[nasional_list] [ppiindia] Tidak Semua Serikat Pekerja Berunjuk Rasa
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Mon, 1 May 2006 00:31:43 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/052006/01/0101.htm
Sejumlah Pabrik di Bandung dan Cimahi Memilih Libur
Tidak Semua Serikat Pekerja Berunjuk Rasa
JAKARTA, (PR).-
Puluhan organisasi pekerja di seluruh Indonesia, Senin (1/5), bertepatan dengan
hari buruh internasional siap melakukan unjuk rasa damai di beberapa titik di
Jakarta. Organisasi pekerja akan mewaspadai masuknya penyusup dan provokator
yang ingin menunggangi unjuk rasa buruh dengan muatan-muatan tertentu.
Sekjen Kongres Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Rusli Yunus mengatakan,
pihaknya berjanji tidak akan mengeluarkan pernyataan politik, apalagi menuntut
pemerintah turun. Namun, KSPI murni hanya memperjuangkan kepentingan pekerja.
Rusli menilai, aksi buruh 1 Mei (Senin) atau dikenal dengan May Day kemungkinan
ditunggangi muatan politis, atau ditunggangi partai tertentu. "Kami juga tidak
ingin aksi itu dinodai kelompok tertentu yang berniat menimbulkan kerusuhan dan
memanfaatkan peringatan Hari Buruh Dunia bagi kepentingan politiknya," kata
Rusli ketika dihubungi "PR", Minggu (30/4).
Menurut Rusli, anggota KSPI yang akan berunjuk rasa hanya 40.000 pekerja,
meskipun yang terdaftar mencapai 100.000 orang. KSPI akan berkumpul di Gelora
Bung Karno lalu berorasi menolak rencana revisi UU No. 13/2003 tentang
Ketenagakerjaan (UUK).
KSPI akan mengirimkan 36 delegasi ke gedung DPR RI untuk menyampaikan
pernyataan sikap KSPI tentang Rencana Revisi UUK kepada Komisi IX DPR RI.
"Kami masih terus menunggu pengkajian lima perguruan tinggi (PT) terhadap UU
13/2003 itu. Tapi jangan ada pesanan. Kalau hasil pengkajian itu perlu revisi,
boleh, tapi jangan sekarang. Mungkin bisa tahun depan," kata Rusli.
Mengenai adanya tim akademis, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Bambang
Wirahyoso mempersilakan pengkajian kelayakan UUK tersebut. "Tim akademis
mengkaji secara teori, ya, silakan saja," tuturnya.
Tak demo
Sementara itu, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
Sjukur Sarto mengatakan semua unsur KSPSI sepakat untuk tidak turun pada 1 Mei.
Alasannya, Hari Pekerja KSPSI pada tanggal 20 Februari.
Namun, pada Rabu (3/5) sekitar 100.000 pekerja KSPSI akan berdemonstrasi menuju
DPR untuk menyerahkan tuntutan agar UUK tidak direvisi.
Ketua Presidium Nasional Federasi Serikat Pekrja BUMN Bersatu (FSP BUMN
Bersatu), Arief Poyuono mengatakan, peringatan hari buruh internasional tidak
perlu dilakukan dengan unjuk rasa besar-besaran. Justru momen hari buruh itu,
akan digunakan FSP BUMN Bersatu untuk memberikan sumbangsih pemikiran untuk
menyatukan kepentingan buruh dan pengusaha.
"Kami justru mengajak buruh dan pengusaha bersatu melawan pungutan liar,
korupsi, serta mendesak pemerintah dan DPR memaksimalkan pengelolaan dana
Jamsostek untuk kesejahteraan kaum buruh," kata Arief.
Jawa Barat
Sedangkan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jabar, Husein Alwi
mengatakan, aksi akan pula turut digelar tanggal 3-5 Mei. "Berdasarkan rencana,
3 Mei kami menggelar aksi ke Jakarta, dan untuk 4 dan 5 Mei kami akan menggelar
aksi di tempat masing-masing, artinya tidak keluar pabrik," ungkap Husein.
Para buruh yang tergabung dalam Aliansi Penolakan Amandemen UUK Kota Cimahi,
memilih menggelar aksinya di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monpera),
Jln. Dipati Ukur, Bandung. Menurut kordinator lapangan aliansi tersebut,
Tatang, tempat itu dipilih sebagai simbol perjuangan buruh yang merupakan
bagian dari rakyat Jawa Barat.
Diperkirakan, 8.000 dari 20.000 buruh Cimahi ikut dalam aksi tersebut. "Tidak
semua buruh ikut karena 60 % perusahaan di Cimahi meliburkan pekerjanya,"
ujarnya.
Sedangkan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar, Dedi Wijaya
mengatakan, sebagian besar pabrik di Cimahi dan Bandung Selatan akan tutup.
"Kami percaya kepada aparat kepolisian, tetapi kami tidak ingin rugi jika
kejadian sebelumnya terulang kembali. Karena itu kemungkinan besar sebagian
besar pabrik akan tutup," ungkap Dedi.
Hal serupa disampaikan Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jabar, Ade
Sudrajat. Menurut dia, API menyarankan semua pabrik untuk meliburkan pekerja,
dan mengganti 1 Mei dengan hari libur nasional, agar tidak ada kerugian yang
harus ditanggung pengusaha.
Langsung ke pakar
Berkenaan dengan penunjukan lima universitas oleh Presiden untuk mengkaji UUK
secara akademis, beberapa waktu lalu, Mendiknas mengeluarkan surat penunjukan
secara langsung kepada 15 pakar di beberapa universitas.
Menurut Koordinator Humas Universitas Padjadjaran (Unpad), Drs. Hadi Suprapto
Arifin, M.Si., Unpad, salah satu universitas yang semula ditunjuk, tidak
terlibat secara institusional dalam pengkajian draf revisi UUK ini. "Dari Unpad
sendiri ada tiga pakar yang ditunjuk," ujarnya ketika dikonfirmasi, Minggu
(30/4).
Menjelang peringatan hari buruh itu, pihak keamanan telah mempersiapkan
kemungkinan demo besar-besaran. Dari pengamatan "PR", aparat keamanan baik dari
unsur kepolisian telah mendirikan tenda-tenda di beberapa lokasi seperti di
Kawasan Silang Monas, di kolong-kolong Jembatan Semanggi.
(A-151/A-155/A-158/A-130/A-84/)***
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Tidak Semua Serikat Pekerja Berunjuk Rasa