[nasional_list] [ppiindia] Maumere dan Atambua Berangsur Pulih
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 23 Sep 2006 13:59:07 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.sinarharapan.co.id/berita/0609/23/sh01.html
Maumere dan Atambua Berangsur Pulih
Pelaku Kerusuhan Ditahan
Oleh
Norman Meoko
Jakarta - Situasi Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, dan Atambua, Nusa
Tenggara Timur (NTT), Sabtu (23/9) pagi, berangsur pulih, meski sejumlah pasar
tradisional serta pertokoan di kota tersebut masih tutup.
Aparat keamanan masih melakukan patroli di sejumlah ruas jalan.
Terkait kerusuhan, Jumat (22/9), Kapolda NTT Brigjen Robertus Belarminus
Sadarum yang dihubungi SH, Sabtu (23/9) pagi, mengatakan pihaknya telah menahan
sejumlah orang yang diduga kuat sebagai provokator dalam kerusuhan.
"Kami mengamankan sejumlah orang. Khusus untuk di Maumere, kami telah menahan
tiga orang pengendara sepeda motor yang mengajak warga untuk membakar fasilitas
umum, sedangkan untuk kejadian di Atambua kami telah mengindentifikasi tiga
sampai empat orang," kata Robert Sadarum.
Kapolda juga menyatakan kondisi Maumere dan Atambua telah kembali berangsur
pulih. Namun, pihaknya tetap melakukan pengamanan dengan menerjunkan aparat
untuk terus berpatroli keliling kedua kota tersebut.
"Kami juga memberlakukan jam malam di Kota Maumere dan Atambua. Warga dilarang
keluar rumah kecuali jika ada keperluan yang sangat mendesak. Aparat juga
diperintahkan untuk mengamankan sejumlah objek vital," katanya.
Kapolda menambahkan, untuk memperkuat pengamanan di Maumere dan Atambua, pihak
Polda NTT mendapat bantuan personel sebanyak 1 SSK Brimob dari Polda Bali serta
Mabes Polri.
Pengumumkan pemberlakuan jam malam di Maumere menyusul kerusuhan massa yang
membakar gedung kantor Pengadilan Negeri setempat oleh massa pendukung Tibo dkk
sekitar pukul 18.30 Wita dilakukan langsung oleh Bupati Sikka Alex Longinus.
Thomas, warga Maumere yang dihubungi SH, Sabtu (23/9) pagi, mengatakan
pengumuman jam malam itu langsung dilakukan Bupati Sikka Alex Longinus. "Pak
Bupati melarang warga yang tidak berkepentingan untuk keluar rumah," katanya.
Hal senada juga disampaikan Fabianus Toa. Ketua Serikat Petani Kabupaten Sikka,
ketika dihubungi SH, Sabtu (23/9) pagi, mengatakan kondisi di wilayahnya telah
kembali normal, meski di sana-sini aparat keamanan masih terus melakukan
pengamanan dengan patroli. "Situasi telah normal kembali," katanya.
Massa pendukung Tibo dkk, Jumat (22/9) malam, pukul 18.30 Wita membakar Gedung
Pengadilan Negeri Maumere.
Digali Kembali
Jenazah Dominggus da Silva yang Jumat pagi dikebumikan di TPU Kristen di
Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (22/9) malam, digali
kembali oleh sejumlah orang dari jemaat Gereja Santa Maria Palu.
Penggalian jenazah itu dihadiri sejumlah pengacara dari Pelayanan Advokasi dan
Perdamaian (PADMA) Indonesia, Romo Roberth Bethan, Roy Rening, dan Ignas
Iryanto, serta Pastor Jemmy Tumbelaka (mantan rohaniawan Tibo dkk).
Setelah berhasil diangkat dari liang lahat, jenazah Dominggus dievakuasi ke RSU
Woodward Bala Keselamatan Palu dengan pengawalan polisi dan sekitar 100 jemaat
gereja Santa Maria.
Selama satu jam berada di RSU Woodward, jenazah Dominggus dibersihkan,
memakaian jas dan peti mati yang baru. Jenazah selanjut dibawa ke Gereja Santa
Maria Palu untuk disemayamkan yang diawali dengan pelaksanaan misa pelepasan
yang diikuti sekitar 400 jemaat dan dipimpin MGR Josephus Suwantan MSc dari
kesukupan Manado.
Roy Rening, mantan kuasa hukum Dominggus, mengatakan tidak ada tanda-tanda
kekerasan saat baju jas yang dikenakan Dominggus dibuka. Ia hanya melihat
terdapat empat plester di dadanya.Sampai saat ini belum ada kepastian apakah
jenazah Dominggus akan diterbangkan ke Maumere, Kabupaten Sika, Nusa Tenggara
Timur atau dikuburkan di Beteleme, Kabupaten Morowali bersama Fabianus Tibo dan
Marinus Riwu. Namun, sumber SH menyebutkan, kemungkinan jenazah Dominggus da
Silva akan dimakamkan di Palu sambil menunggu pihak keluarga yang pagi ini
berangkat dari Maumere menuju Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah (Sulteng).
Tindak Tegas
Di Jakarta, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Waka Polri) Komjen
Adang Daradjatun telah memerintahkan aparatnya untuk tetap berjaga dan menindak
tegas para pelaku demostran maupun provokator yang telah melakukan perusakan di
Atambua, NTT.
"Hingga kini Mabes Polri telah mengirimkan pasukan tambahan ke Polda NTT 1 SSK
dan 1 Kompi dari Polda Bali. Polri juga telah menyiapkan pasukan cadangan,"
kata Adang Daradjatun, Jumat (22/9) siang di Mabes Polri. Waka Polri
menambahkan, meski kondisi demikian pihaknya tidak memberlakukan perintah
tembak di tempat.
Secara terpisah Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Muchtar Arifin menyatakan
pihaknya terus memantau daerah-daerah yang rawan kerusuhan pasca eksekusi
terhadap terpidana mati kasus kerusuhan Poso Tibo dkk, yaitu Atambua dan
Maumere. Jamintel menolak kalau kerusuhan ini disebut sebagai kecolongan.
Terkait dengan penyerangan LP di Atambua, Menhukham Hamid Awaluddin
mengungkapkan, jumlah narapidana di LP tersebut mencapai 205 orang. "Hingga
kini petugas saya sudah meninggalkan LP demi keamanan diri sendiri," katanya
dalam jumpa pers di Kantor Dephukham.
Wakil Presiden Jusuf Kalla, usai shalat Jumat di Kantor Wakil Presiden, Jumat
(22/9) siang, mengatakan, "Saya ingin sekali lagi sampaikan bahwa masalah Tibo
dkk itu bukan masalah agama dan juga bukan masalah suku. Jangan di bawah
seperti itu tapi masalah ini betul-betul hanya masalah hukum saja."
(erna dwi lidiawati/maya handhini/dina sasti damayanti/eddy lahengko/ant)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
mailto:ppiindia-fullfeatured@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Maumere dan Atambua Berangsur Pulih