[nasional_list] [ppiindia] Depag: Jika Dikelola Swasta Penyelenggaraan Haji Ambruk Dua Tahun
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 27 Jul 2006 22:18:35 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com ** Refleksi: Jjumlah umat beragama
Islam di India kurang lebih sama besar dengan di Indonesia. Disana
penyelengaraan haji tidak dilakukan oleh departemen agama, karena memang tidak
ada. Pada zaman Hindia Belanda dulu pengririman jemah haji ke Makkah tidak
urus oleh departemen agama, karena tidak ada departemen agama, sekalipun
demikian jemah haji tidak ditipu seperti pada zaman merdeka dibawah naungan
Departemen Agama RI. Dua contoh seperti disebutkan ini menbuktikan
penyelenggaran haji tidak ambruk!
Ucapan Depag: "Jika dikolola swasta penyelenggaraan Haji ambruk dua tahun",
adalah tidak lain dari pada lelucon kibulan tukang catut, dimana jemah haji
menjadi sapi perahan yang berguna bagi kaum kleptokratik. Untuk supaya jemah
haji tidak menjadi sapi perahan Depag dan juga karena selama beradanya Depag
tidak terjamin kerukunan kaum bergama dan demi mencegah penghamburan APBN untuk
menyuburkan koruptor, maka sudah sepatutnya Depag dibubarkan!
http://www.antara.co.id/seenws/?id=38850
Depag: Jika Dikelola Swasta Penyelenggaraan Haji Ambruk Dua Tahun
Jakarta (ANTARA News) - Penyelenggaraan haji hanya akan bisa bertahan dalam dua
tahun jika dilaksanakan oleh swasta dan bukan pemerintah, kata Direktur
Pembinaan Haji, Depag, Mochtar Ilyas.
"Kalau penyelenggaraan haji diambil alih oleh swasta alhamdulillah, karena
sebagai penyelenggaraan hajilah nama Depag jelek. Tapi kalau dialihkan ke
swasta dijamin dalam dua tahun ambruk," kata Mochtar dalam Seminar: Adakah
Korupsi dalam Penyelenggaraan Haji, di Jakarta, Kamis.
Jika dikelola Depag, ujarnya, biaya haji lebih efisien, misalnya karena pegawai
Depag dari pusat sampai daerah tak perlu lagi digaji karena sudah dianggarkan
dalam APBN.
Namun jika dikelola badan swasta, sudah pasti gaji jajaran direksinya, karyawan
dan lain-lainnya dibayar profesional dengan anggaran ratusan juta rupiah yang
semuanya akan ditanggung jemaah haji, katanya.
Mochtar menegaskan, pengelolaan haji Indonesia selalu dinilai baik bahkan
terbaik di luar negeri.
"Cuma wartawan Indonesia saja yang menilai buruk," katanya disambut tawa
wartawan yang hadir.
Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI, Ichwan Syam, mengatakan, saat ini
DPR sudah membentuk Panitia Khusus untuk merevisi UU no 17 tahun 1999 tentang
Penyelenggaraan Haji.
UU yang lama, menurut Ichwan, tidak mengatur dengan jelas siapa
regulator dan siapa operator dalam penyelenggaraan haji, keduanya selama ini
ada di tangan Depag, padahal seharusnya diselenggarakan terpisah.
Karena itu, ujarnya, ke depan regulatornya antara lain Menag dalam urusan
pembinaan haji, Menhub urusan transportasinya, Menkes urusan kesehatan haji,
Menlu melalui perwakilannya untuk semua urusan di Arab Saudi atau Menhukum dan
HAM untuk dokumennya.
Sedangkan operatornya, bisa suatu badan tersendiri, tetap oleh
pemerintah pusat, atau gubernur, masih perlu kajian, kata Sekretaris Umum MUI
itu.(*)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Depag: Jika Dikelola Swasta Penyelenggaraan Haji Ambruk Dua Tahun