[nasional_list] [ppiindia] Mennakertrans Minta Buruh Tak Terprovokasi
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 30 Mar 2006 04:40:31 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **SUARA KARYA
KETENAGAKERJAAN
Mennakertrans Minta Buruh Tak Terprovokasi
Kamis, 30 Maret 2006
JAKARTA (Suara Karya): Mennakertrans Erman Soeparno menilai, rencana mogok
nasional buruh pada Sabtu mendatang (1/4) dipolitisisasi kelompok-kelompok
tertentu. Karena itu, dia meminta buruh agar tidak mudah terprovokasi. Menurut
Erman, tuntutan buruh - agar UU Nomor 13/ 2003 tentang Ketenagakerjaan tidak
direvisi - tidak harus diwujudkan dengan mogok nasional. "Masih bisa
didialogkan dengan pemerintah," katanya di Jakarta, Rabu. Erman mengemukakan,
selama ini buruh menerima informasi mengenai revisi UU No 13/2003 tidak utuh.
"Memang sosialisasi revisi belum merata. Tapi sepertinya ada yang memanipulasi
informasi," ujarnya.
Menurut Erman, pemerintah sudah cukup adil menunda revisi UU No 13/2003. Karena
itu, dia minta kaum buruh juga mengerti kepentingan pemerintah. "Pemerintah
justru berpihak kepada buruh agar bisa terus bekerja dan meningkatkan
kesejahteraan. Di sisi lain, perusahaan juga bisa tumbuh dan menciptakan
lapangan kerja baru," papar Erman.
Dia mengimbau buruh agar tidak terprovokasi melakukan penolakan terhadap revisi
UU No 13/2003. "Pada dasarnya revisi ini berkaitan dengan tumpang-tindih UU No
13/2003 dengan undang-undang lain. Misal dengan UU No 2/2004 tentang Mogok dan
PHK. Kalau tidak direvisi, UU No 13/2003 jadi membingungkan," ujar Erman.
Ihwal keberpihakan pemerintah kepada kaum buruh terkait UU No 13 tahun 2003,
juga ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika bertemu Asosiasi
Produsen Persepatuan Indonesia di Karawaci, Tangerang, Banten, Senin lalu
(27/3). Ketika itu, Yudhoyono mengemukakan, pemerintah selalu berpihak kepada
tenaga kerja selama mampu meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.
Menurut Erman, saat ini beberapa departemen di bawah koordinasi Bappenas tengah
menghimpun masukan mengenai penolakan atas revisi UU Nomor 13/2003. Karena itu,
dia meminta buruh agar tidak menanggapi gerakan yang justru hanya akan
merugikan buruh sendiri maupun pengusaha. "Jangan mogok nasional. Itu akan
merugikan secara nasional," katanya.
Sejumlah pasal dalam rancangan revisi UU No 13/2003 yang ditolak buruh, antara
lain, soal outsourcing yang dihapus karena soal tersebut sudah termuat di KUH
Perdata. Di samping itu, juga soal perpanjangan masa kontrak kerja.
Berdasarkan data, angka pengangguran saat ini mencapai sekitar 10,8 juta orang.
Itu belum termasuk pengangguran akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)
yang menurut Badan Pusat Statistik (BPS) berjumlah 426.000 orang. Asosiasi
Pengusaha Indonesia (Apindo) sendiri memperkirakan, tambahan pengangguran
sebagai dampak kenaikan harga BBM mencapai sekitar 600.000 orang. (Budi
Seno/Rully/Yons AR)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Mennakertrans Minta Buruh Tak Terprovokasi