[nasional_list] [ppiindia] Jokowi: Walikota Solo yang Humanis dan Berprestasi

Jokowi: Walikota Solo yang Humanis dan Berprestasi

Alhamdulillah ada juga tokoh bagus yang bisa diberitakan…:)
Jarang-jarang ada pemimpin di Indonesia yang bagus dan humanis. Oleh karena itu 
saya tampilkan Jokowi yang mampu memindahkan pedagang kaki lima di Solo tanpa 
harus menggusur mereka. Jokowi dengan cerdas mengatasi masalah dengan Win-Win 
Solution.
Contohnya agar mau dipindahkan, Jokowi mengajak para pedagang itu makan-makan 
setiap minggu. Pada acara makan ke 54, baru dia berani menyatakan bahwa dia 
akan memindahkan para pedagang.
Apa Jokowi mampu menjamin bahwa di tempat baru tidak akan sepi? Kata para 
pedagang. Jokowi tidak berani menjamin. Tapi dia mempromosikan pasar baru itu 
di TV Lokal Solo selama berbulan-bulan.
Para pedagang ingin toko baru mereka gratis. Namun DPRD keberatan. Jokowi 
mengatasinya dengan memberi gratis, tapi para pedagang membayar biaya retribusi 
Rp 2.600/hari di mana dalam waktu 8,5 tahun biaya Rp 9,8 milyar untuk relokasi 
akan kembali.
Ir. Joko Widodo (lahir di Surakarta, 21 Juni 1961; umur 50 tahun)[1], lebih 
dikenal dengan nama julukan Jokowi, adalah walikota Kota Surakarta (Solo) untuk 
dua kali masa bhakti 2005-2015. Wakil walikotanya adalah F.X. Hadi Rudyatmo. Ia 
dicalonkan oleh PDI-P[2].
Jokowi meraih gelar insinyur dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1985.[1] 
Ketika mencalonkan diri sebagai walikota, banyak yang meragukan kemampuan pria 
yang berprofesi sebagai pedagang mebel rumah dan taman ini; bahkan hingga saat 
ia terpilih.[3] Namun setahun setelah ia memimpin, banyak gebrakan progresif 
dilakukan olehnya. Ia banyak mengambil contoh pengembangan kota-kota di Eropa 
yang sering ia kunjungi dalam rangka perjalanan bisnisnya.
Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan yang pesat. Branding untuk 
kota Solo dilakukan dengan menyetujui moto “Solo: The Spirit of Java”. Langkah 
yang dilakukannya cukup progresif untuk ukuran kota-kota di Jawa: ia mampu 
merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak untuk 
merevitalisasi fungsi lahan hijau terbuka, memberi syarat pada investor untuk 
mau memikirkan kepentingan publik, melakukan komunikasi langsung rutin dan 
terbuka (disiarkan oleh televisi lokal) dengan masyarakat. Taman Balekambang, 
yang terlantar semenjak ditinggalkan oleh pengelolanya, dijadikannya taman. 
Jokowi juga tak segan menampik investor yang tidak setuju dengan prinsip 
kepemimpinannya.[3] Sebagai tindak lanjut branding ia mengajukan Surakarta 
untuk menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia dan diterima pada 
tahun 2006. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan 
rumah Konferensi organisasi tersebut pada
 bulan Oktober 2008 ini. Pada tahun 2007 Surakarta juga telah menjadi tuan 
rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di kompleks Benteng Vastenburg 
yang terancam digusur untuk dijadikan pusat bisnis dan perbelanjaan. FMD pada 
tahun 2008 diselenggarakan di komplek Istana Mangkunegaran.
Oleh Majalah Tempo, Joko Widodo terpilih menjadi salah satu dari “10 Tokoh 2008″
http://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Widodo
22 DESEMBER 2008
JOKO WIDODO, WALI KOTA SURAKARTA
Wali Kaki Lima
SEMUANYA berawal pada 2005. Joko Widodo, yang baru dilantik menjadi Wali Kota 
Surakarta, membentuk tim kecil untuk mensurvei keinginan warga kota di tepian 
Sungai Bengawan itu. Hasilnya: kebanyakan orang Solo ingin pedagang kaki lima 
yang memenuhi jalan dan taman di pusat kota disingkirkan.

Baca Selengkapnya di:
http://capresindonesia.wordpress.com/2011/08/04/jokowi-walikota-solo-yang-humanis-dan-berprestasi/
.
===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Jasa Pembuatan Website (All in) 2 Dinar: 
http://media-islam.or.id/2010/07/22/pembuatan-website-seharga-2-dinar
Milis Syiar Islam: syiar-islam-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

Other related posts: