[nasional_list] Re: [ppiindia] Mohon Maaf, jika Saya Meragukan Anda adalah Mantan Muslimah

** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Sama tuh Mas Nizami ...
Jadi Mualaf lah ...
Ngaku mantan Biarawati lha, pastor lha ... pendeta lha ...
Etc ...
 
Masak melintir-lintir ayat di ALKITAB ...
Padahal sudah dibahasakan ke bahasa Indonesia ...
Gimana gak diterjemahin dari Bahasa Aslinya ...
Makin ngelantur kali tuh ...
 
 JODT
::          saya suka tuh baca Majalah HIDAYAH ...
            ngeliatin tingkah laku mualaf2 tsb ..
 
Mudah-mudahan jiwa-jiwa baru tidak pernah terpengaruh sama orang sesat
dan menyesatkan tersebut  ...
 
-----Original Message-----
On Behalf Of A Nizami
 
Kalau berbohong dihalalkan selama bisa memurtadkan
orang lain ke agamanya berarti agama tersebut tidak
benar.
 
Memang banyak pemurtad ini yang berbohong ngaku bekas
kiai lah, tapi menuduh Tuhannya ummat Islam batu
hitam. Padahal di surat Al Ikhlas jelas bahwa Tuhan
ummat Islam satu: Allah. Coba saja suruh baca bacaan
sholat, pasti tidak becus!
 
Agama para pemurtad itu sendiri saya lihat penuh
dengan kebohongan. Dari hari kelahiran Tuhan mereka
yang ternyata tidak benar (yang benar hari perayaan
Dewa Matahari orang Romawi/Solstice Day), hingga kitab
sucinya yang sampai 4 versi yang berbeda2 satu sama
lain.
 
Mudah2an ummat Islam tidak tertipu oleh orang yang
sesat dan menyesatkan tersebut.
 
--- isywara_mahendratto
<isywara_mahendratto@xxxxxxxxx> wrote:
 
> Pertama-tama perkenankan saya meminta maaf karena
> meragukan diri Anda 
> adalah Mantan Seorang Muslimah. Adapun keraguan tsb.
> disebabkan oleh :
> 
> 1. Banyaknya misi misi "penyamaran" yang bertujuan
> untuk memprovokasi 
> umat Islam. Seperti menggunakan baju koko tapi
> "bukan ke masjid", 
> pake jilbab tapi "jualan", ngakunya "Mantan Ustad"
> tapi tidak bisa 
> ngaji.  
>  
> 2. Setelah saya searching di file milis ppiindia
> tidak ada 
> postingan "Ny muslim" serta "muslim gelisah"
> sebagaimana yang Anda 
> katakan. (Jika ada tolong dilengkapi).
> 
> 3. Kalimat Anda yang menyebutkan "Saya adalah
> muslimah berjilbab yang 
> terkoyakkan" agak tendensius. Karena konsep ke
> imanan di dalam Islam, 
> seseorang yang memiliki keyakinan yang masih lemah,
> kecil kemungkinan 
> mengambil resiko yang lebih tinggi (seperti
> menggunakan jilbab), 
> kecuali pakai jilbab karena ingin mengambil hati
> suami dan setelah 
> suaminya kawin lagi, jilbabnya di lepas lagi
> (redaksi: pakai jilbab 
> karena orang lain).... he...he....he....    
> 
> 4. Kalaupun seseorang berpindah Agama hanya karena
> tidak nyaman 
> mensikapi rezim yang berkuasa, menurut saya
> alasannya amatlah, 
> terlalu dan sangat sangat ........ dangkal.
> 
> Tapi jika Anda benar mantan muslimah, pertanyaan
> saya adalah sedalam 
> apa Anda sudah mengenal Islam (baca tafsir Al
> Qur'an). Jika Anda 
> sendiri belum benar benar mendalami Islam kemudian
> Anda pindah agama, 
> bisa dimaklumi mengapa sampai saat ini Anda selalu
> gelisah dan 
> gelisah. 
> 
> Hal lain yang mungkin membuat Anda gelisah, lihat
> statement Anda yang 
> mengatakan "Saya jadi berfikir  kok sepertinya agama
> apa pun 
> sebenarnya menggelisahkan" menurut saya itu yang
> membuat Anda jadi 
> gelisah, karena yang namanya Agama itu untuk
> dirasakan (Red: 
> diyakini) baru kemudian difikirkan. Jadi memahami
> agama harus dimulai 
> dengan menggunakan otak kanan dulu (right brain),
> baru setelah itu 
> Anda analisa, karena hanya agama yang "benar" yang
> terbuka untuk di 
> analisis / difikirkan.
> 
> Menurut saya, sebelum memutuskan untuk "tidak
> beragama" pastikan dulu 
> kalau Anda sudah benar benar mempelajari "kitab"
> dari dua agama Anda 
> terdahulu. Dan jangan beragama karena "bandul
> politik" karena kalau 
> bandul nya pindah pindah ke 20 agama, apakah Anda
> juga akan pindah 
> pindah ke 20 agama ?
> 
> Saya hanya bisa mengucapkan "Selamat Memilih" bukan
> "Selamat Mencari".
> 
> Salam, 
>      
> --- In ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx, "Cornelia Winahyu"
> <cwinahyu@...> 
> wrote:
> >
> > menarik mengikuti diskusi di milis PPIINDIA ini.
> Sara seakan sudah 
> tidak ada
> > batasnya. Oleh karena itu saya jadi tertarik untuk
> nimbrung. 
> Menyimak
> > posting Ny muslim yang berjudul muslim gelisah,
> kok sepertinya 
> mewakili hati
> > saya. Saya adalah muslimah berjilbab yang
> "terkoyakkan". Dulu 
> [waktu masih
> > muslimah] saya sebenarnya juga gelisah. Gelisah
> karena rezim yang 
> berkuasa
> > tidak sedang "berpihak" pada komunitas kami.
> Karena orde baru dulu
> > bener-bener menindas komunitas muslim juga [lihat
> tulisan yang saya 
> kirim
> > melalui attachment]. Jadi siapa yang mengendalikan
> kekuasaan saat 
> itu
> > bener-bener mendikte pemerintahan dan ini
> bener-bener 
> menggelisahkan saya.
> > Oleh karena dalam perjalanan waktu saya berpikir
> saya harus 
> meninggalkan
> > keyakinan saya. Gayung pun bersambut, saya
> akhirnya menikah dengan 
> seorang
> > kristen.
> > 
> > Kini kok saya jadi gelisah dengan perkembangan
> "bandul" politik yang
> > berbalik, dan menggelisahkan saya. Saya jadi
> berfikir  kok 
> sepertinya agama
> > apa pun sebenarnya menggelisahkan. Ambisi-ambisi
> agama-agama ini 
> memang
> > menggelisahkan pemeluknya. Saya khawatir [semoga
> ini tidak benar] 
> bahwa
> > islam atau kristen berpotensi menggelisahkan. Dulu
> pemikiran 
> kristen banya
> > terakomodir oleh orde baru awal. Kini islam  yang
> terakomodir. Jadi 
> bisa
> > jadi kalau saat ini kristen yang terakomodir saya
> kira juga bisa 
> mendikte
> > penguasa. Jadi jangan-jangan perdebatan di milis
> ini hanya karena di
> > dasarkan kalah pengaruh saja? saya kok gelisah
> juga....atau lebih 
> baik tidak
> > beragama saja?...tolong baca attachment file saya,
> biar lebih
> > jelas....makasih
> > 
> > 
 


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Other related posts: