[list_indonesia] [ppiindia] Edit: Paus Benediktus dan Dialog antar-Agama

** Mailing-List Indonesia Nasional Milis PPI-India www.ppi-india.da.ru **

Kompas hari ini (21/4/05) memberitakan pidato Paus Benediktus XVI yg ingin 
mengadakan dialog tulus tidak saja dg sekte Kristen di luar Katolik, tapi juga 
dg agama-agama besar lain terutama Islam dan Yahudi.(lihat 
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0504/21/utama/1701784.htm )


Pagi hari tadi, CNN (21/4/05) mewawancarai dua orang tokoh agama, yakni seorang 
Rabbi dari Israel dan Azzam Attamimi ketua Muslim Association Inggris.

Kedua tokoh ini sepakat dan menyambut itikad baik Paus baru. Masalahnya,  
dialog antaragama seperti apa yg diinginkan?

Seperti kita ketahui, di Indonesia sendiri ada dua kubu pendekatan dialog 
antaragama. Prof. Dr. Hamka ketika menjadi ketua MUI memaknai dialog antaragama 
adalah dialog yg akan menggiring masing-masing agama untuk bebas menjalankan 
agamanya masing-masing, tidak saling mengganggu (baca, mendakwahi) penganut 
agama lain. Dalam Islam cara ini populer dg istilah 'lakum dinukum wa liya 
dien' (bagimu agamamu dan bagiku agamaku). Apabila ini dilakukan, maka akan 
timbul kesalingpercayaan antarpemeluk agama dan pada gilirannya akan menggiring 
pada keharmonisan antarumat pemeluk berbagai agama.

Kubu kedua, diwakili oleh Nurcholis Madjid. Dia berpendapat bahwa agama samawi, 
khususnya Islam-Kristen, hanya dapat hidup damai dan harmonis apabila terjadi 
rekonstruksi dan restrukturisasi teologi di kedua agama itu yang akan membuat 
keduanya semakin mendekat satu sama lain. Dari sini muncullah istilah populer 
'pluralisme' agama. Bahwa semua agama pada dasarnya sama, memiliki satu Tuhan 
yg sama dan mempercayai Nabi-nabi yg sama. Pendekatan semacam ini saat ini juga 
dilakukan oleh kalangan Islam Liberal di bawah pimpinan Ulil Abshar-Abdalla.

Kalau pendekatan kubu kedua bersifat teologis yg akan memakan waktu cukup lama 
untuk merembes ke kalangan massa awam; pendekatan kubu pertama lebih bersifat 
praksis.

Dan pendekatan kubu pertama inilah yg tampaknya juga disepakati oleh Azzam 
Attamimi dan Rabbi Yahudi yg diwawancarai CNN tadi pagi. Attamimi mengatakan, 
yg disepakati sang Rabbi, bahwa kunci kerukunan dan keharmonisan antaragama 
adalah dengan cara "menghindari mengotak-atik doktrin teologi agama lain yg 
sudah dianggap final oleh penganut agama tsb". Sebagai contoh, Muslim tidak 
perlu mendebat atau mengungkit-ungkit teologi trinitas Kristen, keaslian Bibel, 
dll; begitu juga umat Nasrani tak perlu ribut mengorek-ngorek kepribadian Nabi 
Muhammad, syariah Islam, dan hal-hal lain yg bersifat sensitif di mata pemeluk 
masing-masing agama.

Pendekatan milis ini terhadap pluralitas agama tak beda dg opini pertama di 
atas. Kami tidak ingin member Muslim "cerewet" pada doktrin teologis Kristen yg 
sudah dianggap final oleh umat Nasrani; begitu juga kami tidak ingin umat 
Nasrani "mengumbar syahwat"kebencian di milis ini pada doktrin teologis Islam 
yg sudah dianggap status-quo oleh umat Islam. Selain itu, masih banyak isu dan 
problema yang perlu dibahas dan didiskusikan lintas agama seperti masalah 
korupsi, dekadensi moral, dll yg begitu epidemik di negara kita.

Untuk itu, diperlukan saling pengertian dan kedewasaan antar-penganut agama 
untuk saling menahan diri dan, sekali lagi, tidak saling mengumbar syahwat 
kebencian teologis di milis ini. Bagi yg tidak tahan untuk "buang hajat" 
membahas topik-topik banal semacam itu, tentu saja bisa disalurkan di milis 
lain yg mengkhususkan diri menampungnya.

salam damai dan harmonis,

Khairurrazi
Aligarh Muslim University
Uttar Pradesh, India

-- 
India.com free e-mail - www.india.com. 
Check out our value-added Premium features, such as an extra 20MB for mail 
storage, POP3, e-mail forwarding, and ads-free mailboxes!

Powered by Outblaze


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Mailing-List Indonesia Nasional Milis PPI-India www.ppi-india.uni.cc **

Other related posts: