[nasional_list] [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- From: A Nizami <nizaminz@xxxxxxxxx>
- To: lisi <lisi@xxxxxxxxxxxxxxx>, ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Tue, 26 Sep 2006 22:34:20 -0700 (PDT)
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Assalamu'alaikum wr wb,
Pada acara Oprah Winfrey diberitakan bagaimana seorang
jurnalis wanita membongkar praktek perdagangan wanita
Meksiko ke AS untuk dijadikan pelacur.
Dalam sehari seorang wanita dipaksa melayani sampai 40
pria. Setiap bulannya ada 2.000 wanita Meksiko yang
dipaksa jadi pelacur dan dijual ke tempat-tempat
pelacuran di AS.
Di Indonesia juga begitu. Ribuan bahkan mungkin
puluhan ribu wanita dipaksa dijual sebagai budak seks
ke tempat-tempat pelacuran di Batam dan Singapura
setiap tahunnya.
Kita harus paham bahwa di tempat pelacuran, wanita
merupakan komoditi. Barang dagangan. Para "pembeli"
tidak puas dengan barang yang itu-itu saja. Mereka
ingin barang "baru". Barang yang "segar." Pelacur
berumur 40 tahun ke atas sulit mendapatkan pelanggan.
Akibatnya terjadilah perdagangan perempuan (terutama
yang masih muda/gadis) untuk dijadikan pelacur.
Selama tempat pelacuran tidak dilarang, selama itu
pula mereka akan memperdagangkan wanita agar tempat
pelacurannya lebih laris/menarik.
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina
itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan
yang buruk." [Al Israa':32]
Wassalam
http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/09/tgl/27/time/121413/idnews/683546/idkanal/10
SBY Prihatin Perdagangan Orang
Nurfajri Budi Nugroho - detikcom
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
menilai praktek perdagangan orang di Indonesia telah
mencapai kondisi yang memprihatinkan. Jaringan
perdagangan orang makin rapi dan luas serta keluar
batas wilayah negara.
Demikian pendapat SBY yang disampaikan oleh Menteri
Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta dalam raker
dengan Pansus RUU Pemberantasan Tindak Pidana
Perdagangan Orang (PTPPO) di Gedung DPR, Senayan,
Jakarta, Rabu (27/9/2006).
"Tindak pidana ini dikategorikan sebagai tindak pidana
transnasional yang terorganisasi," ujar Meutia.
Dia mengatakan, perdagangan orang telah memberikan
dampak fisik, psikologis, dan sosial yang berat bagi
korban. "Terutama perempuan dan anak-anak yang
menderita luar biasa. Ini melanggar HAM dan
merendahkan martabat bangsa," ujarnya.
Meutia pun menyampaikan harapan SBY agar RUU PTPPO
memuat materi-materi yang mencakup langkah penanganan,
pencegahan dan penanggulangan dengan bekerjasama
lintas sektoral dan lintas negara.
"Perlu dipertimbangkan untuk menyesuaikan dengan
konvensi PBB melawan kejahatan perdagangan
transnasional berikut protokol-protokol yang terkait,"
saran Meutia. (san/sss)
===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: media-dakwah-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
http://www.media-islam.or.id
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
mailto:ppiindia-fullfeatured@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
- Follow-Ups:
- [nasional_list] Re: [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- From: Nugroho Dewanto
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- » [nasional_list] Re: [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- » [nasional_list] Re: [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- » [nasional_list] Re: [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- » [nasional_list] Re: [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- » [nasional_list] Re: [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- » [nasional_list] Re: [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- [nasional_list] Re: [ppiindia] Perdagangan Wanita dan Pelacuran
- From: Nugroho Dewanto