[nasional_list] Re: [ppiindia] Betulkah kader PKS dendam kesumat sama media massa?
- From: Nugroho Dewanto <ndewanto@xxxxxxxxxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Mon, 31 Oct 2005 13:32:58 +0700
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
wah, mengerikan ya pandangan orang-orang pks
tentang media..... mengerikan karena saya tahu
persis ada banyak kader pks yang pernah atau
masih bekerja sebagai jurnalis..... banyak pula
tokoh pks yang dekat dengan media massa.....
kok nggak ada dari mereka yang memberikan
pandangan lain tentang media di milis pks....?
menyeimbangkan pandangan yang negatif
tentang media....? atau mereka gak ikut milis
pks atau...?
lupakah kader-kader pks itu bagaimana liputan
media massa saat-saat menjelang kampanye
legislatif dan kampanye pemilihan presiden
setahun lalu....?
singkatnya, tabayunnya mannnaaa...?
ah atau mungkin kader pks masi harus belajar
membedakan media sebagai corong dan media
sebagai suara independen...?
salam,
At 09:12 AM 10/29/05 -0700, you wrote:
>Dear ikhwan wa akhwat yang senantiasa tabayyun (tolong
>terjemahkan artinya.....:))
>
>Menanggapi email rekan Ahmad Su'udi
><akulahahmad@xxxxxxxxx>
>Date: Fri Oct 28, 2005 5:31 pm
>Subject: Katanya PKS Diboikot Media, Apa Benar?
>
>Saya pernah bertanya pada pengurus PKS di Riau
>mengenai kediaman partai tersebut soal kenaikan
>tunjangan DPR, termasuk masalah-masalah lain, dia
>jawab, kita sudah berusaha menjelaskan, tetapi media
>tak mau memberitakan pernyataan kita.
>
>Apa benar PKS diboikot media massa? Kalau benar,
>mengapa?
>
>Saya sempat menduga hal itu benar, ketika beberapa
>waktu lalu PKS menggelar Munas dan nyaris nihil
>pemberitaan mengenai kegiatan itu.
>
>Minta info dong.
>
>salam
>
>Ahmad S. Udi
>____________________________________________________
>
>Untuk lebih jelasnya bisa tanya ke teman-teman
>wartawan. Tapi rasanya itu hanya kecurigaan semata....
>Saya memang baca di milis PKS ya seperti itu.
>
>Biar partai politik yang relatif kecil, PKS punya
>taring tajam: kader-kader muda militan.
>Seperti email yang dikirim oleh Nabiel Musawa di bawah
>ini (sepertinya
>ditulis oleh ustaz DH Al-Yusni, entah siapa
>dia..anggota DPR?):
>memperjuangkan kebenaran & ketinggian moral,
>bersungguh-sungguh
>memperjuangkan masyarakat yang "lebih Islami",
>membendung arus westernisasi
>& liberalisasi yang merambah di segala bidang,
>memperjuangkan Islamisasi
>dan perbaikan moral dalam RUU di legislatif.
>
>Itu semua langkah yang baik, asal tak menubruk tatanan
>hukum dan pranata
>sosial. Patut pula diingat, tak semua penduduk
>Indonesia adalah muslim.
>Tak semua setuju dengan pendirian negara berbasiskan
>Islam. Perlu juga
>diingat, tak semua masyarakat Indonesia berorientasi
>ke Tanah Arab: ada yang ke Jepang, ke Korea, ke
>China, ke Rusia, ke AS, dan Eropa. Apabila langkah
>yang dilakukan kadernya
>tidak cerdas, misal tubruk kanan-kiri seperti FPI,
>niscaya PKS juga
>akan dicerca masyarakat luas. Entah kalau PKS
>menggunakan tangan lain
>yang tersamar.
>
>Yang paling penting: bagaimana upaya para kader PKS
>untuk lebih mendekatkan diri kepada rakyat,
>agar tak terkesan eksklusif dan ikut mencairkan
>tudingan bahwa segala
>yang berbau Islam itu ekstrem. Susahnya, kini PKS
>adalah partai yang pro-pemerintah,
>termasuk dukungannya terhadap kenaikan BBM yang
>jelas-jelas tambah
>menyengsarakan rakyat.
>
>Betulkah media massa melakukan perang dingin terhadap
>PKS?
>
>Dari postingan di milis PKS, tercuat rasa dendam
>amarah para kader PKS terhadap
>media massa di Indonesia, karena media massa jarang
>meliput kiprah mereka,
>khususnya televisi. Berikut poin-poin yang mereka
>bahas:
>
>1. Sikap F-PKS yang terus berusaha memperbaiki RUU
>Penyiaran yang lebih
>bermoral & beradab, mendapat tentangan keras media
>massa, sehingga merekapun
>tega melakukan 'character-assasination' melalui
>artikel-artikel yang miring
>dan dusta terhadap F-PKS di DPR.
>
>2. F-PKS yang bersungguh-sungguh memperjuangkan
>masyarakat agar "lebih
>Islami" ternyata mendapat tentangan dari
>kelompok-kelompok yang selama
>ini mencari nafkah lewat pemurtadan, perusakan moral
>dan akidah ummat,
>diantaranya adalah media massa.
>
>3. Sikap F-PKS yang keras dalam memperjuangkan RUU
>anti Pornografi &
>Pornoaksi, perbaikan RUU Penyiaran, dan lain-lain
>telah berbuntut panjang. Pihak yang
>merasa paling dirugikan atas hal tersebut adalah media
>massa, karena siaran-siaran &
>iklan-iklan porno ternyata adalah yang paling laris &
>memberikan untung
>milyaran rupiah pada media massa (baik koran maupun
>TV). Tak heran kalau
>kini media menyatakan perang dingin (silent war)
>dengan F-PKS.
>
>4. Sejak kejadian Tsunami di Aceh, semua media
>"memboikot" untuk
>meliput aksi para relawan PKS yang paling banyak
>berjuang di Aceh dengan
>sukarela, tidak satupun media (terutama TV) yang
>menyiarkannya.
>
>5. Ketika terjadi bencana Nias, konflik Palu, dan
>sebagainya, media
>melakukan boikot total terhadap aksi-aksi PKS.
>
>6. Langkah-langkah yang lebih keras mulai dilakukan
>media, diantaranya
>dengan mulai memuat berita-berita miring (biasanya
>dengan narasumber yang
>tidak jelas atau belum dikonfirmasi/check & balance)
>yang dikemas dengan
>judul-judul yang provokatif, dengan harapan akan mampu
>menjelekkan citra PKS,
>sehingga diharapkan dapat menurunkan dukungan massa
>pada PKS ke depan
>dan pada akhirnya ancaman terhadap mereka melalui
>"akhlaqisasi" media
>dan bangsa yang diperjuangkan PKS akan dapat mereka
>atasi.
>
>7. Hendaklah ikhwan wa akhwat senantiasa tabayyun
>tentang berita-berita yang
>disiarkan media massa tentang PKS. Hendaklah kita
>mengenal siapa para pengelola
>media tersebut. Apakah mereka manusia yang bisa
>dipercaya akhlaqnya atau hanyalah
>kelompok manusia-manusia rendah yg menghalalkan segala
>cara demi kepentingan uang
>semata seperti yang kita lihat dari berita-berita yang
>mereka muat/siarkan.
>
>8. Ada yang usul agar PKS membikin media sendiri, tapi
>tak cuma untuk dibaca
>kalangan sendiri. Lalu ada yang menyebut bahwa
>Republika, Swaramuslim,
>Sura Hidayatullah, Panji Masyarakat, Eramuslim,
>Myquran, Sabili,
>Saksi, Annida, dan Ummi adalah punya kelompok mereka.
>
>Terbaca, ada kekhawatiran konstituen PKS akan pindah
>ke lain hati, karena
>merasa kecewa. Banyak orang yang menyatakan talak tiga
>terhadap PKS.
>Namun saya rasa, tudingan PKS terhadap media massa
>tersebut diatas terlalu
>berlebihan. Saya yakin, media tak sejahat itu dengan
>melakukan konspirasi
>untuk melindas PKS. Perlu diketahui, pendekatan kepada
>media massa diperlukan
>strategi tersendiri. Kalau toh acara plus isunya
>menarik, media massa pasti akan
>meliputnya. Lagipula, PKS sebagai partai agamis tapi
>mengharapkan
>liputan media massa untuk program aksi sosial akan
>menabrak prinsip
>'berjuang tanpa pamrih'. Konon, kalau ada pamrihnya,
>malaikat dan Tuhan
>tak akan mencatat perbuatan yang sebenarnya baik itu.
>
>
>Pendapat saya, untuk mengurangi segala keresahan di
>tubuh PKS, perlu
>diperkuat departemen humas di tubuh PKS, dimana salah
>satunya ada divisi
>'media relations' berskala nasional. Para anggota
>legislatif dari PKS juga harus pro-rakyat, bukan
>pro-pemerintah, walau
>wakil-wakil PKS menduduki jabatan Menteri di Kabintu
>(Kabinet Indonesia
>Bersatu). Sesuai dengan nama partai yang berunsur
>'keadilan' dan
>'kesejahteraan', mustinya lebih perkuat program
>bagaimana kiat mengikis
>korupsi di kalangan birokrat dan bagaimana kiat
>mensejahterakan seluruh
>masyarakat, bukan kesejahteraan kelompoknya saja.
>Untuk urusan kontrol
>media, serahkan saja kepada KPI. Untuk urusan
>pemurtadan, serahkan saja
>kepada departemen terkait.
>
>Kalau masih kecil saja mereka sudah bersikap penuh
>dendam begitu, bagaimana
>kalau membesar? Bakal diterapkan lagi pembredelan
>media massa seperti
>zaman Orba?
>
>Berikut perbincangan tentang 'the new tiran' (baca:
>media) di milis PKS:
>
>_________________________________________________________________
>
>Sumber: Milis PKS
>E-mail: partai-keadilan-sejahtera@xxxxxxxxxxxxxxx
>
>-----Original Message-----
>
>From: Nabiel Almusawa <nabielfuad@xxxxxxxxx>
>Date: Thu Jul 21, 2005 12:11 pm
>
>JazakaLLAH ahsanal jaza' pada akhunal kariem ustaz DH
>Al-Yusni yang
>telah memberikan klarifikasi ttg THE NEW TIRAN (yaitu
>Media Massa)
>terhadap kelompok Islam yang komitmen memperjuangkan
>kebenaran & ketinggian
>moral, sikap F-PKS yang terus berusaha memperbaiki RUU
>Penyiaran yang lebih
>bermoral & beradab, mendapat tentangan keras media
>massa, sehingga merekapun
>tega melakukan character-assasination melalui artikel2
>yang miring & dusta
>terhadap F-PKS di DPR.
>
>Ikhwah wa akhwat fiLLAH, sikap F-PKS yang
>bersungguh-sungguh memperjuangkan
>masyarakat yang "lebih Islami", membendung arus
>westernisasi & liberalisasi yg
>merambah di segala bidang, ternyata mendapat tentangan
>dari kelompok2
>yang selama ini mencari nafkah lewat pemurtadan &
>perusakan moral &
>akidah ummat, diantaranya adalah media massa.
>
>Sikap F-PKS yang keras dalam memperjuangkan RUU anti
>Pornografi &
>Pornoaksi, perbaikan RUU Penyiaran, dll telah
>berbuntut panjang, pihak yg
>merasa paling dirugikan atas hal tsb adalah media
>massa, karena siaran2 & iklan2
>porno ternyata adalah yang paling laris & memberikan
>untung milyaran rupiah
>pada media massa (baik koran maupun TV). Maka mulailah
>mereka (media)
>menyatakan perang dingin (silent war) dengan F-PKS,
>maka sejak kejadian Tsunami di Aceh
>semua media "memboikot" untuk meliput aksi para
>relawan PKS yang paling
>banyak berjuang di Aceh dg sukarela, tidak satupun
>media (terutama TV) yg
>menyiarkannya.
>
>Demikian pula ketika bencana Nias, konflik Palu, dan
>sebagainya, media
>melakukan boikot total terhadap aksi-aksi PKS. Tetapi
>setelah nampak bhw hal tersebut tidak
>menyurutkan ketegasan aleg DPR F-PKS dalam
>memperjuangkan islamisasi & perbaikan
>moral dlm RUU di legislatif, maka langkah2 yg lebih
>keras mulai dilakukan
>media, diantaranya dg mulai memuat berita2 miring
>(biasanya dg sumber yg
>tdk jelas atau belum dikonfirmasi/check & balance)
>yang dikemas dengan judul2 yang
>provokatif, dengan harapan akan mampu menjelekkan
>citra PKS, sehingga diharapkan
>dapat menurunkan dukungan massa pada PKS ke depan &
>pada akhirnya ancaman
>terhadap mereka melalui "akhlaqisasi" media & bangsa
>yang diperjuangkan PKS akan
>dapat mereka atasi.
>
>Maka hendaklah ikhwan wa akhwat senantiasa tabayyun
>tentang berita2 yg
>disiarkan media massa ttg PKS, hendaklah kita mengenal
>siapa para pengelola
>media tersebut. Apakah mereka manusia yang bisa
>dipercaya akhlaqnya atau hanyalah
>kelompok manusia2 rendah yg menghalalkan segala cara
>demi kepentingan uang
>semata seperti yang kita lihat dari berita2 yang
>mereka muat/siarkan.
>Na'udzubiLLAH..
>
>Fa'tabiru ya ulil abshar..!
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] Re: [ppiindia] Betulkah kader PKS dendam kesumat sama media massa?