia.
?Suffisance?(manusia adalah pusat dan ukuran segala
sesuatu) adalah bertentangan dengan transendensi dan
juga AlQur?an (AlBaqarah 156, Al-Hadid 3, Al-Alaq 6-7)
Suffisance memberi inspirasi pengakuan ?Firaun?
mengambil alih kekuasaan Tuhan. Hal ini dalam mitos
Yunani dijelaskan dengan mitos Promotheus, sedang di
Barat dijelaskan dengan mitos Faust (setelah
Renaissance). Marlowe (abad XVI) memberi kata
?humanisme faustien?: Hai manusia, dengan otakmu yang
kuat, jadilah Tuhan, tuan dan penguasa dari seluruh
elemen?.
2) Menguatkan transendensi = mengakui kontinuitas atau
ukuran antara Tuhan dan manusia
?Tak ada benda yang menyamai Tuhan? (As-syura 11),
?Tiada seorangpun yang sama dengan-Nya?(Al-Ikhlas 4).
Ungkapan Allah Akbar, menganggap relatif segala
kekuasaan, kekayaan dan segala pengetahuan. Tuhan
lebih jauh dari persamaan dengan ciptaan-Nya. Adanya
Tuhan tidak sama dengan ?etre? (wujud), yang dipakai
dalam ?benda-benda itu ada?. Ia adalah sumber adanya
benda-benda itu dan tindakan yang menciptakan benda2
tsb. Ia bukan wujud tapi sebab dari wujud.
Inilah perbedaan dengan filsafat klasik atau filsafat
?etre?. Dengan demikian, fislafat Islam tidak dapat
terpengaruh oleh pantheisme (tindakan penciptaan tidak
akan sama dengan totalitas ciptaannya). Ia selalu
lebih jauh, lebih tinggi. Pemikiran Islam tidak dapat
melahirkan konsepsi fatalis dari determinisme
3) Menguatkan transendensi = mengakui keunggulan
norma-norma mutlak yang tidak dapat diambil dari akal.
Jika mungkin orang ?membuktikan? adanya Tuhan dengan
akal saja, maka iman tak mempunyai peran lagi., dan
tak mempunyai pilihan atau resiko dalam menentukan
cara bertindak didunia. Pengorbanan Ibrahim (as) telah
meletakkan keimanan dalam derajat yang sesungguhnya,
lebih tinggi dari moral, logika, dan akal.
Atheisme seperti positivisme adalah akal yang tidak
sadar akan batas-batasnya dan postulat-postulatnya
?
Setelah berusaha selama bertahun-tahun secara untuk
menjelaskan secara ringkas apa yang dimaksud dengan
transendensi dan pemikiran AlQur?an yang memungkinkan
dapat menerangkan dengan tepat, adalah penting utk
menjelaskan mengapa saya menemukan dalam Islam suatu
cara menghayati transendensi yang pasti telah
dilakukan secara menakjubkan oleh orang2 Kristen,
perorangan bukan oleh masyarakat.
Sub Bab 6:?Pengalaman-pengalaman yang dihayati tentang
transendensi?, gak jadi dicuplik deh karena isinya
pengalaman Garaudy di penjara dan isi surat yang dia
terima, juga banyak foto.
[insyaallah bersambung]?
wassalam,
__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Transendensi Tuhan thdp Manusia dalam AlQur'an (Wasiat filsafat R. Garaudy)