[nasional_list] [ppiindia] Re: lampu lalu-lalang

** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org ** 
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ** 
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
"...Dan bagaimana keasingan kita pada diri kita sendiri. Keterasingan 
yang dibuat oleh diri sendiri. Menciptakan garis tegas antara saya-
kamu..."

***** Inilah mas, yang sangat mencekam. Terlalu banyak para penganut 
agama bicara memakai kata AKU, agamaKU. Kami dan mereka.

Bangsa ini, dalam keprihatinan yang menggebu, membutuhkan satu kata: 
Kita.

Kami yang sempurna, kami yang tercerahkan, kami yang terselamatkan, 
kami yang tauhid, kami, kami, kami.

Bilamana kita berkata: Kita bangun haridepan kita, kita atasai 
kemiskinan kita, kita tingkatkan pendidikan kita. Kita makmurkan 
bangsa kita..

Tanpa pagar. Antara kami dan mereka..

salam

danardono





--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Rio Wardhanu" <Rio.Wardhanu@xxxx> 
wrote:
>
> ::: Lampu Lalu-Lalang:::
>  
> KETERASINGAN
> oleh: Rio Wardhanu
>  
>  
> Semoga keluhuran cita-cita menjadi penerang hati dalam mengatasi
> kesulitan hidup saat ini,
> Sahabatku,
> Modern berbeda sekali artinya dengan modest. Seakan-akan hal-hal 
modern
> akan selalu bertolak belakang dengan kerendahan hati.
> Yup, kerendahan hati. Sebuah nilai terpuji yang semakin langka saat 
ini.
>  
> Tapi sekarang, saya sedang tidak ingin membicarakan hal ini. Mungkin
> lain kali.
> Saat ini saya sedang senang-senangnya mengamati begitu cepatnya
> akselerasi perkembangan teknologi dan ekonomi sehingga mengubah pola
> pikir-pola tindak-pola respon kita, terlebih generasi setelah kita. 
>  
> Anak-anak di Jepang, saat ini amat menggandrungi untuk memelihara
> serangga (kumbang) kepik tanduk, yang sekilas seperti miniatur  
hewan
> purba rhinoceratops. Saking sayang dan menikmati klangenannya itu,
> mereka tak henti-hentinya mengajak bermain si binatang peliharaan.
> Seusai pulang Sekolah-hingga malam hari.
> Lambat laun, si kumbang melemas, karena diajak bermain berjam-jam
> lamanya tiada henti, sehingga pada kala-nya kumbang ini mati.
> Lalu apa reaksi anak-anak tersebut? Anak-anak itu dengan lantang
> berteriak pada orangtuanya:
> "Dadddy, ayo cepat! si Rino perlu diganti baterainya. Aku mau main
> lagi!"
>  
> Bagaimana dengan Negeri kita?
> Begitu banyak anak kecil yang tak tahu lagi dolanan yang begitu 
asyik
> untuk dimainkan: gobak sodor, petak umpet, tokle, gundu, dan 
setumpuk
> mainan lainnya.
> Meraka asing terhadap dolanan macam ini.
>  
> Masa kini begitu asing bagi diri kita pribadi. 
> Bukankah setiap orang baru merasakan hidup sekali, tanpa pernah ada 
yang
> punya pengalaman sebelumnya?
>  
> Asing, bukan selamanya berarti sesuatu yang bukan dari kita.
> Asing adalah tidak kenal. Asing adalah jarang bertemu. Asing adalah 
tak
> pernah bertegur sapa.
> Adalah asing antara hukum dan keadilan di Indonesia, seperti 
Goenawan
> Mohammad pernah menulis di Catatan pinggirnya: 
> "Pengadilan dan Keadilan di Negeri Afrika Selatan (semasa Apartheid)
> adalah layaknya saudara sepupu. Mereka bersaudara dekat, namun tak
> pernah bertegur sapa"
>  
> Asing juga manakala ada pikiran pengamat hukum yang menilai sebuah
> kinerja MA hanya dari ukuran aksesbilitas kita untuk memasuki situs
> resminya. Pikiran yang tak salah, namun cukup asing sebagai sebuah
> ukuran yang berani dipublikasikan dalam ranah publik lewat surat 
kabar
> terkemuka.
>  
> Namun ada lebih berbahaya dari sekadar asing-asing di atas, yakni
> terasing dan mengasingkan.
>  
> Rosa Brooks, lewat The Los Angeles Times (1 Oktober 2005), menulis
> artikel apik dengan judul: "The Dark Side of Faith: Too much 
religion is
> dangerous".
> Bagaimana dunia dalam keadaan yang begitu asing bagi setiap umat
> manusia, tanpa kecuali. Islam asing sekali dengan ajaran Kristen. 
Dan
> Umat Islam mengasingkan diri dari ajaran umat lain. 
> Jangankan dengan ajaran yang berbeda. Bagaimanakah begitu asingnya
> sebagian umat Islam dengan keAhmadiyahan sebagian umat yang lain.
> Bagaimana keterasingan juga disampaikan oleh seseorang yang 
melakukan
> ritual Sholat dengan memakai dua bahasa.  
> Dan bagaimana keasingan kita pada diri kita sendiri. Keterasingan 
yang
> dibuat oleh diri sendiri. Menciptakan garis tegas antara saya-kamu. 
>  
> Semoga saja keimanan kita kepada Tuhan, tidak mengasingkan kita 
terhadap
> manusia lainnya.
>  
> Kayumanis, 27 Oktober 2005.
>  
>  
> *Lampu lalu-lalang terinspirasi dari lamunan penulis di pinggir 
jalan.
> Menikmati malam dengan kelebat lampu-lampu yang bergegas, tanpa 
pernah
> memperhatikan penyeberang jalan.
>  
>  
>  
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Other related posts: