[nasional_list] [ppiindia] Ancamanan Keamanan Presiden
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 31 Dec 2005 00:02:45 +0100
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Refleksi: Apakah ancaman keamanan
presiden ini artina ada rencana coup de tat?
http://www.gatra.com/artikel.php?id=91091
Ancamanan Keamanan Presiden
TNI Tingkatkan Pengamanan Hingga 50 Persen
Jakarta, 30 Desember 2005 17:08
Mabes TNI akan meningkatkan pengamanan Presiden dan Wakil Presiden hingga 50
persen untuk mengantisipasi aksi-aksi penculikan.
"Untuk mengantisipasi hal itu, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akan
meningkatkan aktivitas penanganannya baik dari tingkat kesiagaan maupun
penambahan personil," kata Kepala Dinas Penerangan Umum Mabes TNI, Kolonel CAJ
Ahmad Yani Basuki, di Jakarta, Jumat (30/12).
Penambahan personil 10 hingga 50 persen tersebut akan dilakukan terutama pada
kegiatan-kegiatan khusus yang dihadiri Presiden dan Wakil Presiden, katanya.
Selain itu, penambahan personil ini juga dilakukan di berbagai lokasi yang
kemungkinan dijadikan tempat peristirahatan Presiden seperti Istana Bogor,
katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng kepada wartawan di
Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Minggu (25/12), mengatakan, pengamanan Presiden
Yudhoyono beberapa hari ini tampak lebih ketat setelah adanya informasi
intelijen yang menyebutkan adanya ancaman serius terhadap keselamatan Kepala
Negara, Ibu Negara dan keluarganya.
"Assassination (Pembunuhan -Red) termasuk salah satu bentuk ancaman serius
kelompok teroris terhadap diri Presiden dan anggota keluarganya sebagaimana
pernah dijelaskan Badan Intelijen Negara (BIN)," katanya.
"(Terkait dengan bentuk ancaman -Red), BIN sempat menjelaskan secara terbuka
tentang adanya ancaman-ancaman serius baik itu ancaman fisik, bahkan
assassination (pembunuhan terhadap tokoh negara/politik dengan motif politik
-Red.) ataupun juga dengan berbagai macam metode ...," katanya.
Untuk itu, Paspampres sebagai unit profesional akan bertugas mengamankan Kepala
Negara dan keluarganya, ungkapnya.
Menurut Andi, Paspampres selama ini profesional dan telah mempunyai Prosedur
Tetap (Protap) untuk pengamanan kepresidenan tersebut.
Masyarakat diharapkan mengerti jika kebiasaan Presiden dalam
kunjungan-kunjungannya ke daerah di seluruh Indonesia, seperti selalu melayani
salaman dengan kerumunan masyarakat atau melambaikan tangan dari dalam mobil
kepresidenan dengan kaca jendela terbuka akan dikurangi dan, bahkan, tidak lagi
dilakukan untuk sementara waktu, katanya.
Kebijakan pengamanan yang lebih ketat terhadap diri Presiden dan anggota
keluarganya itu tidak terkait dengan kondisi Nias maupun Aceh, katanya.
"Ini bukan soal Nias, bukan juga soal Aceh, tapi untuk keseluruhan, dan
Presiden mempercayakan (pengamanan dirinya-red.) dengan sistem yang ada, yaitu
Paspampres dengan Protapnya sehingga mudah-mudahan ini tidak mengganggu kerja
kepresidenan dan tugas-tugas Presiden sendiri. Tapi juga ketika ada ancaman
serius itu, Paspampres menentukan langkah-langkah terbaik," katanya.
"Masyarakat sekiranya dapat memahami kenapa pengamanan terhadap SBY dan
keluarganya yang lebih ketat dan ini tidak hanya di Nias mapun Aceh tapi juga
di ibukota negara (Jakarta)," tegasnya.
Sementara itu, sebelumnya Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar
mengingatkan kelompok teroris Noordin M Top yang posisinya semakin terjepit
bisa saja mengalihkan sasarannya kepada pejabat melalui aksi penculikan.
Kepala BIN Syamsir Siregar baru-baru ini mengatakan kelompok teroris disinyalir
telah mengubah rencana serangan mereka di Indonesia, dari yang sebelumnya
pemboman menjadi rencana penculikan terhadap beberapa kalangan, termasuk
pejabat-pejabat Indonesia.
Kepala BIN menegaskan jajarannya dan aparat keamanan lainnya terus meningkatkan
kewaspadaan menjelang Natal dan Tahun Baru 2006 terhadap segala kemungkinan
ancaman teroris di hari-hari tersebut.
Dalam penjelasannya di Kantor Presiden, 20 Desember lalu, ia mengatakan,
kelompok teroris itu mengancam orang-orang tertentu yang dianggap bisa
memengaruhi situasi. Orang tersebut bisa dari luar negeri atau pejabat-pejabat
Indonesia. [EL, Ant]
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Clean water saves lives. Help make water safe for our children.
http://us.click.yahoo.com/YNG3nB/VREMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Ancamanan Keamanan Presiden