[nasional_list] [ppiindia] Ancaman Keselamatan Presiden Sangat Serius
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 31 Dec 2005 01:01:14 +0100
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.sinarharapan.co.id/berita/0512/30/sh01.html
Ancaman Keselamatan Presiden Sangat Serius
Oleh
Suradi/Inno Jemabut
Jakarta-Ancaman terhadap keselamatan Presiden sangat serius, oleh karena itu
pengamanan ekstra ketat terhadap Presiden memang perlu dilakukan. Selain itu,
prosedur tetap pengamanan terhadap Presiden dan keluarganya harus selalu siaga
satu.
"Karena tidak ada masalah atau isu lain yang perlu dialihkan, pengungkapan atas
adanya ancaman terhadap Presiden dan keluarga itu sesuatu yang serius," kata
pengamat politik dari The Indonesian Institut, Dr. Anis Baswedan, kepada SH,
Jumat (30/12) pagi.
Namun, menurut Wakil Ketua DPR Zaenal Maarif, jangan setiap pejabat berbicara
tentang adanya ancaman serius terhadap keamanan Presiden dan keluarganya, sebab
bisa berdampak negatif bagi perekonomian Indonesia. Siapa yang berhak
mengatakan itu harus ditentukan.
Lebih lanjut, Anis Baswedan mengingatkan sangat tidak menguntungkan jika ada
yang main-main dengan isu keamanan. Tetapi, pengumuman atas ancaman Presiden
itu merupakan tindakan politis untuk menyadarkan orang-orang di lingkungan
dekat Presiden, para pejabat dan publik secara keseluruhan.
Ancaman konkret dari mana, Anis mengakui tidak bisa mengungkapkan. "Sebagai
pengamat saya hanya mempunyai prediksi. Kepastian ancaman itu dari mana, hanya
mereka yang memiliki akses terhadap persoalan ini yakni Badan Intelijen Negara
(BIN)," katanya.
Anis membedakan ancaman terhadap publik yang memang perlu diumumkan kepada
masyarakat, menyangkut aspek ancaman, fluktuasi ancaman dan tingkat
pengamanannya oleh pihak keamanan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR Zaenal Maarif menyatakan, Menko Polhukam harus
menata kembali masalah yang terkait dengan otoritas pengumuman ancaman terhadap
Presiden/Wakil Presiden dan keluarganya. "Harus diatur, jika menyangkut masalah
ini, siapa yang berhak mengumumkan. Jangan semua merasa berhak, ini berbahaya
karena menimbulkan keresahan di tingkat pejabat lebih rendah seperti gubernur,
bupati, dan juga pejabat lebih rendah lainnya," katanya.
Di samping itu, secara ekonomi, pengumuman atas ancaman Presiden itu membuat
pengusaha ragu-ragu menanamkan modal.
Tak Ganggu
Juru bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng menjelaskan pengamanan terhadap
Presiden dan Wakil Presiden yang berlebihan tidak akan mengganggu tugas-tugas
mereka dan tidak akan menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. Sebaliknya,
masyarakat bisa memahaminya setelah pihak Badan Intelijen Negara (BIN)
mengatakan adanya ancaman teroris.
Kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/12), Andi mengatakan pengaman terhadap
Presiden sudah sesuai dengan prosedur standar. Namun, masyarakat juga diminta
supaya menghindari kerumunan massa pada saat Presiden melakukan kunjungan
kerja. Informasi BIN itu diungkapkan untuk memberi pencegahan. "Siapa yang akan
coba-coba ya Paspampres akan siap. Jadi, jangan coba-coba," kata Andi.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Bintang Reformasi, Ade Dault Nasution,
mengatakan jangan-jangan BIN yang memberi informasi tersebut hanya mau meminta
tambahan anggaran. Namun di sisi lain, Presiden dan Wapres tidak perlu takut
dengan berbagai ancaman karena itu sudah risiko. "Ngapain mereka mau menjadi
Presiden dan Wakil Presiden kalau begitu saja takut," katanya.
Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, Saifullah Ma'shum, malah
menilai jangan-jangan informasi BIN tersebut hanya untuk mengalihkan berbagai
masalah yang sedang dihadapi oleh pemerintah. "Saya tidak yakin dengan adanya
ancaman itu. Tidak masuk akal kalau Presiden dengan pengamanan yang begitu
ketat bisa diculik begitu saja," lanjut Saifullah.
Ia mengharapkan pihak BIN menjelaskan akurasi data yang diperoleh dan secara
arif memilah mana informasi yang bisa dibuka kepada publik dan mana yang tidak.
Seharusnya, informasi seperti ini tidak perlu menjadi bahan diskusi publik
karena hanya akan menakut-nakuti warga. "Kalau Presiden dan Wakil Presiden saja
takut, bagaimana dengan warga biasa yang tidak punya apa-apa?" ujarnya. (*)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Clean water saves lives. Help make water safe for our children.
http://us.click.yahoo.com/YNG3nB/VREMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral
scholarship, kunjungi
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Other related posts:
- » [nasional_list] [ppiindia] Ancaman Keselamatan Presiden Sangat Serius