[nasional_list] [ppiindia] Masyarakat Flores Tidak Boleh Memelihara Anjing
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Mon, 31 Jul 2006 22:07:09 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **KOMPAS
Selasa, 01 Agustus 2006
BASMI RABIES
Masyarakat Flores Tidak Boleh Memelihara Anjing
Kupang, Kompas - Guna membasmi virus rabies di Flores, Nusa Tenggara Timur,
masyarakat setempat harus bersedia membunuh semua anjing peliharaan yang
mengandung virus mematikan itu. Mereka harus bersedia tidak memelihara anjing
selama 2-3 tahun berturut-turut sampai virus itu benar-benar hilang dari daerah
tersebut.
Tenaga Fungsional Subdinas Penanggulangan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan
Nusa Tenggara Timur (NTT), entomolog Acep Effendy, di Kupang Senin (31/7),
mengatakan, dalam satu bulan terakhir ada dua warga di Kabupaten Sikka
meninggal dunia setelah digigit anjing. Mereka adalah Maria Mbe (17), warga
Kecamatan Paga, dan Nona (13) dari Kecamatan Sikka.
"Dari Januari-Juni 2006 ada 568 kasus gigitan anjing rabies. Setelah
divaksinasi sebagian besar selamat. Hanya dua meninggal, semua dari Kabupaten
Sikka. Dua yang meninggal dunia ini baru dibawa ke rumah sakit setelah delapan
bulan digigit," kata Effendy.
Ketika anjing itu menggigit, air liur yang mengandung virus rabies masuk ke
tubuh korban. Jika tidak segera divaksinasi, virus akan menyerang organ-organ
tubuh vital sampai rusak.
Meski kasus rabies sudah berlangsung sejak 1997 di Kabupaten Flores Timur,
masyarakat setempat belum memiliki komitmen untuk membasmi anjing-anjing
peliharaan sampai tuntas. Masyarakat begitu sayang terhadap anjing peliharaan
dibanding ketakutan mereka pada virus rabies yang membunuh hampir 206 orang
sejak 1997-Juli 2006.
Selama tidak ada pembasmian anjing, menurut Effendy, kasus rabies tidak akan
hilang. Meski rabies juga menyerang kera dan kucing, sejumlah kasus kematian
warga akibat rabies bersumber dari anjing peliharaan.
Anjing pengidap rabies yang dibantai, lanjut Effendy, tidak boleh dikonsumsi
warga. Meski virus itu mati setelah direbus atau dimasak, dikhawatirkan akan
masuk ke dalam jaringan tubuh melalui luka yang ada di tangan atau kaki.
Kasus rabies tidak merambat ke daratan Pulau Timor, NTT, kecuali di Maluku
Utara. Padahal, jarak Flores-Timor dapat ditempuh satu hari satu malam dengan
feri. Kendaraan angkutan air dan udara tidak membolehkan penumpang membawa
binatang jenis apa pun.
"Kasus di Maluku Utara bisa jadi disebabkan oleh virus rabies yang dibawa
kelelawar karena binatang ini dapat membawa virus tersebut," katanya. (KOR)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Masyarakat Flores Tidak Boleh Memelihara Anjing