[nasional_list] [ppiindia] Meski Ambon Kembali Dikejutkan Bom, Warga

** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.kompas.com/kompas-cetak/0512/03/utama/2264738.htm

 
Meski Ambon Kembali Dikejutkan Bom, Warga 




Ambon, Kompas - Masyarakat Kota Ambon tidak panik atas sejumlah teror bom. 
Sebulan terakhir teror bom melanda kota bekas konflik itu, yakni menjelang 
Lebaran pada awal November dan Rabu (30/11) malam lalu di sebuah hotel di Ambon.

Kepala Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Ajun Komisaris Besar 
Leonidas Braksan, Jumat (2/12), mengatakan, teror kerap terjadi menjelang hari 
raya keagamaan.

Kompas menyaksikan kehidupan masyarakat Kota Ambon berlangsung normal. Mereka 
tidak terpengaruh atas teror bom. Kami tahu ada bom, tetapi kami serahkan 
kepada polisi, kata Alexander, warga Batu Meja.

Rabu malam lalu polisi mengamankan sebuah benda yang diracik seperti bom. Benda 
itu diletakkan di samping pintu masuk sebuah hotel bintang tiga di Kota Ambon. 
Setelah diteliti, benda tersebut hanya lempengan besi kosong yang dipasangi 
sumbu lalu dibungkus mirip bom. Menjelang Lebaran lalu, teror yang sama juga 
dilakukan. Saat itu bom diletakkan di Jalan Diponegoro.

Kami terus menjaga Kota Ambon dari aksi-aksi teror terutama menjelang Natal dan 
Tahun Baru. Kami aktif turun ke masyarakat melakukan sweeping sewaktu-waktu, 
katanya.

Ia mengatakan, razia dilakukan karena para pelaku teror di Maluku belum 
tertangkap, di antaranya Batar yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan di 
Ambon dan penyerangan pos Brimob di Loki, Seram Barat.

Kepala Kepolisian Resor Maluku Tengah Ajun Komisaris Besar I G Ngurah Gunawan 
mengatakan, pihaknya tengah mencari pengikut Batar untuk klarifikasi pengaduan 
masyarakat Haya. Warga mendatangi Markas Polres Maluku Tengah di Masohi, Kamis 
lalu, meminta polisi mencari 12 anak yang dikirim Batar ke Jawa.

Menurut keterangan, anak- anak Haya yang berusia 12-17 tahun itu akan 
disekolahkan di pesantren di Jawa. Namun, sejak kepergian mereka Juni lalu, 
sebagian orangtua tidak mengetahui keberadaan anak-anaknya tersebut.

Salah satu orangtua, Iqbal Hayoto (45), mengungkapkan, sejak kepergian 
putrinya, Ulia Zain Hayoto (16), dia tak pernah tahu keberadaan anak tersebut. 
Bertelepon dan berkirim surat pun tidak, katanya. Menurut Iqbal, ia merelakan 
putrinya ke Jawa untuk menambah pendidikan agama. Ulia diantar Uztadz Azar, 
salah seorang pengajar agama di Haya, dan Batar. Ikut dalam rombongan Ulia 
adalah empat anak lainnya. Sebelum rombongan Ulia, Batar telah mengirim tujuh 
anak ke Jawa.

Kepala Desa Haya Hasan Wailisa meminta polisi mengusut kasus pengiriman anak 
Haya ke Jawa itu. (zal)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/LeSULA/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Other related posts: