[nasional_list] [ppiindia] Pengusaha Ancam Buruh
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 30 Apr 2006 19:53:54 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.indomedia.com/bpost/042006/30/depan/nas1.htm
Pengusaha Ancam Buruh
Jakarta, BPost
Rencana buruh memperingati Hari Buruh Sedunia (Mayday) dan demo menolak revisi
UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, Senin (1/5), membuat kalangan
pengusaha panik. Mereka pun mengancam memberikan sanksi kepada buruh dengan
alasan mangkir kerja.
"Itu kan hari kerja. Pemerintah belum menyatakan 1 Mei sebagai hari libur
nasional," kata Ketua Dewan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)
Anton J Supit.
Hal itu disampaikannya pada wartawan di sela acara Forum Rembug Nasional
Pengusaha-Pekerja di Hotel Aryadutta, Jakarta, Sabtu (29/4). Hak memberi sanksi
tercantum dalam UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.
Namun, menurut Supit, pemberian sanksi diserahkan kepada kebijakan perusahaan
masing-masing. Sebab ada juga pengusaha yang mengizinkan pekerjanya turun ke
jalan.
Apindo tidak punya kapasitas memberi instruksi pada anggotanya untuk sepakat
menjatuhkan sanksi. "Tapi kalau saya akan beri sanksi," tambah Supit.
Sementara itu Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
Jacob Nuwa Wea menginstruksi anggotanya tidak turun ke jalan Senin karena
mereka punya hari buruh sendiri. "Kita punya hari pekerja 20 Februari," kata
mantan menteri tenaga kerja ini dengan semangat meski sedang opname di sebuah
rumah sakit Singapura.
Ketua KSPSI Sjukur Sarto yang dihubungi di Jakarta, mengatakan 100 ribu
anggotanya turun ke jalan, Rabu (3/4). "Kami akan menyerahkan tuntutan kami ke
DPR RI. Kami minta agar UU No 13/2003 tidak direvisi," kata Sjukur.
KSPSI adalah organisasi buruh terbesar di tanah air dengan anggota sekitar 4,8
juta pekerja. Awal April lalu, KSPSI berdemo. Sejumlah oknum melakukan
pengrusakan di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Thamrin.
Sementara itu Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten akan bergabung dengan SPN
dari daerah lain untuk memperingati Mayday di Jakarta. "Hingga Sabtu sekitar 30
ribu buruh sudah mendaftar untuk ikut berpartisipasi menolak revisi UU No
13/2003," kata Koordinator Lapangan Aksi Buruh Banten Puji Santoso di Serang.
Peringatan Mayday oleh 100 ribu buruh se-Jabodetabek menelan biaya Rp1 miliar.
Dana tersebut berasal dari saweran. Setiap buruh menyumbang Rp10 ribu untuk
transportasi dan konsumsi.
"Kalau dihitung 100 ribu orang dengan Rp1 miliar itu kecil, berbeda kalau
pengusaha yang menggelar pesta," kata Sekjen Federasi Serikat Pekerja Seluruh
Indonesia (FSPSI) Reformasi Muhammad Rodja usai diskusi tenaga kerja di Plaza
Semanggi, Jakarta, kemarin.
Para awak bus Transjakarta mengaku ngeri apabila harus menembus jalur demo
buruh Senin mendatang. "Pengalaman saya dan teman-teman terjebak massa buruh
yang memaksa penumpang turun dari bus beberapa waktu lalu masih menghantui.
Namun beroperasi tidaknya pada Senin terserah instruksi pimpinan," kata Deni
(40) salah seorang pengemudi bus Transjakarta di Jakarta, Sabtu.
Menanggapi hal ini, jajaran operasional Badan Pengelola Transjakarta Busway
melakukan rapat. Mereka mungkin akan stop operasi Senin.dtc/ant
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Pengusaha Ancam Buruh