Re: Pembajakan Software
- From: Siprianus Takanjanji <siprianus_takanjanji@xxxxxxxxx>
- To: andrinur@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 29 Aug 2007 09:16:32 -0700 (PDT)
Dear all,
Sebenarnya untuk menjawab,dan mengatasi masalah ini kita harus kembalikan pada
pribadi kita masing - masing,dan kalau menurt saya nihhh,ini semua harus
dimulai dari pribadi kita masing2,dan kita harus bertanya pada diri kita,dan
kita jangan memikirkan orang lain dulu,kita harus memikirdan diri kita
sendiri,dan kalau memang pembajakan itu,melanggar hukum,dalam hal ini kita
tidak menghargai hak-hak cipta orang lain,dan kita bahwa itu merupankan hal
yang salah ya kita ga usa lakuin itu,yahh kembali2nya pada diri kita lagi,dan
kalau kita mengangap masalah itu biasa2 saja,pasti pembajakan itu,akan tetap
ada,dan saya rasa kalau semua orang berpikir seperti dijelaskan tadi di atas
saya rasa,masalah pembajakan itu paling ga,akan berkurang,dan saya rasa semua
masalah pasti ada solusinya, jawabannya ada ditangan kita,semua nya tergantung
dari pribadi kita ,kita mau melangkah kearah yang lebih baik, atau tidak?,itu
semua ada dalam pribadi kita,tidak ada orang lain
yang menentukan,
saya kira mungkin cuman ini saran saya buat kita semua,paling ga akan
berlaku untuk semua group milis ini,sebagai generasi penerus didalanm bidang
IT.
Mungkin ada tambahan dan saran dari pak Andri,mengenai pokok pembicaraan
ini,saya tunggu komen yang lain.
dan saya rasa ini hal yang menarik untuk dibahas.
salam
# siprianus #
----- Original Message ----
From: Hendry Goenawan <goedhawang@xxxxxxxxx>
To: andrinur@xxxxxxxxxxxxx
Sent: Wednesday, August 29, 2007 9:22:20 AM
Subject: Re: Pembajakan Software
Betul mas Hermawan, GPL atau MDS (Mangga Dua Software) bukanlah solusi akhir
bagi profesional IT. Saya lebih sutuju pada open source (linux .etc), tapi
untuk kasus tertentu seperti di tempat mas Hermawan mungkin solusi pemakaian
open source sudah bisa mengcover keperluan di tempat mas hermawan, tapi solusi
open source bagi beberapa kalangan sagatlah complicated, salah satunya Linux
dan variannya masih dianggap mahluk asing yang sulit untuk dikuasai
(dikalahkan) walaupun kenyataanya tidak demikian, kemudia belum adanya software
yang diperlukan yang bisa berjalan dengan OS linux (walaupun ada mungkin belum
maksimal), dan inilah yang mungkin saja terjadi pada dua perusahan yang baru
saja kena rajia.
Salam
Hendry Gunawan
Hermawan Haryanto <hermawanharyanto@xxxxxxxxx> wrote:
Memang benar bahwa sepagai profesional IT kita memiliki tanggung jawab secara
moril untuk memperjuangkan pemakaian software asli. Tapi di lain sisi kita juga
di minta oleh perusahaan untuk menekan budget agar pasokan dana dapat digunakan
sebaik mungkin untuk mencukup semua operasi. Harga software-software asli
tidaklah murah yang berada di pasaran dan pastinya software-software versi GPL
(Glodok Public License) jauh lebih murah daripada software-software aslinya.
Bahkan ada CD kumpulan software yang dapat di beli dengan hanya Rp. 20.000,-
(dua puluh ribu rupiah) saja.
Solusi yang menurut saya lebih reliable pada saat krisis seperti ini ya dengan
menggunakan piranti lunak yang gratis, tidak berbayar dan dengan dukungan yang
luas.
Sebagai bahan wacana, saat ini di kampus saya seluruh komputer staff,
perpustakaan dan laboratorium yang jumlahnya sekitar 500 buah sudah menggunakan
sistem operasi Linux (Slackware) dengan dicarikan padanan-padanan aplikasi yang
berjalan di atasnya. Hal ini terjadi dikarenakan sejak pertengahan tahun lalu
kami dipaksa (terpaksa?) untuk tidak meneruskan kerjasama dengan pihak
Microsoft untuk seluruh lisensi mereka.
Just my 2 cent,
Kalau menurut kasus diatas, biaya bukanlah penghalang bagi mereka untuk membeli
software yang asli, karena mereka merupakan perusahaan yang cukup besar di
Indonesia. Menurut saya ini masalah moril terutama orang yang terlibat langsung
dalam permasalah IT di perusahan tersebut. Tidak adanya keinginan untuk
memotivasi perusahan untuk membeli software yg asli, padahal sebagai
profesional IT sudah merupakan tanggungjawabnya secara moril untuk
memperjuangkan pemakai software yang asli, jika hal ini sudah benar benar ada
pada para profisional IT minimal akan memperkecil kasus-kasus pelanggaran hak
cipta.
Ada pendapat lain?
Thanks
Hendry Gunawan
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo!
FareChase.
--
Hermawan Haryanto
Senior Programmer, Red Rock Reef LLC
Las Vegas, Nevada, United States
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.
____________________________________________________________________________________
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!
http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7
Other related posts: