[nasional_list] [ppiindia] Jangan Lagi Disebut OPM
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 29 Jun 2006 09:35:01 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **CENDRAWASIH POS
Rabu, 28 Juni 2006
Jangan Lagi Disebut OPM
*Muladi: Otsus Solusi Terbaik Untuk Papua
JAYAPURA-Ada satu statemen kekhawatiran di saat pertemuan antara Gubernur Papua
DR Sodjuangon Situmorang, Muspida Provinsi Papua, DPRP, MRP, tokoh agama, tokoh
masyarakat serta kalangan akademisi dengan Gubernur Lemhanas Prof DR Muladi di
Sasana Krida Selasa, kemarin.
Meski Gubernur Lemhanas Prof DR Muladi dengan tegas mengatakan bahwa dirinya
mendukung penuh pelaksanaan UU Otsus, namun tetap ada yang berseloroh yakni
dari MRP, yang dengan tegas meminta agar masyarakat Papua jangan lagi disebut
OPM.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Lemhanas Prof DR Muladi menyatakan mendukung
penuh implementasi Undang-undang Nomor 21 tahun 2001 tentang Otsus bagi
Provinsi Papua. Sebab, menurutnya Otsus adalah solusi yang terbaik bagi Papua.
"Menurut saya, Otsus itu paling baik, itu yang disebut sebagai desentralisasi
asimetris yakni desentralisais yang memberikan kewenangan khusus dengan muatan
lokal sekaligus kelebihan lokal terhadap daerah tertentu," katanya.
Pertimbangannya bisa menyangkut politis seperti Aceh, Maluku dan Papua atau
yang pertimbangannya administratif, seperti DKI Jakarta dan Otsus bagi Papua
sesungguhnya adalah petimbangan yang adil. "Jadi landasannya cukup kuat dalam
konstitusi kita," imbuhnya.
Dalam pertemuan tersebut, Muladi yang datang ke Papua bersama tim kajian dari
Lemhanas, mengatakan bahwa tujuan Lemhanas ke Papua adalah untuk melakukan
pengkajian terhadap persolan di Papua.
"Masalah Papua adalah masalah yang kompleks yang memerlukan pengkajian yang
komprehensif dan strategis dan landasannya adalah proses
demokratisiasi,"katanya. Persoalan demokratisasi, menurutnya, sampai hari ini
belum selesai dan terus menggelinding untuk mencapai sasaran.
Pada kesempatan itu, Muladi membuka dialog dengan undangan yang hadir.
Kesempatan pertama hadir dari DPRP Papua, Paulus Sumino yang mengungkapkan
kekhawatirannya terkait dengan masalah IJB.
"Kalau presiden nanti mau buat SK Gubernur IJB dasar hukumnya apa, dan kalau
Mendagri nanti melantik DPRD IJB, DPRD apa namanya," katanya. Sumino bingung
apakah hal itu sengaja diciptakan untuk terjadinya konflik, sehingga Presiden
tidak tegas dalam masalah ini.
Sementara dari unsur Persekutuan Gereja - gereja di Tanah Papua, Pdt Tony
Infandi S.Th mengatakan, selama ini kalau orang Papua bicara merdeka, Jakarta
tersinggung dan selalu dilawan dengan senjata.
"Orang Papua selalu dicurigai, padahal kami bicara hanya karena menuntut
keadilan, selama ini banyak dana Otsus, tapi tidak pernah dirasakan oleh
rakyat," katanya.
Utusan dari MRP, Ny Demotouw, mengatakan bahwa masalah Papua sebenarnya gampang
diselesaikan, sekarang tinggal bagaimana membangun ketulusan dan cinta kasih
dalam melaksanakan Otsus. "Tolong kita jangan disebut OPM, Jakarta harus pahami
Otsus, kalau kasih Otsus jangan setengah-setengah," tandasnya.
Menanggapi semua itu, Muladi lagi-lagi mengatakan pihaknya juga sangat serius
mendukung Otsus dan terkait masalah IJB ia akan kaji lagi dan akan disampaikan
kepada Presiden sekembalinya dari Papua. Karena dirinya juga menginginkan agar
Otsus dilaksanakan secara murni. "Perjuangan untuk keluarnya UU 21 adalah
perjuangan yang sangat berat," katanya.
Ia juga meminta agar Otsus harus berperan dengan baik dan mewanti-wanti agar
MRP jangan sampai mengumandangkan referendum, sebab negeri ini dibangun di atas
dasar ikatan primordial. Negeri ini dibentuk bukan atas dasar suku atau agama
ras tertentu. Ia juga menegaskan bahwa tidak semua menghendaki Negara RI
tercerai berai karena dasar pendirian negeri ini adalah penjajahan.
Sementara itu, penjabat Gubernur DR Sodjuangon Situmorang, M.Si menegaskan
bahwa tujuan pengkajian Lemhanas adalah dalam rangka pengkajian strategis
implementasi wawasan nusantara dan kepemimpinan nasional.
"Jadi tujuannya untuk mencari masukan dari masyarakat Papua sejauh mana
implementasi tersebut berlangsung di Papua dan hal ini merupakan satu bahan
untuk memberikan saran kepada Presiden guna mempercepat pembangunan dan
peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua," katanya.
Tema dari kajian itu adalah persoalan implementasi wawasan nusantara dalam
kaitannya dengan kepemimpinan nasional dan segala aspek yang terkandung di
dalamnya.(ta)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Jangan Lagi Disebut OPM