[nasional_list] [ppiindia] Fwd: [ajisaja] Rekomendasi dari PERTEMUAN NASIONAL JURNALIS SADAR KONFLIK (26-27 April 2006)

** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

>PERTEMUAN NASIONAL JURNALIS SADAR KONFLIK
>
>PRESS RELEASE
>
>Wartawan Diminta Menaati Kode Etik saat Meliput Konflik
>
>
>Wartawan Indonesia yang melakukan liputan di wilayah konflik diminta untuk
>menaati kode etik jurnalistik. Harapan ini merupakan salah satu rekomendasi
>yang dihasilkan dalam Pertemuan Nasional Jurnalis Sadar Konflik yang
>diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan International
>Federation of Journalists (IFJ), di Hotel Santika, Jakarta, 26-27 April 2006.
>
>Rekomendasi ini muncul setelah peserta pertemuan mengidentifikasi berbagai
>masalah yang terjadi di daerah konflik di Indonesia, seperti Papua, Poso,
>Ambon dan Aceh. Salah satu masalah utama yang kerap ditemui di daerah
>konflik adalah, wartawan dan media, disadari atau tidak, ikut mengobarkan
>konflik melalui berita-beritanya, bukan sebaliknya. Perilaku semacam itu
>sebenarnya merupakan bentuk ketidakpatuhan pada kode etik jurnalistik  serta
>mencerminkan tipisnya tanggungjawab sosial media massa terhadap proses
>kedamaian dalam kehidupan berbangsa.
>
>Soal ini hanya satu dari sejumlah rekomendasi yang dihasilkan pertemuan
>tersebut. Beberapa rekomendasi lainnya adalah meminta agar jurnalis yang
>bertugas ke wilayah konflik harus mendalami permasalahan, menguasai medan,
>dan selalu mewawancarai sumber yang beragam. Jadi, jurnalis tak boleh hanya
>meliput  kelompok yang bertikai, tetapi  terutama  juga perlu mendengar
>aspirasi korban konflik.
>
>Selain itu, jurnalis juga perlu membekali diri dengan pengetahuan pendukung
>lain (seperti teknik survival, sosiologi, psikologi, hukum, forensik, dan
>bahkan balistik) sebelum terjun ke medan konflik. Tentu saja, yang tak boleh
>lupa adalah membawa peralatan kerja dan keperluan lain ­seperti makanan dan
>obat-obatan-- selama melakukan liputan.
>
>Rekomendasi juga diberikan kepada media. Peserta pertemuan meminta agar
>media mempersiapkan fisik dan nonfisik jurnalis saat menugaskannya ke daerah
>konflik. Selain itu juga menyiapkan tim kerja agar jurnalis tak bekerja
>sendirian di daerah berbahaya.
>
>Kepada media, juga diharapkan membekali wartawan dengan keperluan mendasar
>di lapangan (alat kerja, pakaian, makanan yang tahan lama, obat-obatan,
>peta, alat pelindung dan uang yang memadai), menyiapkan asuransi dan
>memberikan konseling setelah meliput di daerah konflik.
>
>Pertemuan nasional ini dihadiri 40 jurnalis dari berbagai daerah, seperti
>Banda Aceh, Lhokseumawe, Padang, Jakarta, Surabaya, Kediri, Makassar, Palu,
>Ambon dan Papua. Delegasi internasional yang ikut dalam pertemuan adalah
>Direktur IFJ  (International Federation of Journalists) Asia Pasifik, Jacqui
>Park; Direktur National Union of Journalists of The Philippines (NUJP),
>Grace Cantal-Albasin; jurubicara  Free Media Movement Srilanka, Sunanda
>Deshapriya; dan editor buku Reporting Conflict Handbook dari India, Laxmi
>Murthy.
>
>Menurut Ketua Umum AJI, Heru Hendratmoko, pertemuan ini sebagai ajang
>jurnalis bertukar pengalaman dalam meliput di wilayah konflik. AJI berharap
>pertemuan ini juga menyegarkan idealisme jurnalis dan media, utamanya saat
>meliput dan memberitakan peristiwa di daerah konflik. "Agar jurnalis dan
>media juga menjadi pendorong perdamaian dan menemukan resolusi konflik,
>bukan malah sebaliknya," kata Heru.
>
>Rekomendasi dalam pertemuan ini rencananya akan diadopasi dan
>disosialisasikan kepada jurnalis yang bertugas di daerah-daerah berbahaya di
>seluruh Indonesia. Selain itu, rekomendasi ini juga akan disosialisasikan
>kepada media di seluruh Indonesia agar lebih memahami kebutuhan jurnalis dan
>fungsinya saat mengirimkan wartawan ke medan liputan konflik.
>
>
>Informasi lebih lengkap soal hasil pertemuan, silakan hubungi Ketua Umum AJI
>Heru Hendratmoko 0811-851083, Sekjen AJI Abdul Manan 0818-948316
>
>
>
>REKOMENDASI
>PERTEMUAN NASIONAL JURNALIS SADAR KONFLIK
>JAKARTA, 26-27 APRIL 2006
>
>
>PELIPUT KONFLIK PERLU:
>
>    - Menjunjung tinggi kode etik
>    - Mendalami permasalahan, termasuk pemicu, para pihak (stake holders),
>    perkembangan tingkat ketegangan (eskalasi) dan dampak konflik.
>    - Mengenal medan konflik.
>    - Membawa perbekalan yang paling dibutuhkan (peralatan kerja, pakaian,
>    makanan tahan lama, obat-obatan, peta, alat pelindung, dan uang).
>    - Mewawancarai narasumber yang beragam, tak sebatas mereka yang
>    berbenturan langsung (dalam perang: combatan). Kaum awam yang menderita
>    akibat konflik perlu dijadikan narasumber. Pun kalangan yang mengupayakan
>    rekonsiliasi.
>    - Identitas narasumber harus jelas, walaupun dalam pemberitaan nanti
>    itu bisa disamarkan atau bahkan tak disebut.
>    - Intens melobi di lapangan agar daya tembus besar.
>    - Bekerja dengan tim (team work), tidak  sendiri saja.
>    - Memverifikasi dengan melakukan chek dan recheck serta cross check di
>    lapangan.
>    - Menjalankan prinsip imparsialitas (cover both-sides dengan tidak
>    menguntungkan satu pihak yang bertikai dengan cara apa pun).
>    - Senantiasa menjaga akurasi.
>    - Jujur.
>    - Menghindari provokasi dengan senantiasa memperhitungkan dampak
>    pemberitaan.
>    - Memperhatikan sisi-sisi kemanusiaan.
>    - Selalu memperhatikan kemajemukan (multikulturalisme) masyarakat
>    setempat.
>    - Cermat berbahasa dengan menghindari pilihan kata (diksi) yang bisa
>    memperkeruh suasana.
>    - Membekali diri dengan pengetahuan pendukung (teknik survival,
>    sosiologi, psikologi, hukum, forensik, balistik)
>    - Harus selalu berkomunikasi secara berkala dengan staf redaksi untuk
>    memberitahu posisi terakhir
>    - Utamakan keselamatan diri sendiri (percuma mendapat berita dahsyat
>    kalau peliput sampai kehilangan nyawa)
>    - Sebaiknya gunakan pemandu lokal
>    - Perlu identitas ganda (jika dibutuhkan)
>
>
>KANTOR REDAKSI PERLU:
>
>    - Mempersiapkan betul jurnalis yang akan dikirim meliput konflik.
>    Peliput perlu dibekali terutama pengetahuan survival, pengenalan  lapangan
>    dan penguasaan masalah (terutama potensi konflik).  Kesehatan fisik dan
>    psikologisnya harus diperhatikan.
>    - Menyiapkan tim kerja (team work. Yang bekerja sebaiknya tim, bukan
>    individu. Kalaupun yang dikirim ke lapangan hanya satu orang, di kantor
>    redaksi selalu siap (stand-by) tenaga pendukung. Liputan (konflik) yang
>    imparsial dan komprehensif akan sangat sulit dilakukan oleh  satu orang.
>    - Membekali peliput dengan keperluan mendasar di lapangan (alat kerja,
>    pakaian, makanan yang tahan lama, obat-obatan, peta, alat pelindung 
> dan uang
>    yang jumlahnya memadai).
>    - Perlu pembuatan identitas (biasanya dari logam) untuk peliput
>    - Menyiapkan asuransi (jiwa dan pertanggungan barang).
>    - Memberikan konseling setelah peliputan konflik



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Other related posts: