[nasional_list] [ppiindia] CATATAN DARI MEJA NUSA DUA & CAFE BANDAR: [9] KONFERENSI ANTAR UNIVERSITAS BORNEO-KALIMANTAN DI KUCHING
- From: "Budhisatwati KUSNI" <katingan@xxxxxxxxxxxxxxxx>
- To: "kmnu2000" <kmnu2000@xxxxxxxxxxxxxxx>, <wanita-muslimah@xxxxxxxxxxxxxxx>, "ppiindia" <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Thu, 29 Sep 2005 06:12:24 +0200
** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org **
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
CATATAN DARI MEJA NUSA DUA & CAFE BANDAR: [9].
KONFERENSI ANTAR UNIVERSITAS BORNEO-KALIMANTAN DI KUCHING
Debur ombak dan deru angin teluk datang dari jauh membentur jendela lalu
jatuh sendiri di pasir dan buih pantai. Pada suara itu kudengar dan seperti
kudengar mereka membawa suaramu yang ketika itu menyanyikan "Teluk Bayur"
bersamaku. Kau robah liriknya, ya kuingat kau telah merobahnya untuk
mengungkapkan diri, dengan mengatakan "kutunggu e-mailmu tiap hari".
Sedangkan kaca jendela Nusa Dua kulihat seperti menampilkan wajah Celia
anakku. Terbayang ia begitu girang main sepeda hadiah ulangtahunnya hingga
larut malam sambil terkekeh, dan saban melirikku ia meledeg tanda sayang :
"Papaku gembel, Papaku gembel, lihat aku dengan sepedaku. Terimakasih ya Pah!".
Sekarang, dari kembaraku panjang segalanya saakan seperti sebuah fatamorgana,
seperti cakrawala nampak di mata, tak terpegang tangan. Tapi segalanya nampak
terang di halaman-halaman kenangan. Fatamorgana dan kenangan menyertai langkah
kembaraku. Pada saat itu kubayangkan kita bertatapan diam. Berbicara dengan
kediaman. Di saat sama aku pun teringat bagaimana kau meminta Pak Sopir untuk
menghentikan pemutaran lagu disertai cliping anak perempuan kecil mengejar
memeluk ayahnya yang baru datang:
"Tolong hentikan lagu dan cliping itu, Pak dan cari lagu serta tayangan lain.
Ia membuat sedih Bapak karena menggiring ingatannya akan anak yang jauh".
Aku diam karena memahami berwayuh artinya permintaan itu, padahal aku sendiri
tak lagi perduli dan lebih tertusuk oleh larik lagu yang didendangkan oleh Bob
Totopoli: "rindu pun jadi terlarang".
Untuk meluruhkan tusukan kenang dan bayang yang menggoncangkan perasaan,
mencoba mengalihkan perhatian, aku mengeluarkan dari kantong jaket hitamku,
makalah DR. Mohamamed Saleh Lamry, mantan profesor madya Universitas Kebangsaan
Malaysia [UKM|, berjudul "Dari Kalimantan Selatan Malaysia. Makalah yang
dikirimkan oleh DR. Lamry kepadaku beberapa hari lalu ini, telah
disampaikannya di Konferensi Antar Universitas Borneo-Kalimantan yang
berlangsung di Kuching, Sarawak pada 29-30 Agustus 2005 lalu.
Berita dari DR. Lamry ini sungguh menggembirakan. Dari sini bisa kuketahui
bahwa di samping Borneo-Kalimantan mempunyai Forum Penulis Borneo-Kalimantan,
sekarang pulau raya ini mulai membuka forum baru yaitu pertemuan antar
universitas yang ada di Borneo dan Kalimantan, pertemuan antar para
akademisinya. Aku memandang pertemuan pertama yang akan disusul oleh
pertemuan-pertemuan berikutnya di kalangan para akademisi Borneo-Kalimantan ini
mempunyai arti penting dalam usaha mengembangkan kerjasama guna menjadikan
Borneo-Kalimantan sebagai tempat hidup manusiawi penduduk pulau. Sebagai
akademisi, tentunya dalam konferensi jenis ini mereka akan membahas
masalah-masalah yang dihadapi oleh pulau dan penduduknya secara ilmiah. Melalui
konferensi antar universitas ini bukan terlalu muluk mengharapkan adanya
usulan-usulan terobosan berharga, baik yang bersifat mendesak mau pun yang
berjangka jauh strategis. Oleh karena itu konferensi ini kulihat mempunyai
nilai strategis dan praktis se
kaligus, apalagi jika para akademisi yang bertemu bukanlah para akademisi
menara gading yang asing dari kehidupan masyarakat dan permasalahan pulau.
Sejauh ini aku memang belum mendapatkan hasil rincian konferensi, tapi
diselenggarakannya pertemuan pertama antar akademisi Borneo-Kalimantan ini
mengisyaratkan bahwa para akademisi pulau sudah menggarisbawahi peranan mereka
baik sebagai pengamat maupun sebagai pemikir bagi usaha pemberdayaan manusiawi
kawasan ini.Mereka sudah melihat arti penting kerjasama dan melihat jauh ke
depan yang menunggu pulau. Cepat atau lambat, arti keberadaan mendiami satu
pulau raya akan makin menjadi kenyataan, lebih-lebih bila hubungan darat kian
lancar di mana orang-orang dari Kota Kinibalu, Sandakan, Brunei, Kuching ke
berbagai tempat lain di Kalimantan dan atau sebaliknya makin lancar. Ini
bukanlah fatamorgana tapi hari depan yang segera menjadi kenyataan.
Adanya kesadaran dan tanggungjawab serta perlu mutlaknya kerjasama begini
antara lain dinyatakan oleh sastrawan Sabah Ony Basalin, yang sehari-hari
kupanggil Kak Ony: "Patutnya kita maju bersama dan bekerjasama erat sudah
merupakan semangat umum para penulis Sabah", tulis Kak Ony kepadaku semalam.
"Pulau menjadi urusan kita bersama". Demikian Kak Ony. Semangat serupa pun
kudapatkan dalam korespondensi dengan para budayawan Brunei yang berhimpun di
sekitar Majalah Bahana. Bukanlah kebetulan jika pertemuan penulis
Borneo-Kalimantan yang ke-IX akan dilangsungkan di Brunei. Adanya semangat
begini di kalangan para budayawan, sastrawan dan akademisi agaknya mulai
munculnya sikap yang menisbikan arti perbatasan.
Dalam hubungan ini, barangkali pertanyaan-pertanyaan sentral yang bisa diajukan
adalah "mau ke mana Borneo-Kalimantan" dan "bagaimana mencapai ke mana ini"?
Pertanyaan lain: Apakah sesungguhnya Borneo-Kalimantan itu?
Pertanyaan-pertanyaan ini barangkali sekaligus mengandung isi program
konferensi dan pertemuan, sehingga konferensi dan pertemuan bisa berdampak
nyata. Konferensi dan pertemuan begini sesungguhnya merupakan bagian dari usaha
orang-orang pulau menyusun dasar dari suatu hari yang sedang disongsong.
Memandang dan menyongsong hari depan yang menanti dari hari ini mempunyai makna
sangat mendasar, dan menempatkan kepentingan dan ketenaran nama perseorangan
berada di luar program atau acara. Memandang ke hari-hari yang jauh dari hari
ini, aku makin merasakan keniscayaan meningkatkan dan menyempurnakan
organisasi, wawasan serta kegiatan komunitas-komunitas pulau, termasuk
universitas-universitasnya.
Melayangkan pandang ke hari-hari jauh demikian, aku membayangkan peran dan
suasana kelak yang baru di Nusa Dua yang meja-mejanya sekarang kugunakan
sebagai tempat menulis catatan-catatan ini. Bersamaan dengan itu, aku pun
membayangkan hari depan lain lebih bermatahari dan indah bagi angkatan Celia
anakku.
Mimpi? Ya hari ini segalanya masih seperti mimpi, tapi justru kita kekurangan
mimpi. Dunia, juga Borneo-Kalimantan tidak kelebihan mimpi. Pada mulanya segala
berasal dari seperti mimpi dan mimpi. Mimpi pun memerlukan kemampuan,
lebih-lebih kemampuan mewujudkannya. Mimpi tidak lagi jadi mimpi jika sudah
jadi kenyataan, tapi setelah itu mimpi baru pun lahir dan terus lahir. Dalam
perjalanan kembaraku, sering kurasakan bahwa untuk mempertahankan dan membela
mimpi serta cinta pun tidak gampang.****
JJ.Kusni
--------
Perjalanan, September 2005.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] CATATAN DARI MEJA NUSA DUA & CAFE BANDAR: [9] KONFERENSI ANTAR UNIVERSITAS BORNEO-KALIMANTAN DI KUCHING