[nasional_list] [ppiindia] Demo Freeport Bentrok
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Mon, 27 Feb 2006 22:53:22 +0100
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2006/2/28/n1.htm
Demo Freeport Bentrok
Jakarta (Bali Post) -
Sekitar 150 mahasiswa dan warga Papua mendemo kantor pusat PT Freeport
Indonesia di Plaza 89 Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/2) kemarin. Mereka
tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat Papua Barat (Front Pepera PB). Mereka
menuntut penutupan PT Freeport Indonesia dan membebaskan 13 mahasiswa yang
ditangkap aparat kepolisian beberapa hari lalu.
Demo sempat diwarnai bentrok fisik dua kali. Mahasiswa Papua yang semula
memadati jalan di depan Plaza 89 meminta masuk ke halaman. Tetapi, ratusan
polisi menghadangnya. Bentrok kecil, dorong-dorongan terjadi. Lalu lintas
sempat macet total. Jalan utama di depan Kedubes Australia itu tetap tidak bisa
dilalui secara bebas oleh ratusan kendaraan yang akan menuju arah Menteng.
Polisi yang menjaga mahasiswa sekitar lima lapis ini akhirnya berubah pikiran.
Mahasiswa diberi kebebasan masuk ke halaman plaza.
Polisi tidak ingin kecolongan. Sebuah mobil water canon dan rantis langsung
disiagakan persis di depan pintu. Bentrok kembali terjadi, saat mahasiswa
mendesak ingin masuk ke dalam gedung. Kalah, mahasiswa tidak bisa menembus
pagar betis polisi dan security gedung yang mengenakan baju antihuru-hara.
Mahasiswa kemudian melanjutkan aksinya dengan orasi-orasi. Dalam selebaran yang
dibagikan kepada wartawan, Perpera PB menuntut lima hal. Pertama, mendesak
penutupan secara total seluruh operasi PT Freepor-Rio Tinto dan lakukan audit
dan penyidikan secara menyeluruh terhadap seluruh kejahatan HAM, korupsi, dan
penghancuran lingkungan hidup serta sumber-sumber kehidupan rakyat Papua.
Kedua, menarik seluruh pasukan nonorganik TNI-Polri yang berada di Papua.
Ketiga, mengecam keras statemen pemerintah NKRI melalui Wapres Jusuf Kalla
terkait pernyataannya tentang perlunya penambahan pasukan TNI untuk menjaga
kawasan pertambangan PT Freeport. Keempat, bebaskan seluruh tahanan kasus Mil
62-63 Timika dan kasus BEM Papua di Plaza 89. Kelima, mengecam keras hegemoni
AS-Uni Eropa atas penguasaan dan penghancuran SDA dan ekonomi politik di tanah
Papua. Perpera PB juga menyerukan agar seluruh rakyat Papua melakukan mogok
sipil nasional dan menggalang persatuan untuk menuntut penyelesaian seluruh
persoalan rakyat Papua.
Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto menegaskan, secara keseluruhan keamanan di
Papua dapat dikendalikan oleh pihak kepolisian. Sampai sekarang belum ada
permintaan dan pelimpahan kewenangan pengamanan dari Polri kepada TNI. Karena
itu, Panglima menyatakan sampai sekarang TNI tidak akan menambah pasukan guna
mengamankan objek vital PT Freeport Indonesia di Timika, Papua. ''Semuanya
sudah aman. TNI tidak akan menambah pasukan,'' tegas Panglima Djoko Suyanto
dalam jumpa pers di Mabes Cilangkap Jakarta, Senin (27/2) kemarin.
Seperti diketahui, demo mahasiswa ini terkait kerusuhan antara pihak aparat
keamanan dengan warga di Timika di wilayah pertambangan PT Freeport, di Mil
62-63. Setidaknya tiga warga Papua tertembak. Mahasiswa kemudian mengamuk di
kantor pusat Freeport di Jakarta. Mereka kini ditahan. Aksi kali ini sebagai
aksi solidaritas untuk menuntut pembebasan rekan-rekan mereka dan sekaligus
mendesak penutupan PT Freeport. (kmb7
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Demo Freeport Bentrok