[nasional_list] [ppiindia] Tindak Kelompok Anarkis
- From: "RM Danardono HADINOTO" <rm_danardono@xxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Sat, 29 Apr 2006 21:02:38 -0000
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **"Menurut dia, FBR tidak berhak
melarang masyarakat menyampaikan
aspirasi, apalagi sampai mengancam mengusir seseorang dari wilayah
Ibukota, termasuk Inul Dasatista..."
Ya ampun, belum SI ditegakkan,belum negara Islam Indonesia
didirikan, kelompok Muslim nekad sudah pamer kekuatan.
Mana "keteduhan" dan "sinar Islam" yang mbak Aris dengung dengungkan?
Salam
danardono
SUARA PEMBARUAN DAILY
---------------------------------------------------------------------
-----------
Tindak Kelompok Anarkis
[JAKARTA] Sejumlah aktivis, artis, dan praktisi hukum yang tergabung
dalam Alian- si Bhinneka Tunggal Ika (ABTI), mendesak Kapolda Metro
Jaya, Irjen Pol Firman Gani agar tidak segan menindak kelompok
masyarakat yang terbukti melakukan ancaman bahkan tindak kekerasan
lingkungan.
ABTI menilai, aksi teror berbentuk apa pun, jangan dibiarkan
berkembang, apalagi berlarut-larut ditangani oleh petugas. Komunitas
masyarakat yang mengklaim cinta perdamaian tersebut, juga minta
perlindungan Polda Metro Jaya terkait ancaman dari Forum Betawi
Rempug (FBR) terhadap orang-orang yang dianggap menolak Rancangan
Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi (RUU APP) via media masa.
Demikian diungkapkan oleh Koordinator ABTI, Yeni Rosa Damayanti,
didampingi artis dan praktisi hukum, antara lain Nurul Arifin dan
Ketua PBHI Jhonson Panjaitan, pada pertemuan dengan Kapolda Metro
Jaya, Irjen Pol Firman Gani, di ruang kerja Kapolda, Jumat (28/4)
siang.
Perlindungan
Menurut Yeni, pokok kehadirannya bersama anggota ABTI selain
mendesak pimpinan Polda untuk tidak ragu memanggil, memeriksa,
hingga mengambil langkah hukum terhadap massa yang terbukti
bertindak anarkis juga minta perlindungan soal ancaman teror itu.
Fakta adanya ancaman dari massa di Ibukota akan "menyerang" orang-
orang yang menolak RUU APP adalah kategori tindakan main hakim
sendiri.
Yeni mengatakan, soal perbedaan pendapat dalam RUU tersebut, adalah
wajar dan jangan segan diperdebatkan.
Sedangkan Nurul Arifin menyatakan prihatin atas ulah berlebihan dari
kelompok yang berunjuk rasa di rumah penyanyi dangdut, Inul
Daratista, di kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan.
Pengunjuk rasa tersebut, dinilai sudah berlebihan dengan menumbuhkan
ketakutan lingkungan. Mereka mendatangi rumah penyanyi asal Jember,
Jawa Timur tersebut, dengan cara-cara yang menakutkan.
Menurut Nurul, maraknya aksi unjuk rasa anarkis di Ibukota adalah
wajar menimbulkan rasa tidak aman dan nyaman di lingkungan.
Mengantisipasi kerawanan lingkungan itu, petugas jangan segan
mengambil tindakan tegas.
Menanggapi keluhan dan pengaduan anggota ABTI, Kapolda Metro Irjen
Pol Firman Gani mengatakan, pengamanan lingkungan, apalagi terkait
pengumpulan massa seperti gelar unjuk rasa yang dikhawatirkan
menimbulkan kerawanan lingkungan, adalah kewajiban petugas untuk
melakukan pengamanan maksimal.
Di tempat terpisah, Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, menyayangkan
tindakan FBR yang mengintimidasi beberapa tokoh masyarakat dan
selebritis yang menjadi peserta pawai budaya menolak RUU
Antipornografi dan Pornoaksi.
Menurut dia, FBR tidak berhak melarang masyarakat menyampaikan
aspirasi, apalagi sampai mengancam mengusir seseorang dari wilayah
Ibukota, termasuk Inul Dasatista. [J-9/G-5]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
- Follow-Ups:
- [nasional_list] [ppiindia] Re: Tindak Kelompok Anarkis
- From: Lina Dahlan
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Tindak Kelompok Anarkis
- [nasional_list] [ppiindia] Re: Tindak Kelompok Anarkis
- From: Lina Dahlan