[nasional_list] [ppiindia] Re: lampu lalu-lalang
- From: "RM Danardono HADINOTO" <rm_danardono@xxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Thu, 27 Oct 2005 11:58:37 -0000
** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org **
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
"...Dan bagaimana keasingan kita pada diri kita sendiri. Keterasingan
yang dibuat oleh diri sendiri. Menciptakan garis tegas antara saya-
kamu..."
***** Inilah mas, yang sangat mencekam. Terlalu banyak para penganut
agama bicara memakai kata AKU, agamaKU. Kami dan mereka.
Bangsa ini, dalam keprihatinan yang menggebu, membutuhkan satu kata:
Kita.
Kami yang sempurna, kami yang tercerahkan, kami yang terselamatkan,
kami yang tauhid, kami, kami, kami.
Bilamana kita berkata: Kita bangun haridepan kita, kita atasai
kemiskinan kita, kita tingkatkan pendidikan kita. Kita makmurkan
bangsa kita..
Tanpa pagar. Antara kami dan mereka..
salam
danardono
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Rio Wardhanu" <Rio.Wardhanu@xxxx>
wrote:
>
> ::: Lampu Lalu-Lalang:::
>
> KETERASINGAN
> oleh: Rio Wardhanu
>
>
> Semoga keluhuran cita-cita menjadi penerang hati dalam mengatasi
> kesulitan hidup saat ini,
> Sahabatku,
> Modern berbeda sekali artinya dengan modest. Seakan-akan hal-hal
modern
> akan selalu bertolak belakang dengan kerendahan hati.
> Yup, kerendahan hati. Sebuah nilai terpuji yang semakin langka saat
ini.
>
> Tapi sekarang, saya sedang tidak ingin membicarakan hal ini. Mungkin
> lain kali.
> Saat ini saya sedang senang-senangnya mengamati begitu cepatnya
> akselerasi perkembangan teknologi dan ekonomi sehingga mengubah pola
> pikir-pola tindak-pola respon kita, terlebih generasi setelah kita.
>
> Anak-anak di Jepang, saat ini amat menggandrungi untuk memelihara
> serangga (kumbang) kepik tanduk, yang sekilas seperti miniatur
hewan
> purba rhinoceratops. Saking sayang dan menikmati klangenannya itu,
> mereka tak henti-hentinya mengajak bermain si binatang peliharaan.
> Seusai pulang Sekolah-hingga malam hari.
> Lambat laun, si kumbang melemas, karena diajak bermain berjam-jam
> lamanya tiada henti, sehingga pada kala-nya kumbang ini mati.
> Lalu apa reaksi anak-anak tersebut? Anak-anak itu dengan lantang
> berteriak pada orangtuanya:
> "Dadddy, ayo cepat! si Rino perlu diganti baterainya. Aku mau main
> lagi!"
>
> Bagaimana dengan Negeri kita?
> Begitu banyak anak kecil yang tak tahu lagi dolanan yang begitu
asyik
> untuk dimainkan: gobak sodor, petak umpet, tokle, gundu, dan
setumpuk
> mainan lainnya.
> Meraka asing terhadap dolanan macam ini.
>
> Masa kini begitu asing bagi diri kita pribadi.
> Bukankah setiap orang baru merasakan hidup sekali, tanpa pernah ada
yang
> punya pengalaman sebelumnya?
>
> Asing, bukan selamanya berarti sesuatu yang bukan dari kita.
> Asing adalah tidak kenal. Asing adalah jarang bertemu. Asing adalah
tak
> pernah bertegur sapa.
> Adalah asing antara hukum dan keadilan di Indonesia, seperti
Goenawan
> Mohammad pernah menulis di Catatan pinggirnya:
> "Pengadilan dan Keadilan di Negeri Afrika Selatan (semasa Apartheid)
> adalah layaknya saudara sepupu. Mereka bersaudara dekat, namun tak
> pernah bertegur sapa"
>
> Asing juga manakala ada pikiran pengamat hukum yang menilai sebuah
> kinerja MA hanya dari ukuran aksesbilitas kita untuk memasuki situs
> resminya. Pikiran yang tak salah, namun cukup asing sebagai sebuah
> ukuran yang berani dipublikasikan dalam ranah publik lewat surat
kabar
> terkemuka.
>
> Namun ada lebih berbahaya dari sekadar asing-asing di atas, yakni
> terasing dan mengasingkan.
>
> Rosa Brooks, lewat The Los Angeles Times (1 Oktober 2005), menulis
> artikel apik dengan judul: "The Dark Side of Faith: Too much
religion is
> dangerous".
> Bagaimana dunia dalam keadaan yang begitu asing bagi setiap umat
> manusia, tanpa kecuali. Islam asing sekali dengan ajaran Kristen.
Dan
> Umat Islam mengasingkan diri dari ajaran umat lain.
> Jangankan dengan ajaran yang berbeda. Bagaimanakah begitu asingnya
> sebagian umat Islam dengan keAhmadiyahan sebagian umat yang lain.
> Bagaimana keterasingan juga disampaikan oleh seseorang yang
melakukan
> ritual Sholat dengan memakai dua bahasa.
> Dan bagaimana keasingan kita pada diri kita sendiri. Keterasingan
yang
> dibuat oleh diri sendiri. Menciptakan garis tegas antara saya-kamu.
>
> Semoga saja keimanan kita kepada Tuhan, tidak mengasingkan kita
terhadap
> manusia lainnya.
>
> Kayumanis, 27 Oktober 2005.
>
>
> *Lampu lalu-lalang terinspirasi dari lamunan penulis di pinggir
jalan.
> Menikmati malam dengan kelebat lampu-lampu yang bergegas, tanpa
pernah
> memperhatikan penyeberang jalan.
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Re: lampu lalu-lalang