[nasional_list] [ppiindia] Fwd: PERNYATAAN: KEPRIHATINAN ATAS MONOPOLI TAFSIR TERHADAP EKSPRESI SENI DAN BUDAYA

** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org ** 
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ** 
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

>
>AKSI KEPRIHATINAN ATAS MONOPOLI TAFSIR TERHADAP
>EKSPRESI SENI DAN BUDAYA
>
>Oleh : Forum Peduli Seni & Budaya
>
>
>Kronologi Peristiwa
>
>
>
>             Adalah event CP Biennale: Urban/Culture  yang menghadirkan 
> karya kolaborasi antara Agus Suwage (perupa) dengan Davy Linggar 
> (fotografer) yang bertajuk ?Pinkswing Park?, 2005 (title-nya semacam 
> parodi terhadap nama band Linkin Park) yang menjadi topik bahasan kita di 
> sini. Karya itu berformat seni instalasi dengan becak yang dirombak 
> menjadi ayunan (swing) bercat merah muda (pink) yang dikitari foto figur 
> sepasang lelaki-perempuan di sebuah taman (park). Aurat dari sepasang 
> figur itu sudah disamarkan dengan cara ditutupi objek-objek. Sesungguhnya 
> tidak ada yang vulgar dari karya ini. Namun ceritanya menjadi lain karena 
> figur lelaki dalam foto-foto itu adalah selebriti beken bernama 
> Anjasmara. Selebriti sekaliber Anjas yang tampil dengan pose 
> semi-telanjang tentu menjadi incaran papparazi infotainment. Sayangnya 
> infotainment-infotainment yang mempublikasikan karya ini membawanya 
> keluar konteks seperti misal: pasangan semi-nude itu dikatakan sebagai 
> Adam dan Hawa di taman firdaus. Padahal Jim Supangkat selaku chief 
> curator, dalam acara Famous to Famous di Metro TV, Jumat 26 
> September  pukul 21.00 Wita menyatakan pasangan itu adalah representasi 
> kaum urban yang sedang menikmati ruang privacy-nya. Mereka tampak 
> menikmati privacy-nya dan acuh tak acuh terhadap situasi sekelilingnya, 
> seolah-olah berada di sebuah taman firdaus sendirian. Situasi ini umum 
> ditemukan pada ruang-ruang apartemen di kota besar yang demikian terjaga 
> privacy-nya (tertutup) sehingga antar tetangga bisa tidak kenal padahal 
> sudah hidup bertetangga selama bertahun-tahun.
>
>Oleh FPI berita yang bias itu kemudian ditafsir secara sepihak sebagai 
>menghina figur Adam dan Hawa yang oleh umat suatu agama merupakan figur 
>yang didewakan dan terlarang untuk ?ditelanjangi?, tanpa mau mendengar 
>penjelasan dari pihak yang didakwa menghujat agama itu ?dalam hal ini 
>seniman kreatornya. Mudah ditebak ?monopoli tafsir? itu dilanjutkan dengan 
>melakukan tekanan kepada pihak penyelenggara untuk menurunkan karya itu. 
>Belum puas sampai di situ ?meski karya itu sudah diturunkan? FPI tetap 
>melaporkan Suwage, Davy dan Anjas ke kepolisian atas dakwaan melanggar 
>kesusilaan.
>
>Kasus ini hanyalah sebuah contoh tentang tirani oleh sekelompok masyarakat 
>terhadap usaha-usaha kebudayaan. Masih banyak contoh-contoh lain seperti: 
>pemaksaan penghentian penayangan film (Buruan Cium Gue), tekanan untuk 
>menutup sebuah komunitas (Komunitas Utan Kayu), protes terhadap desain 
>cover (novel Supernova, kaset Dewa, kaset Iwan Fals), gaya bernyanyi 
>(goyang ngebor Inul, goyang patah-patah Anisa Bahar), pelarangan terhadap 
>kelompok masyarakat yang menerapkan pandangan kebudayaan yang berbeda 
>(penghancuran fasilitas Ahmadiah) dsb.
>
>Tidak penting siapa-siapa yang melakukan tindak tiranik itu atau kegiatan 
>budaya apa yang dilarang, namun yang terlebih penting adalah kita harus 
>berperan aktif untuk menghentikan tindakan-tindakan sepihak seperti itu, 
>atau paling tidak membuat masyarakat paham bahwa tindakan-tindakan semacam 
>itu masih tetap saja berlangsung sampai saat ini di negara kita yang 
>tercinta ini.
>
>             Rekan-rekan seniman, budayawan, pemerhati seni, pecinta seni, 
> pekerja seni, yang budiman, akankah kita biarkan penganiayaan seperti ini 
> berlanjut terus-menerus? Kini sikap-sikap tiranik semacam pembredelan 
> event-event kebudayaan sangat digemari oleh sebagian ormas kita dan itu 
> berakibat hilangnya hak bagi masyarakat untuk menikmati karya-karya seni. 
> Dan bukan tidak mungkin hal semacam ini akan berlanjut di kemudian hari.
>
>
>
>
>Pernyataan Sikap
>
>
>
>Kami atas nama Forum Peduli Seni & Budaya  menyatakan sikap:
>
>a)     Melawan monopoli tafsir oleh siapapun, karena monopoli 
>tafsir  selalu mengandung kekerasan,
>
>b)     Melawan pemelintiran tak bertanggungjawab oleh kelompok manapun 
>yang dapat merugikan hak di informasikan secara benar dan mendapat 
>informasi yang benar,
>
>c)     Seni jelas berbeda dengan agama, dengan sendirinya tidak ada yang 
>absolute menyangkut batasan-batasan kreatif, tidak mudah memfatwa mana 
>yang haram mana yang legal,
>
>d)     Seni sebagai ekspresi budaya, acuan/ukuranya jelas sangat kompleks 
>tidak melulu etika moral tetapi bisa sangat kontekstual sebagaimana 
>kompleksitas ruang budaya, menyangkut lapisan kepentingan, kesadaran, dan 
>kedewasaan.
>
>e)     Seni sebagai ekspresi budaya yang mengandung 
>discourse/wacana  jelas tidak eksklusif, ada ruang dialog yang 
>produktif  dan bertanggungjawab.
>
>
>Bali, 27 September 2005
>
>Atas nama
>Forum Peduli Seni & Budaya
>
>1)     I Gusti Komang ?Ajuz? Darma Putra
>2)     I Putu Baus
>3)     Gede Adnyana
>4)     Wayan Suja
>5)     Wayan Seriyoga Parta
>6)     Gede Mahendra Yasa
>7)     Wayan Arsana
>8)     Gede Puja
>9)     Dewa Ngk. Ardana
>10) Putu Agus Sumiantara
>11) Made Dodit Artawan
>12) Ketut Moniarta
>13) Made Muliana
>14) Komang Agus Purnasma S.
>15) I Wayan Dania
>16) T. Cundrawan
>17) I Wayan Hendra Kusuma
>18) I Gede Arta Wijaya
>19) I Made Supena
>20) I Wayan Suyadnya
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Other related posts: