[list_indonesia] [ppiindia] Pencemaran Air Tanah di Jakarta Makin Parah
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Fri, 15 Apr 2005 09:38:06 +0200
** Mailing-List Indonesia Nasional Milis PPI-India www.ppi-india.da.ru **
http://www.suarapembaruan.com/News/2005/04/14/Utama/ut05.htm
SUARA PEMBARUAN DAILY
Pencemaran Air Tanah di Jakarta Makin Parah
JAKARTA - Pencemaran air tanah di wilayah DKI Jakarta semakin parah. Hal ini
membuat air ledeng dan air sumur bor tidak memenuhi syarat air minum. Tingginya
pencemaran air mengakibatkan bakteri patogen, seperti E coli, masih terdapat
dalam air ledeng. Hal itu diungkapkan Direktur Penyehatan Air dan Sanitasi
Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan
(PPMPL) Hening Darpito kepada Pembaruan, Rabu (13/4), di Jakarta.
Menurut dia, khusus untuk air ledeng, sumber air atau air bakunya semakin
berat. Penyebabnya, jelas dia, bahan pencemar yang mengontaminasi air tanah
tidak hanya bahan anorganik seperti plastik, tetapi juga bahan organik yang
bila diurai mikroorganisme akan larut dalam air. Akibatnya, pengolahan air baku
semakin sulit. Di sisi lain, pihak pengelola air ledeng masih menggunakan
pengolahan air tanah konvensional, seperti pemakaian tawas, kapur, dan kaporit.
Kaporit, sambungnya, merupakan senyawa akhir yang ditambahkan pada air ledeng
yang berfungsi untuk membunuh bakteri. Tetapi kaporit tidak 100 persen membunuh
bakteri sehingga masih ada bakteri sekitar lima persen. Karena itu, dalam
pendistribusian air ledeng ke rumah tangga, harus ada sisa kaporit (khlor)
untuk membunuh bakteri patogen di sepanjang pipa yang dilalui air ledeng dari
sumbernya sampai ke rumah tangga.
Namun, tuturnya, karena tingginya pencemaran, kadar klor menjadi nol sebelum
air sampai ke rumah tangga. Inilah yang membuat air ledeng masih mengandung
bakteri patogen.
"Agar air bebas dari patogen, diperlukan karbon aktif karena kalau hanya
menggunakan tawas sudah tidak mampu lagi menghilangkan molekul bahan pencemar.
Tetapi hal ini menambah biaya dan jarang dilakukan pengelola air ledeng.
Akibatnya, beban masyarakat bertambah karena ada yang terpaksa memakai air
minum dalam kemasan yang harganya tidak murah atau masyarakat masih harus
merebus air minum sekitar 10 menit sekalipun sudah mendidih. Karena kalau hanya
mendidih saja, kemungkinan bakteri patogen masih ada pada air minum," papar
Hening. (N-4)
Last modified: 14/4/05
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give underprivileged students the materials they need to learn.
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Mailing-List Indonesia Nasional Milis PPI-India www.ppi-india.uni.cc **
Other related posts:
- » [list_indonesia] [ppiindia] Pencemaran Air Tanah di Jakarta Makin Parah