[nasional_list] [ppiindia] Kisah menarik bagi mbak Lina, dkk
- From: "RM Danardono HADINOTO" <rm_danardono@xxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Fri, 10 Mar 2006 23:13:03 -0000
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Bacaan bagi mbak Lina, mbak Zalwa,
mbak Aris, mas Nizami dan kawan
kawan:
"Jika tahun 1529 Sultan Sulaiman menarik mundur pasukkannya dari
Vienna dengan teratur, pasukan Kara Mustafa kocar-kacir dan ia
sendiri melarikan diri seperti seorang pengecut. Mehmed IV
memerintahkan agar kepala Kara Mustafa dipenggal.
Namun tengkorak Kara Mustafa terjatuh ke tangan Austria. Hingga
tigaratus tahun setelah penyerbuan ke Vienna yang gagal itu,
tengkorak itu masih bisa dilihat oleh para turis di museum sejarah
di Vienna..."
DH: Benar, sampai sekarang kita dapat lihat dimuseum, bagaimana
jalannya pengepungan Vienna oleh pasukan para Sultan. Kocar kacir
dipukul pasukan Austria, yang didukung kesatuan dari Polandia
dibawah pimpinan raja Sobiesky.
Berantakan tu lasykar SI dipintu kota Vienna.
salam
danardono
> Belajar dari Sejarah? Puncak Kejayaan Islam adalah Sekulerisme.
> -------------------------------------------------------------------
----------------
>
> Jaman keemasan Islam adalah jaman kejayaan kerajaan Ottoman (atau
Turki saat ini), yang sejarahnya merentang dari awal abad 9 (pada
masa itu belum bernama Ottoman) hingga awal abad 20. Puncak dari
semua kejayaan itu sendiri terjadi pada tahun 1520 ? 1566 pada saat
kerajaan Ottoman di bawah pimpinan Sultan "Sulaiman The
Magnificent", yakni sultan Turki yang paling dikagumi di sepanjang
sejarah.
>
> Hingga saat ini orang-orang Turki mengingat Sultan Sulaiman bukan
hanya sebagai seorang raja yang cakap, gagah, dan berkuasa di
bentangan wilayah luas yang mencakup tiga benua, namun juga sebagai
raja yang selalu menegakkan hukum dan keadilan, seorang pelajar yang
selalu meningkatkan pendidikan rakyatnya, serta seorang pecinta seni
dan puisi.
>
> Namun di atas semua itu, ia adalah pejuang dan penakluk yang
berani. Ia memimpin sendiri pasukannya ke medan perang. Wilayah
kekuasaannya membentang dari daerah selatan Rusia hinnga
Transylvania, Hongaria, wilayah Balkan, Anatolia, Syria, Palestina,
Jordania, hampir seluruh wilayah Irak, Kuwait, dan wilayah pantai
Barat Teluk Persia. Ia penguasa dan pelindung Jerusalem, Saudi
Arabia, Yaman, dan seluruh pantai utara benua Afrika mulai dari
delta sungai Nil hingga kaki-kaki pegunungan Atlas.
>
> Pada masa itu tentara Turki yang terkenal sangat disiplin dan
tidak terkalahkan, sangat ditakuti di mana-mana. Tahun 1529,
Sulaiman sempat mengepung ketat Vienna dengan pasukannya, dan dunia
sudah memperkirakan kekuatan Turki tak akan terbendung lagi di Eropa
tengah. Namun hujan deras yang terus menerus turun dan banjir yang
mengancam pasukannya, membuatnya menarik diri dari Vienna. Mimpi
buruk itu tak pernah dilupakan Eropa. Tahun itu juga, sentral Eropa
membentuk sebuah warning system untuk mendeteksi datangnya pasukan
Turki dan menginstruksikan para penganut agama Katolik yang taat
untuk terus berdoa agar terbebas dari serangan Islam.
>
> Di masa pemerintahan Sulaiman dan para Sultan Ottoman setelahnya,
penganut berbagai agama hidup berdampingan dengan damai. Yahudi,
Kristen, Islam, bebas melaksanakan ibadahnya masing-masing. Sinagog,
mesjid, dan gereja bisa didirikan berdekatan di jalan yang sama.
Sulaiman mengangkat seorang budak Kristen, Ibrahim Pasha, sebagai
penasehat utamanya selama 13 tahun. Dokter pribadinya adalah seorang
Rabbi (pemimpin agama Yahudi). Para Yahudi buangan dari Spanyol,
semua diterima dengan tangan terbuka. Sulaiman menulis surat pada
Paus Paul IV untuk segera membebaskan semua tahanan Yahudi dari
Anacona, sebuah kota di tepi laut Adriatik, Italia. Semua tahanan
Yahudi itu diterima sebagai warganegara kerajaan Ottoman dan bebas
menjalankan ibadahnya masing-masing.
>
> Sulaiman bukan hanya seorang pemimpin SEKULER yang sangat toleran,
sebagai Kalif sesungguhnya ia juga memegang kekuasaan spiritual
tertinggi di antara para pemimpin Islam lainnya. Dalam sistem
Caliphate (Kalifat), sesungguhnya ia memiliki wewenang untuk
memecahkan berbagai masalah negara berdasarkan Our'an. Namun dalam
menginterpretasikan hukum Islam (syariat), biasanya ia meminta
nasehat pada para ahli religius (atau para ulama). Jika ada masalah
yang lebih spesifik, ia akan meminta nasehat dari para pimpinan
hirarki tertinggi kerajaan yang merupakan "inner-circle"-nya, yang
disebut ilmiye.
>
> Para ulama merupakan kelompok yang terhormat, yang dibebaskan dari
pajak, dan merupakan pengambil keputusan untuk masalah-masalah yang
bukan hanya religius, namun juga untuk masalah hukum dan keadilan,
serta pendidikan. Semua masalah akan dipertimbangkan bersama secara
hati-hati, lalu keputusan akan keluar dalam bentuk fatwa. Institusi
religius inilah yang memberikan "cek dan ricek" konstitusional pada
raja, dan hal ini menghalangi otokrasi atau kekuasaan mutlak Sultan.
>
> Setelah Sulaiman meninggal pada tahun 1566, kerajaan Ottoman
mengalami kemunduran. Salah satu penerusnya, Sultan Mehmed IV yang
merupakan seorang raja yang hedonis dan suka berfoya-foya, ingin
mewujudkan kembali cita-cita menguasai Vienna pada tahun 1683. Namun
ia tidak berani mengambil resiko untuk memimpin sendiri pasukannya
dan hanya menyerahkan kepemimpinannya pada seorang kepercayaannya,
Kara Mustafa.
>
> Jika tahun 1529 Sultan Sulaiman menarik mundur pasukkannya dari
Vienna dengan teratur, pasukan Kara Mustafa kocar-kacir dan ia
sendiri melarikan diri seperti seorang pengecut. Mehmed IV
memerintahkan agar kepala Kara Mustafa dipenggal. Namun tengkorak
Kara Mustafa terjatuh ke tangan Austria. Hingga tigaratus tahun
setelah penyerbuan ke Vienna yang gagal itu, tengkorak itu masih
bisa dilihat oleh para turis di museum sejarah di Vienna.
>
> Di atas semua itu, kegagalan Ottoman menggempur Vienna di tahun
1683 memecahkan sebuah legenda sakral yang telah dibangun ratusan
tahun ? bahwa ternyata kerajaan Ottoman telah melemah, dan bukannya
tidak terkalahkan.
>
> Selanjutnya berbagai peristiwa yang terjadi memperlemah institusi
kesultanan. Bunuh-bunuhan dan pengucilan antara saudara untuk
perebutan kekuasaan, meningkatnya korupsi, melemahnya disiplin,
persaingan antara otoritas keagamaan dan sekuler, pembunuhan Armenia
1896, masuknya pengaruh Barat, dan juga melemahnya kepemimpinan
Sultan ? semua ini mengiringi kejatuhan masa kejayaan Islam. Pada
saat itu kerajaan Ottoman terkenal di dunia sebagai "The Sick Man of
Europe".
>
> Pelemahan ini terus terjadi hingga Mustafa Kemal, pahlawan Turki
yang berhasil membendung pasukan Inggris di pantai Dardanela,
melenyapkan sistem Kalifat pada tahun 1924. Turki berdiri sebagai
negara Republik.
>
> ***
>
> (Dari berbagai sumber, terutama "The Decline & Fall of the Ottoman
Empire", by Alan Palmer, Barnes & Noble Books, New York, 1992.)
>
> - Laksmi
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Kisah menarik bagi mbak Lina, dkk