[nasional_list] [ppiindia] Pengusaha Ancam Buruh

** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.indomedia.com/bpost/042006/30/depan/nas1.htm

Pengusaha Ancam Buruh



Jakarta, BPost
Rencana buruh memperingati Hari Buruh Sedunia (Mayday) dan demo menolak revisi 
UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, Senin (1/5), membuat kalangan 
pengusaha panik. Mereka pun mengancam memberikan sanksi kepada buruh dengan 
alasan mangkir kerja. 

"Itu kan hari kerja. Pemerintah belum menyatakan 1 Mei sebagai hari libur 
nasional," kata Ketua Dewan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) 
Anton J Supit.

Hal itu disampaikannya pada wartawan di sela acara Forum Rembug Nasional 
Pengusaha-Pekerja di Hotel Aryadutta, Jakarta, Sabtu (29/4). Hak memberi sanksi 
tercantum dalam UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. 

Namun, menurut Supit, pemberian sanksi diserahkan kepada kebijakan perusahaan 
masing-masing. Sebab ada juga pengusaha yang mengizinkan pekerjanya turun ke 
jalan.

Apindo tidak punya kapasitas memberi instruksi pada anggotanya untuk sepakat 
menjatuhkan sanksi. "Tapi kalau saya akan beri sanksi," tambah Supit. 

Sementara itu Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) 
Jacob Nuwa Wea menginstruksi anggotanya tidak turun ke jalan Senin karena 
mereka punya hari buruh sendiri. "Kita punya hari pekerja 20 Februari," kata 
mantan menteri tenaga kerja ini dengan semangat meski sedang opname di sebuah 
rumah sakit Singapura. 

Ketua KSPSI Sjukur Sarto yang dihubungi di Jakarta, mengatakan 100 ribu 
anggotanya turun ke jalan, Rabu (3/4). "Kami akan menyerahkan tuntutan kami ke 
DPR RI. Kami minta agar UU No 13/2003 tidak direvisi," kata Sjukur. 

KSPSI adalah organisasi buruh terbesar di tanah air dengan anggota sekitar 4,8 
juta pekerja. Awal April lalu, KSPSI berdemo. Sejumlah oknum melakukan 
pengrusakan di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Thamrin. 

Sementara itu Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten akan bergabung dengan SPN 
dari daerah lain untuk memperingati Mayday di Jakarta. "Hingga Sabtu sekitar 30 
ribu buruh sudah mendaftar untuk ikut berpartisipasi menolak revisi UU No 
13/2003," kata Koordinator Lapangan Aksi Buruh Banten Puji Santoso di Serang.

Peringatan Mayday oleh 100 ribu buruh se-Jabodetabek menelan biaya Rp1 miliar. 
Dana tersebut berasal dari saweran. Setiap buruh menyumbang Rp10 ribu untuk 
transportasi dan konsumsi.

"Kalau dihitung 100 ribu orang dengan Rp1 miliar itu kecil, berbeda kalau 
pengusaha yang menggelar pesta," kata Sekjen Federasi Serikat Pekerja Seluruh 
Indonesia (FSPSI) Reformasi Muhammad Rodja usai diskusi tenaga kerja di Plaza 
Semanggi, Jakarta, kemarin.

Para awak bus Transjakarta mengaku ngeri apabila harus menembus jalur demo 
buruh Senin mendatang. "Pengalaman saya dan teman-teman terjebak massa buruh 
yang memaksa penumpang turun dari bus beberapa waktu lalu masih menghantui. 
Namun beroperasi tidaknya pada Senin terserah instruksi pimpinan," kata Deni 
(40) salah seorang pengemudi bus Transjakarta di Jakarta, Sabtu. 

Menanggapi hal ini, jajaran operasional Badan Pengelola Transjakarta Busway 
melakukan rapat. Mereka mungkin akan stop operasi Senin.dtc/ant


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Other related posts: