[nasional_list] [ppiindia] Bahaya Komunis, Siapa Takut?
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 29 Jun 2006 12:39:00 +0200
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.suarapembaruan.com/News/2006/06/29/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Bahaya Komunis, Siapa Takut?
Josef P Widyatmadja
Musuh terbesar bagi bangsa Indonesia bukan dari paham komunis, tapi mereka yang
tidak lagi memiliki wawasan kebangsaan dan mengabaikan Pancasila.
Kata teroris dan komunis, dua kata yang menakutkan dalam wacana di Indonesia.
Selama perang dingin, negara dan pemimpin yang tidak mengekor blok
Barat/Amerika sering dianggap komunis. Mereka harus diwaspadai dan kalau perlu
disingkirkan. Salah satu korbannya adalah Bung Karno, presiden pertama
Indonesia.
Tidak hanya oleh pihak Barat dia dianggap pendukung komunis, tapi juga oleh
sekelompok bangsa sendiri yang menjadi kaki tangan Barat. Segala sesuatu yang
jelek sering dikaitkan dengan komunis. Pihak komunis sering dituduh
menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan. Perang di Irak merupakan contoh
dimana tujuan menghalalkan cara merupakan bagian dalam politik kekuasaan. Dan
Amerika bukan negara komunis. Dalam penjara di Abu Ghraib dan Guantanamo tidak
ada orang komunis. Tapi disitu ada penyiksaan oleh tentara terhadap tawanan
yang belum tentu bersalah. Kekejaman yang mengerikan tidak sekedar terjadi di
Lubang Buaya tapi pasca- Lubang Buaya dimana terdapat pembunuhan jutaan manusia
secara mengerikan. Dan korbannya justru orang yang mendapat stigma pengikut
komunis. Di Poso dan Maluku tidak ada pengikut komunis disitu tapi kekejaman
yang terjadi sangat mengerikan, dan sering dengan dalih agama.
Komunis sering dituduh tidak berprikemanusiaan karena melakukan penganiayaan
tanpa batas. Pada hal dalam dunia politik dan kehidupan sehari hari hal
menghalalkan cara, sikap kejam bukan menopoli partai komunis saja. Bisa jadi
juga merupakan praktik yang dilakukan oleh mereka yang anti komunis dan mereka
yang mengaku dirinya orang yang percaya pada Tuhan. Peristiwa 911 bukan
dilakukan oleh orang komunis yang tidak ber Tuhan, tapi oleh mereka yang
mengucap nama Tuhan dibibir mereka tiap hari.
Berubah
Berakhirnya perang dingin menyebabkan sosok komunis tidak laku jual untuk
dijadikan kambing hitam. Partai komunis tidak lagi laku di negara eks komunis.
Di Tiongkok partai komunis hanya tinggal nama saja sedang pri laku dan ideologi
partai tidak lagi mencerminkan komunisme dan Marxisme. Kapitalisme telah
menjadi panglima dalam merubah kehidupan Tiongkok. Maoisme di Tiongkok telah
diganti oleh Dengism, Zhiangisme dan Huisme. Di Tiongkok agama Buddha mendapat
tempat karena dekat dengan budaya rakyatnya. Sebaliknya di Nepal tempat
kelahiran Gautama Siddarta sang Buddha, Maoisme berkembang dan mendapatkan hati
di kalangan penduduk desa di Nepal. Sungguh ironis.
Musuh Sesungguhnya
Dalam globalisasi kata terrorist menggantikan kambing hitam komunis. Negara
Barat tak lagi memberikan peringatan akan bahaya komunis tapi teroris. Iran,
Korea Utara dan Kuba dituduh sebagai negara yang mendukung teroris. Pada hal
sampai saat ini belum ada negara yang menjadi korban terror dari pihak Kuba,
Iran dan Korea Utara. Pihak keamanan Inggris sempat menahan warganya sendiri
yang keturunan dari negara Muslim dengan tuduhan teroris. Ternyata orang yang
di tuduh anggota cell terrorist tidak ada hubungannya sama sekali dengan
organisasi teroris. Wajah teroris selalu di gambarkan wajah orang berjanggut
dan brewok yang memakai sorban atau ikat kepala dari Timur Tengah dan Afrika
Utara. Mereka yang berpakaian perlente dan berdasi sering dianggap bersih dari
kejahatan teroris. Pada hal bisa saja mereka duduk di kamar ber AC sambil
menggerakkan pemboman terhadap rakyat sipil yang tidak berdosa.
Di Indonesia seorang petinggi militer menyebutkan bahwa DPR sudah disusupi oleh
150 komunis. Wah hebat amat 150 orang komunis ada dalam DPR. Apa perlu kita
takut? Apa mereka akan melakukan operasi lubang buaya kedua? Sejak Bung Karno
jatuh, tindakan kekerasan yang terjadi di Indonesia bukan berasal dari kaum
komunis tapi mereka yang gembar gembor anti komunis.
Kalau masih ada kader komunis yang ada di Indonesia apakah mereka telah
melakukan kekerasan dan melanggar hukum? Apakah aliran komunis mereka? Komunis
yang dibiayai oleh Moskow atau Beijing? Atau Maois dari Nepal? Atau oleh
Komunis dari India yang saat ini makin bertambah kuat di beberapa negara bagian
India seperti di Kerala.
Peristiwa demonstrasi di Hari Buruh juga di susupi oleh komunis? Bagaimana
dengan aksi buruh di Prancis? Stigma komunis maupun teroris sering menjadi alat
represif dari penguasa di mana-mana untuk menutupi kelemahan dan kegagalan.
Kalau ada pemimpin Indonesia baik dalam kalangan sipil maupun militer masih
menggunakan stigma komunis sebagai kambing hitam menghadapi krisis bangsa, maka
tindakan itu merupakan tindakan yang menyederhanakan masalah dan tak
menyelesaikan persoalan.
Sekadar tindakan yang melindungi ketidak becusan. Komunis sebagai ideologi yang
sering dikaitkan untuk membela kepentingan buruh dan tani tak mungkin dibendung
dan tak perlu ditakuti. Terlalu naïf kalau perjuangan dan sikap membela buruh
tani dan kaum marginal di tengah globalisasi selalu dikaitkan dengan faham
komunis.
Tidak semua partai komunis membela hak buruh dan tani karena sering partai
komunis telah menjadi alat penguasa. Banyak tokoh dalam kitab suci sering
membela kaum papa dan para nabi berbenturan dengan penguasa. Banyak perjuangan
sosial untuk membela kaum buruh dan tani muncul dari praxsis dan refleksi iman.
Dan iman sering kali menantang tatanan dan kekuasaan negara dan agama yang
mengabadikan rakyat. Musuh terbesar bagi bangsa Indonesia bukan dari paham
komunis, tapi mereka yang tidak lagi memiliki wawasan kebangsaan dan
mengabaikan Pancasila.
Penulis adalah Pengamat masalah sosial
Last modified: 28/6/06
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
- Follow-Ups:
- [nasional_list] [ppiindia] Re: Bahaya Komunis, Siapa Takut?
- From: RM Danardono HADINOTO
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Bahaya Komunis, Siapa Takut?
- [nasional_list] [ppiindia] Re: Bahaya Komunis, Siapa Takut?
- From: RM Danardono HADINOTO