[list_indonesia] Re: [ppiindia] MASIH ADAKAH SOLUSI BAGI EKONOMI KITA?
- From: "HMP" <hmp@xxxxxxxxxx>
- To: <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Fri, 1 Apr 2005 08:26:54 +0700
** Mailing-List Indonesia Nasional Milis PPI-India www.ppi-india.da.ru **
udah susah solusinya kecuali negara ini di BOT ke asing.........
----- Original Message -----
From: Sang
To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
Sent: Thursday, March 31, 2005 5:05 PM
Subject: [ppiindia] MASIH ADAKAH SOLUSI BAGI EKONOMI KITA?
To: ekonomi_nasional@xxxxxxxxxxxxxxx ; apakabar@xxxxxxxxxxxxxxx ;
proletar@xxxxxxxxxxxxxxx ; aktivis_minang@xxxxxxxxxxxxxxx ;
Cc: minangnet@yahoogroups ; urangawak@xxxxxxxxxxxxxxx ;
indonesia_damai@xxxxxxxxxxxxxxx ; vincentliong@xxxxxxxxxxxxxxx ;
Serikat-Kaum-Terkutuk@xxxxxxxxxxxxxxx ; ppindia@xxxxxxxxxxxxxxx ;
islamliberal@xxxxxxxxxxxxxxx; mifta_perjuangan@xxxxxxxxxxxxxxx ;
ranahminang@xxxxxxxxxxxxxxx ; SMA2padang@xxxxxxxxxxxxxxx ; Forum-
Pembaca-Kompas@xxxxxxxxxxxxxxx ; tionghua@xxxxxxxxxxxxxxx
; filsafat@xxxxxxxxxxxxxxx ; rantaunet@xxxxxxxxxxxxxxx ;
myquran@xxxxxxxxxxxxxxx ; albayan@xxxxxxxxxxxxxxx ; revolusi-
kita@xxxxxxxxxxxxxxx ;
MASIH ADAKAH SOLUSI BAGI EKONOMI KITA?
BI berencana menaikkan tingkat suku bunga ( SBI)dari 6,5% jadi 8% .
Tujuannya jelas yaitu menarik dana dari masyarakat maupun investor.
Sebab obligasi dan surat utang yg diluncurkan BI sebelumnya kurang
menarik minat dan dikhawatirkan rupiah makin melemah terhadap dollar
dan nantinya berimbas pada downnya kondisi makro ekonomi dan bisa
bergerak kearah krisis Ekonomi seperti yg dialami Argentina di tahun
2002. demikian kata analis Ekonomi menakut-nakuti.
Sekarang saja rupiah cenderung terdevaluasi atas dollar akibat
kekhawatiran pasar terhadap instabilitas politik dalam negeri oleh
maraknya aksi tolak kenaikan BBM dan inflasi sebagai imbas naiknya
BBM. Diperkirakan rupiah akan menembus Rp 9500 per 1 dollar dan
rencana menekan inflasi ( kenaikan harga )bisa berantakan.
Intervensi berkala akan dilakukan BI dan efeknya jika rupiah tidak
dapat ditahan maka bisa menjadikan anggaran pemerintah menjadi
devisit dan kebijakan kompensasi BBM sekaligus rencana subsidi
rakyat buat pendidikan, kesehatan maupun raskin( beras buat rakyat
miskin) bisa-bisa jadi tidak terlaksana.. rupiah yg jatuh akan
menguras devisa Negara dan kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM
bisa berakibat fatal yaitu keruntuhan makro Ekonomi disektor
finansial sebagaimana tahun 1997 lalu.
Salah satu sebab terdevaluasinya rupiah adalah naiknya suku bunga
bank sentral America sebagai upaya pemerintahan Bush untuk menekan
laju inflasi America. Bank sentral AS menaikkan suku bunga menjadi
2, 75 % dan merupakan yg ke tujuh kalinya sejak pertengahan tahun
lalu.. ..ini akan makin membotakkan kepala Alan Greenspan si Gub the
Fed.
Diprediksikan dollar akan melemah baik terhadap Yen maupun Euro
dimasa mendatang sebagai akibat dari kebijakan agresif Bush di Timur
Tengah yg main gempur aja, sedang dia mengentuti PBB selaku badan
Legal Dunia, yg mana hal ini mengkhawatirkan pasar ttg gejolak harga
minyak mentah dunia yg sekarang saja telah bergerak ke level 57 $
dollar per Barrel.
Hal ini memicu devisit anggaran pemerintah America baik oleh biaya
perang di Irak dan Afghanistan yg diluar perkiraan, maupun
pengeluaran Domestik America terhadap minyak , sedang utang
pemerintahan federal America telah mencapai 7 trilyun $ dollar dan
dikhawatirkan tidak dapat dibayar dan bisa-bisa berujung kolapsnya
Ekonomi makro America dan keruntuhan Ekonomi global..
Maka rupiah jadi kurang menarik dimata pelaku pasar dan cenderung
memegang dollar America akibat naiknya tingkat suku bunga bank
Sentral si paman Sam. Dan imbas dari hal ini adalah turunnya
cadangan devisa negara oleh upaya BI menginterfensi pasar guna
menstabilkan rupiah..
program yg semula bertujuan selaku subsidi silang dari subsidi BBM
ke subsidi bagi rakyat miskin berkemungkinan jadi terbengkalai. Hal
ini terbukti dari perkataan Dirut Perum bulog Widjanarko Puspoyo 29
maret lalu yg mengatakan bahwa Raskin buat rakyat miskin akan
berkurang dari 2, 2 juta Ton thn 2004 menjadi hanya 2 juta ton
tahun 2005 ini. Artinya slogan subsidi beras adalah slogan Politik
belaka tanpa implementasi. IRONI!!!
Ditekankan pula pemerintah lewat dirjen pajak berencana menaikkan
target pajak sebesar 319,4 trilyun tahun ini dgn rencana kenaikan
21,6 trilyun yang berarti hal ini akan makin membebani rakyat.
Artinya rakyat akan dikejar-kejar petugas pajak demi pencapaian
target tahunan untuk penyehatan anggaran berjalan( cash flow). waduh!
Dikabarkan juga PLN selaku badan energi akan merencanakan kenaikan
tarif dasar listrik sebesar 7 %, dan hanya menunggu momentum yg
tepat.. hal ini adalah konsekwensi dari kebutuhan PLN akan pasokan
minyak bagi produksi listrik , demikian dirjen Listrik dan
Pemanfaatan Energi, Yogo pratomo.. efek domino jadinya ke PLN juga..
Kombinasi dari naiknya BBM, kenaikan bahan pokok ( inflasi) ,
kenaikan pajak, kenaikan tarif listrik, turunnya nilai
rupiah ,devisit anggaran pemerintah, minimnya investasi dan lemahnya
daya beli masyarakat, terhentinya pabrik dan naiknya level emosi
rakyat dst, maka kemungkinan besar krisis tahap ke 2 akan terpampang
dihadapan kita dimasa mendatang. Tingkat kepercayaan rakyat pada
pemerintah akan turun dan bisa-bisa berujung pemecatan( impeachment)
atas pemerintahan yg sekarang sekaligus chaos dgn deraian air mata..
itulah resiko politik dari kenaikan harga BBM... fatal!!!
Adakah kemungkinan BBM akan turun dihari-hari mendatang?
Kita tidak melihat hal ini, sebab Timur tengah selaku sentra
produsen Minyak terus bergolak, dan Condolessa Rice si hitam manis
Menlu AS mengatakan stabilitas keamanan di Timur tengah
berkemungkinan memburuk. Aksi perang gerilya yg dilancarkan pejuang
Milisi Irak dan afghanistan makin gencar dan pasokan minyak dari
wilayah teritorial ini berkemungkinan akan tersendat sedang Iran ada
kemungkinan terkena embargo Ekonomi tersebab program Nuklir Iran yg
implikasinya adalah terbatasnya pasokan minyak dari negeri para
Mullah ini..
Dan Ironinya OPEC selaku produsen minyak tidak punya capability
untuk menentukan harga kecuali selaku produsen saja, terbukti dari
naiknya produksi minyak mentah dunia dari 27 juta barrel ke 28 juta
barrel per hari dan harga dasar minyak tetap melambung. Permainan
harga minyak mentah di NewYork Mercantile Exchange ( NYMEX) oleh
segelintir Monopoly dgn alasan kekhawatiran pasokan menjadikan pasar
bergejolak dan harga naik..
Jadi kemungkinan kedepan adalah tahun berikutnya pemerintahan SBY
akan dgn terpaksa menaikkan kembali harga BBM demi penyesuaian harga
minyak dunia yg terus bergejolak naik sebagai imbas dari gejolak
politik di timur tengah dan tingginya permintaan dunia bagi energi .
Anehnya pemerintah melalui mulut Bung Ical yg Menko mengatakan tidak
akan menaikkan lagi harga BBM dalam Negeri, juga ucapan Buk Sri
Mulyani Indrawati Yg menteri Perencanaan .. Heheeehee boong dah
pasti!!!
Maka Indonesia selaku benang kusut dari Tenggara Asia terkena imbas
yaitu keteteran dalam mengimbangi pergerakan harga minyak mentah yg
terus akan meninggi. Indonesia yg juga importir minyak disamping
produsen agak kepayahan menyikapi hal ini. Disatu sisi rakyat telah
terberatkan oleh kondisi yg tak kunjung cerah, disisi lain tuan-tuan
yg terhormat di World Bank dan IMF terus membisiki pemerintah agar
mencabut subsidi BBM dan mengikuti pergerakan harga pasaran dunia.
Dan pemerintah cenderung mengAMINI saja apa kata tuan-tuannya demi
mendapatkan sekarung pinjaman hutang buat mendanai recovery bagi
memulihkan berbagai bencana hadiah dari Yang Kuasa. Apalagi 26
Desember 2004 terjadi bencana dahsyat di Aceh yg meminta korban
ratusan ribu orang sekaligus hancurnya infrastruktur dan baru-baru
ini terjadi lagi di Nias Sumatera utara, maka upaya pemerintah untuk
meminta keringanan utang akan disambut oleh IMF, World Bank dan
Paris Club dgn bantuan terselubung yg namanya pinjaman lunak
sekaligus Moratorium( penundaan sementara atas utang). Lagi-lagi
hutang!!!
Maka beralasanlah kenapa SBY dan team work mengambil kebijakan
menaikkan harga BBM, menaikkan tingkat suku bunga Bank , mererapkan
kebijakan uang ketat dan menggenjot penerimaan pajak yaitu buat
bayar hutang yg sudah selilit pinggang, juga buat recovery(
penulihan)dan rehabilitasi dari bencana ,sekalian menaikkan
penghasilan pejabat-pejabat Negara sekaligus menjinakkan para
terhormat di Parlement MPR/DPR juga DPRD yg suka merengek-rengek
minta kenaikan gaji, tunjangan dan biaya study banding dan tetak
bengek lainnya. apalagi bentar lagi PILKADA langsung akan
dilaksanakan dan tentunya jalan juga program suap menyuap daerah..
Dikabarkan alasan formil pemerintah menaikkan BBM adalah
meningkatkan taraf hidup rakyat, menaikkan taraf kesehatan dan upaya
menggratiskan uang sekolah rakyat, subsidi beras, padahal ada yg
lebih pasti yaitu buat lunasin HUTANG !!!
Walhasil rakyat akan dikorbankan buat eksistensi negara dari
kebangkrutan financial, biarlah rakyat dibikin sengsara asal negara
bisa bayar hutang dan pejabat Negara dapat sejahtera. Itulah akibat
dari anutan Neo Liberal yg telah dirintis sejak Orde baru dimana
pemerintah cenderung mengikuti pergerakan fluktuasi mata uang
global, liberalisasi BBM dan Privatisasi asset-asset, merger antar
badan usaha dst. Kita akan keteteran terus.
Tahun 1998 Indonesia manut pada petunjuk bapak presiden di IMF untuk
mengakhiri krisis finansial yaitu dgn menaikkan tingkat suku bunga,
menurunkan devisit, likuidasi atau amputasi bank-bank dan
privatisasi ( washington Consensus).
hasilnya diluar dugaan yaitu copotnya kursi Soeharto dari cendana
dan diganti dgn rejim baru yg juga patuh dan taat pada petunjuk-
petunjuk lembaga Moneter global ini . Hasilnya tetap saja KKN makin
menggurita, penduduk Miskin dan juga saya tetap merana.
Sedang Dr M bekas perdana Menteri malaysia sedikit tertawa nyengir
oleh aksi pembangkangannya pada IMF dan World bank dan berani
menolak usulan mereka dgn melaksanakan fixed rate ( kurs mata uang
tetap)tahun 1997 lalu, dan hasilnya ekonomi Malaysia dapat
berkembang pesat sekaligus diakui sebagai pihak yg survive dari
krisis.
Si mahathir ini berbuat sedikit nekad dgn melawan pasar dan upayanya
terbukti cespleng. walhasil malaysia dianugerahi posisi ketua OKI
sekaligus diperhitungkan dalam percaturan global.
Dan yg lebih ironi lagi jutaan lulusan Ekonomi dari berbagai
akademisi di tanah air tidak punya formula untuk mengeluarkan
Indonesia dari kepayahan sandang pangan.. Otak mereka telah dgn
kontinue dan rutin sejak SD hingga perguruan tinggi dicekoki dgn
rumus-rumus ekonomi dari si kapitalist adam smith, ricardo, stuart
mill dan si neo liberal john maynard keynes, galbraith dan lain-
lain. Apa ngak ada alternatif pelajaran lain ya?
Padahal bunga bank juga spekulasi mata uang semestinya adalah riba
dan bertentangan dgn apa yg dianut oleh 85% umat Islam Indonesia..
Terbukti yg mampu bertahan disaat krisis adalah usaha kecil
menengah, home industri dan bank Syariah, sedang bank kapitalist
model BCA, Danamon, BII dll, menghiba-hiba pada pemerintah minta
direstrukturisasi keuangannya, dan banyak bank liberal akhirnya
digulung saja tikarnya oleh pemerintah dan asset-assetnya diobral
murah , toh daripada memberatkan keuangan RI sendiri mendingan
ditutup total!!!
Akhirnya kita sampai pada pertanyaan: Masih adakah solusi bagi
Republik Ini???
Sang
Pengamat Ekonomi.
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Mailing-List Indonesia Nasional Milis PPI-India www.ppi-india.uni.cc **
Other related posts: