[nasional_list] [ppiindia] Re: Syariat ISlam again (Mbah Danar)

** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **cool down mbak, rugi lah 
marah-marah...:-)
Pertanyaan mbah itu kalo diteliti memang telah bergeser menjadi bbrp 
masalah dalam konteks Islam:
1) Wanita menjadi pemimpin negara (negara multi)
2) Non-Muslim menjadi pemimpin dalam negara Islam

Rasanya, kalau masalah no. 2 itu impossible lah. Sedang Masalah no. 
1 sudah banyak didiskusikan.

Mbak, tidaklah perlu mengajak seseorang utk mengerti Islam dengan 
cara harus memeluk Islam dahulu. Memeluk sesuatu agama itu bukan 
urusan kita, itu urusan Allah SWT saja dan hanya melalui hidayahNya 
yang bisa membuat seseorang memeluk Islam.

Hari ini, saya membaca koran Republika tentang Ekonomi Syariah yang 
berjudul "Ekonomi Islam itu Adil dan Indah". Seorang Guru Marketing 
Hermawan Kertajaya (seorang pemeluk Katolik)sangat paham akan 
marketing syariah dan ikut mengembangkan nilai marketing Islami. 
Inikan lebih penting: seorang non muslim menjalankan esensi ajaran 
Islam yang universal. Seorang non muslim mengakui keuniversalan 
ajaran Islam. Katanya, "Islam agama yang universal dan komprehensif. 
Guidancenya lengkap. Ada petunjuk utk seorang pedagang, kepala 
negara, seorang anak, seorang panglima perang, dan semuanya...Ajaran 
Islam itu dapat dipakai semua orang..."

Perkataannya itu mengingatkan saya akan nasehat seorang Buya Hamka 
bagaimana dalam memilih suatu kitab suci. Intinya, pilihlah kitab 
suci yang mengajarkan semuanya.

wassalam,
--- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, aris solikhah <fm_solihah@...> 
wrote:
>
> Mbah Danar,
>   Sungguh aris ingin marah, karena Anda, dalam setipa diskusi 
banyak sekali mencampuri urusana agama orang lain, dan Anda sendiri 
kurang memahami syariat ISlam yang dibingkai keimanan pada Tuhan 
yang tak mempunyai anak, ibu dan bapak.  
>    
>   Bukankah aris juga selalu berusaha untuk menghindari diskusi 
silang agama untuk menghargai Anda dan agama Anda. Kalaupun sampai 
memaksa untuk mengurai tentang diskusi antar agama, itu berawal dari 
pertanyaan yang mbah lontarkan dulu. Kenapa Mbah tak menguraikan 
saja konsep seluruh aspek kehidupan berupa tatanan sistem  diseluruh 
aspek kehidupan yang  Anda dalam agama Anda, bukannya selalu isinya.
>    
>   Pada tataran aqidah saja, Anda nggak yakin dengan Islam apalagi 
ingin berbicara tentang syariat ISlam. Berbicaralah tentang agama 
Anda seperti mang Ucup. 
>   Bila mbah ingin berbicara tentang syariat Islam, aris sarankan 
mbah masuk agama Islam dahulu........, jika tidak plis mbah. KAlau 
aris memakai dalil-dalil Al Quran, mana Anda percaya lha wong pada 
Tuhan yang menurunkan Al Quran saja, mbah kurang yakin atau tak 
mengimaninya. Maaf mbah....
>    
>   salam,
>   aris
>    
>    
>   
> RM Danardono HADINOTO <rm_danardono@...> wrote:
>   --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, aris solikhah 
> wrote:
> >
> > 
> > MAs RD,
> > Bolehkah aris bertanya? Apakah mas memahami konsep SI
> > yang mengatur toleransi dalam perbedaan agama? (aris
> > berulang kali menulisnya dimilis ini)MOhon ditelaah
> > dulu sebelum ditolak....seperti RUU APP, telaah dulu
> > degan hati yang jernih sebelum menolaknya.
> > 
> > Yusuf Kalla, Abu Bakar Ba'asyir, Mas RD atau umat
> > Muslim di sini punya hak pilih untuk menjadi khalifah.
> > Syaratnya setuju SI dulu. KArena seorang Khalifah
> > merupakan pelaksana syariat Islam. Dia memimpin negara
> > Islam berlandasakan aqidah Islam dan syariat ISlam.
> > 
> 
> 
> 
> DH: Wanita boleh jadi khalif nggak? Wanita cerdas di negara negara 
> lain boleh lho
> 
> Lalu Non Islam boleh gak jadi khalif? Kalau nggak, mana mungkin 
> mereka ikut mendukung berdirinya negara agama untuk umat Islam ini?
> 
> Salam
> 
> Danardono
> 
> > Selain itu silakan merenungi dirilah... apakah diri
> > masing-masing itu capable terutama memahami secara
> > mendalam dan mengaplikasikan SI dengan baik. Karena
> > faktor utama seorang pemimpin khilafah adalah
> > ketakwaannya. BUkan karena harta, jabatan atau alasan
> > materi lain....wallahu'alambishawab
> > So.. jika mas RD memahami konsep SI dan setuju SI,
> > maka mas berpeluang juga jadi khalifah. Saat ini jalan
> > menuju ke sana baru dirintis mas masih
> > jauh....alon-alon asal kelakon.
> > 
> > salam,
> > aris
> > 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
*********************************************************************
******
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> 
*********************************************************************
******
> 
_____________________________________________________________________
_____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
> 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
> 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> pustaka tani 
>   nuraulia
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Other related posts: