[list_indonesia] [ppiindia] Pencemaran Air Tanah di Jakarta Makin Parah

** Mailing-List Indonesia Nasional Milis PPI-India www.ppi-india.da.ru **

http://www.suarapembaruan.com/News/2005/04/14/Utama/ut05.htm

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Pencemaran Air Tanah di Jakarta Makin Parah

JAKARTA - Pencemaran air tanah di wilayah DKI Jakarta semakin parah. Hal ini 
membuat air ledeng dan air sumur bor tidak memenuhi syarat air minum. Tingginya 
pencemaran air mengakibatkan bakteri patogen, seperti E coli, masih terdapat 
dalam air ledeng. Hal itu diungkapkan Direktur Penyehatan Air dan Sanitasi 
Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan 
(PPMPL) Hening Darpito kepada Pembaruan, Rabu (13/4), di Jakarta. 

Menurut dia, khusus untuk air ledeng, sumber air atau air bakunya semakin 
berat. Penyebabnya, jelas dia, bahan pencemar yang mengontaminasi air tanah 
tidak hanya bahan anorganik seperti plastik, tetapi juga bahan organik yang 
bila diurai mikroorganisme akan larut dalam air. Akibatnya, pengolahan air baku 
semakin sulit. Di sisi lain, pihak pengelola air ledeng masih menggunakan 
pengolahan air tanah konvensional, seperti pemakaian tawas, kapur, dan kaporit. 

Kaporit, sambungnya, merupakan senyawa akhir yang ditambahkan pada air ledeng 
yang berfungsi untuk membunuh bakteri. Tetapi kaporit tidak 100 persen membunuh 
bakteri sehingga masih ada bakteri sekitar lima persen. Karena itu, dalam 
pendistribusian air ledeng ke rumah tangga, harus ada sisa kaporit (khlor) 
untuk membunuh bakteri patogen di sepanjang pipa yang dilalui air ledeng dari 
sumbernya sampai ke rumah tangga. 

Namun, tuturnya, karena tingginya pencemaran, kadar klor menjadi nol sebelum 
air sampai ke rumah tangga. Inilah yang membuat air ledeng masih mengandung 
bakteri patogen. 

"Agar air bebas dari patogen, diperlukan karbon aktif karena kalau hanya 
menggunakan tawas sudah tidak mampu lagi menghilangkan molekul bahan pencemar. 
Tetapi hal ini menambah biaya dan jarang dilakukan pengelola air ledeng. 
Akibatnya, beban masyarakat bertambah karena ada yang terpaksa memakai air 
minum dalam kemasan yang harganya tidak murah atau masyarakat masih harus 
merebus air minum sekitar 10 menit sekalipun sudah mendidih. Karena kalau hanya 
mendidih saja, kemungkinan bakteri patogen masih ada pada air minum," papar 
Hening. (N-4) 


Last modified: 14/4/05 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Mailing-List Indonesia Nasional Milis PPI-India www.ppi-india.uni.cc **

Other related posts: