[nasional_list] [ppiindia] Buruan Gaplok Gue !
- From: "mangucup88" <mangucup@xxxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 26 Jul 2006 19:15:00 -0000
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Apa bener neh Mang Ucup mo di Gaplok ?
YES!
Sebab berdasarkan doktrin yang saya anut "Kalho digampar pipi
kananmu langsung minta agar pipi kirinya juga sekalian di gaplok !
Jadi komplit githu; moso sih cuma bengep dan biru sebelah azah; itu
sih kagak lucu tuh! Disamping itu kalho orang minta dompet mu,
berikan tuh sekalian kartu ATM nya, maklum kalho memberi jangan
setengah hati! Bahkan kalho rumah ibadah kita dibakar, bangunlah
yang berikutnya agar ada alasan bagi mereka untuk membakar rumah
ibadah yang berikutnya !
Kalho direnungkan ini sih doktrinnya Wong Gendheng, mana ada sih di
dunia ini yang mau dan bisa mempraktekan doktrin tsb. Pemikiran dan
pendapat yang seperti itu juga telah di utarakan oleh Pdt Jerman
Martin Luther (1483-1546) dimana ia menyatakan orang yang mau
mempraktekan secara hurufiah doktrin ini adalah orang kudus
sinting "The grazy Saint".
Aneh bin nyata kita dianjurkan oleh pembimbing agama kita agar dalam
kehidupan sehari-hari kita selalu mempraktekan seperti apa yang
tercantum dalam Alkitab. Nah untuk ngetest anjurannya dia ini;
cobalah Anda gaplok pembimbing agamanya dan sekalian minta isi
dompetnya ! Emangnya dia akan sedemikian gobloknya mo nawarin pipi
sebelah kirinya agar ditabok lagi? Dan percayalah boro-boro mau
memberikan kartu ATM nya untuk memberikan isi dompetnya azah ia akan
mikir seribu kali tuh, bahkan kebanyakan hal kebalikannyalah yang
terjadi; dimana umatnyalah yang di todong oleh pembimbing agamanya.
Kalho doktrin ini benar2 bisa diterapkan, maka di dunia ini kita
tidak akan butuh segala macam polisi, jaksa maupun hakim lagi,
tetapi kalho doktrin ini ngawur, maka bisa diambil kesimpulan bahwa
Sang Pengkhotbah pada saat itu sedang ON baca teler ato lagi mabok
seperti mang Ucup!
Apabila kita diperlakukan tidak adil ? Ada tiga kemungkinan yang
bisa kita lakukan:
1. Pada saat di gaplok kita bales dengan nonjok balik
hidungnya ? jadi pakai prinisip pipi bales dengan hidung ato dlm bhs
Sundanya lebih dikenal dengan nama doktrin "Lex Talionis", bahkan
tidak jarang pula dimana kita mempraktekan: "Lho nyolong sepeda Gue
maka Gue akan ambil seluruh harta Lho !" Dan apabila kejahatan
dibalas dengan kejahatan, maka kejahatan menang atas kita, karena
kejahatan telah merobah diri kita untuk turut menjadi jahat!
2. atau kita praktekan ajaran Tao ? Wu Wei dimana kita tidak
berbuat apapun alias diam seperti yang juga di praktekan oleh
Mahatma Gandhi (1869-1948) - total passiveness alias anti kekerasan
dalam agama Hindhu lebih dikenal dengan sebutan Ahimsa
3. dan yang terakhir dimana kejahatan kita bales dengan
kebaikan dalam agama Buddha ini lebih dikenal dengan sebutan
Metta/Maitri.
Untuk yang pertama tidak perlu dibahas lagi sebab hal inilah yang
kita praketkan sehari-hari, sedangkan kalau kita hanya sekedar diam
saja, maka ini bisa diartikan, bahwa kita ini seorang pengecut,
walaupun sebenarnya hal inilah yang sering kita lakukan kalho
ditodong pake pistol ato senjata tajem, maklum emangnja kita ingin
cepat modyaa..aar untuk buruan nemuin Giam Lo Ong lebih awal githu !
Apabila pipi kanan kita di gaplok dan dianjurkan agar ia mo nerusin
nabok pipi kiri kita, ini bagi kedua belah pihak pasti tidak
menguntungkan, untuk sang korban jadi semakin bengep sedangkan bagi
yang nge-gaplok tambah capek.
Jadi yang dimaksud dengan doktrin tsb diatas ialah apabila orang
melakukan kejahatan maupun ketidak adilan terhadap diri kita,
pertama kita harus bisa memaafkan maupun mengampuninya, misalnya
kita di tipu orang. Apakah dengan melaporkan kepada polisi uang tsb
akan balik belum tentu ?
Tetapi yang sudah pasti orang tsb akan di bui dan ini menghancurkan
bukan hanya sekedar dirinya orang itu saja melainkan seluruh anggota
keluarganya mulai dari istri, anak-anaknya maupun orang tuanya turut
menderita dan menjadi korban karenanya. Dalam hal ini yang bisa
dapatkan hanya sekedar kepuasan batin saja "Syukurin Lho", tetapi
dilain pihak kita menari diatas seluruh mayat anggota keluarganya
orang tsb.
Perlu diketahui bukan hanya sekedar memaafkannya saja yang harus
kita lakukan, tetapi juga harus bisa dan mau mendoakannya agar dosa-
dosanya dari orang tsb diampuni, agar tidak ditangkap polisi dan
tentunya agar mo segera tobat, bahkan kalho bisa dan mampu;
bertindaklah lebih jauh lagi dengan berusaha untuk membantu orang
tsb.
Orang jadi maling dan penipu mungkin bisa saja karena tamak dan
rakus jadi apa salahnya dalam soal ini kita berusaha untuk
menasehati dia, tetapi kalho ia melakukan kejahatan itu karena
terdorong oleh kesulitan ekonomi, apa salahnya kita berikan sekedar
uang tambahan untuk membantu dia atau lebih baik lagi dengan
menawarkan pekerjaan padanya.
Memang tidak menjamin bahwa perbuatan ini bisa merubah orang tsb
menjadi baik, tetapi walaupun ini gagal sekalipun juga, hasilnya
masih tetap seimbang, dimana kita tidak turut menjadi jahat. Jadi
hasilnya masih tetap sama dimana yang satu baik dan yang lain jahat,
bukan dua-duanya turut menjadi jahat !
Mang Ucup ? The Drunken Priest
Email: mang.ucup@xxxxxxxxx
Homepage: www.mangucup.net
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts: