[nasional_list] [ppiindia] CATATAN DARI MEJA NUSA DUA & CAFE BANDAR: [9] KONFERENSI ANTAR UNIVERSITAS BORNEO-KALIMANTAN DI KUCHING

** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org ** 
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ** 
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
CATATAN DARI MEJA NUSA DUA & CAFE BANDAR: [9].

KONFERENSI ANTAR UNIVERSITAS BORNEO-KALIMANTAN DI KUCHING



Debur ombak  dan deru angin teluk  datang dari jauh membentur  jendela lalu 
jatuh sendiri di pasir dan buih pantai. Pada suara itu kudengar dan seperti 
kudengar mereka membawa suaramu yang ketika itu menyanyikan "Teluk Bayur" 
bersamaku. Kau robah liriknya, ya kuingat kau telah merobahnya untuk 
mengungkapkan diri, dengan mengatakan   "kutunggu e-mailmu  tiap hari". 
Sedangkan  kaca jendela Nusa Dua kulihat seperti menampilkan wajah Celia 
anakku. Terbayang ia begitu girang main sepeda hadiah ulangtahunnya hingga 
larut malam sambil terkekeh, dan saban melirikku ia meledeg tanda sayang : 
"Papaku gembel, Papaku gembel, lihat aku dengan sepedaku. Terimakasih ya Pah!". 


Sekarang, dari kembaraku panjang segalanya saakan seperti sebuah fatamorgana, 
seperti cakrawala nampak di mata, tak terpegang tangan. Tapi segalanya nampak 
terang di halaman-halaman kenangan. Fatamorgana dan kenangan menyertai langkah 
kembaraku. Pada saat itu kubayangkan kita bertatapan diam. Berbicara dengan 
kediaman. Di saat sama aku pun teringat bagaimana kau meminta Pak Sopir untuk 
menghentikan pemutaran lagu disertai cliping anak perempuan kecil mengejar 
memeluk ayahnya yang baru datang:


"Tolong hentikan lagu dan cliping itu, Pak dan cari lagu serta tayangan lain. 
Ia membuat sedih Bapak karena menggiring ingatannya  akan anak yang jauh". 


Aku diam karena memahami berwayuh artinya permintaan itu, padahal aku sendiri 
tak lagi perduli dan lebih tertusuk oleh larik lagu yang didendangkan oleh Bob 
Totopoli: "rindu pun jadi terlarang". 


Untuk meluruhkan tusukan kenang dan bayang yang menggoncangkan perasaan, 
mencoba mengalihkan perhatian,   aku mengeluarkan dari kantong jaket hitamku, 
makalah DR. Mohamamed Saleh Lamry, mantan profesor madya Universitas Kebangsaan 
Malaysia [UKM|, berjudul "Dari Kalimantan Selatan Malaysia. Makalah  yang 
dikirimkan oleh DR. Lamry   kepadaku beberapa hari  lalu ini, telah 
disampaikannya di Konferensi Antar Universitas Borneo-Kalimantan yang 
berlangsung di Kuching, Sarawak pada 29-30 Agustus 2005 lalu. 


Berita dari DR. Lamry ini sungguh menggembirakan. Dari sini bisa kuketahui 
bahwa di samping Borneo-Kalimantan mempunyai Forum Penulis Borneo-Kalimantan, 
sekarang pulau raya ini mulai membuka forum baru yaitu pertemuan antar 
universitas yang ada di Borneo dan Kalimantan, pertemuan antar para 
akademisinya. Aku memandang pertemuan pertama yang akan disusul oleh 
pertemuan-pertemuan berikutnya di kalangan para akademisi Borneo-Kalimantan ini 
mempunyai arti penting dalam usaha mengembangkan kerjasama guna menjadikan 
Borneo-Kalimantan sebagai tempat hidup manusiawi penduduk pulau. Sebagai 
akademisi, tentunya dalam konferensi jenis ini mereka akan membahas 
masalah-masalah yang dihadapi oleh pulau dan penduduknya secara ilmiah. Melalui 
konferensi antar universitas ini bukan terlalu muluk mengharapkan adanya 
usulan-usulan terobosan berharga, baik yang bersifat mendesak mau pun yang 
berjangka jauh strategis. Oleh karena itu konferensi ini kulihat mempunyai 
nilai strategis dan praktis se
 kaligus, apalagi jika para akademisi yang bertemu bukanlah para akademisi 
menara gading yang asing dari kehidupan masyarakat dan permasalahan pulau. 
Sejauh ini aku memang belum mendapatkan hasil rincian konferensi, tapi 
diselenggarakannya pertemuan pertama antar akademisi Borneo-Kalimantan ini 
mengisyaratkan bahwa para akademisi pulau sudah menggarisbawahi peranan mereka 
baik sebagai pengamat maupun sebagai pemikir bagi usaha pemberdayaan manusiawi 
kawasan ini.Mereka sudah melihat arti penting kerjasama dan melihat jauh ke 
depan yang menunggu pulau. Cepat atau lambat, arti keberadaan mendiami satu 
pulau raya akan makin menjadi kenyataan, lebih-lebih bila hubungan darat kian 
lancar di mana orang-orang dari Kota Kinibalu, Sandakan, Brunei, Kuching ke 
berbagai tempat lain di Kalimantan dan  atau sebaliknya makin lancar. Ini 
bukanlah fatamorgana tapi hari depan yang segera menjadi kenyataan.


Adanya kesadaran dan tanggungjawab serta perlu mutlaknya kerjasama begini 
antara lain dinyatakan oleh sastrawan Sabah Ony Basalin, yang sehari-hari 
kupanggil Kak Ony: "Patutnya kita maju bersama dan bekerjasama erat sudah 
merupakan semangat umum para penulis Sabah", tulis Kak Ony kepadaku semalam. 
"Pulau menjadi urusan kita bersama". Demikian Kak Ony. Semangat serupa pun 
kudapatkan dalam korespondensi dengan para budayawan Brunei yang berhimpun di 
sekitar Majalah Bahana. Bukanlah kebetulan jika pertemuan penulis 
Borneo-Kalimantan yang ke-IX akan dilangsungkan di Brunei. Adanya semangat 
begini di kalangan para budayawan, sastrawan dan akademisi agaknya mulai 
munculnya sikap yang menisbikan arti perbatasan. 


Dalam hubungan ini, barangkali pertanyaan-pertanyaan sentral yang bisa diajukan 
adalah "mau ke mana Borneo-Kalimantan" dan "bagaimana mencapai ke mana ini"? 
Pertanyaan lain: Apakah sesungguhnya Borneo-Kalimantan itu? 


Pertanyaan-pertanyaan ini barangkali sekaligus mengandung isi program 
konferensi dan pertemuan, sehingga konferensi dan pertemuan bisa berdampak 
nyata. Konferensi dan pertemuan begini sesungguhnya merupakan bagian dari usaha 
orang-orang pulau menyusun dasar dari suatu hari yang sedang disongsong. 
Memandang dan menyongsong hari depan yang menanti dari hari ini mempunyai makna 
sangat mendasar, dan menempatkan kepentingan dan ketenaran nama perseorangan 
berada di luar program atau acara. Memandang ke hari-hari yang jauh dari hari 
ini, aku makin merasakan keniscayaan meningkatkan dan menyempurnakan 
organisasi, wawasan serta kegiatan komunitas-komunitas pulau, termasuk 
universitas-universitasnya.


Melayangkan pandang ke hari-hari jauh demikian, aku membayangkan peran dan 
suasana kelak yang baru di Nusa Dua yang meja-mejanya sekarang kugunakan 
sebagai tempat menulis catatan-catatan ini. Bersamaan dengan itu, aku pun 
membayangkan hari depan lain lebih bermatahari dan indah bagi angkatan Celia 
anakku. 


Mimpi? Ya hari ini segalanya masih seperti mimpi, tapi justru kita kekurangan 
mimpi. Dunia, juga Borneo-Kalimantan tidak kelebihan mimpi. Pada mulanya segala 
berasal dari seperti mimpi dan mimpi. Mimpi pun memerlukan kemampuan, 
lebih-lebih kemampuan mewujudkannya. Mimpi tidak lagi jadi mimpi jika sudah 
jadi kenyataan, tapi setelah itu mimpi baru pun lahir dan terus lahir. Dalam 
perjalanan kembaraku, sering kurasakan bahwa untuk mempertahankan dan membela 
mimpi serta cinta pun tidak gampang.****


JJ.Kusni
--------
Perjalanan, September 2005.



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Other related posts: