Re: Pembajakan Software

Dear all,
Sebenarnya untuk menjawab,dan mengatasi masalah ini kita harus kembalikan pada 
pribadi kita masing - masing,dan kalau menurt saya nihhh,ini semua harus 
dimulai dari pribadi kita masing2,dan kita harus bertanya pada diri kita,dan 
kita jangan memikirkan orang lain dulu,kita harus memikirdan diri kita 
sendiri,dan kalau memang pembajakan itu,melanggar hukum,dalam hal ini kita 
tidak menghargai hak-hak cipta orang lain,dan kita bahwa itu merupankan hal 
yang salah ya kita ga usa lakuin itu,yahh kembali2nya pada diri kita lagi,dan 
kalau kita mengangap masalah itu biasa2 saja,pasti pembajakan itu,akan tetap 
ada,dan saya rasa kalau semua orang berpikir seperti dijelaskan tadi di atas 
saya rasa,masalah pembajakan itu paling ga,akan berkurang,dan saya rasa semua 
masalah pasti ada solusinya, jawabannya ada ditangan kita,semua nya tergantung 
dari pribadi kita ,kita mau melangkah kearah yang lebih baik, atau tidak?,itu 
semua ada dalam pribadi kita,tidak ada orang lain
 yang menentukan,

   saya kira mungkin cuman ini saran saya buat kita semua,paling ga akan 
berlaku untuk semua group milis ini,sebagai generasi penerus didalanm bidang  
IT.
Mungkin ada tambahan dan saran dari pak Andri,mengenai pokok pembicaraan 
ini,saya tunggu komen yang lain.
dan saya rasa ini hal yang menarik untuk dibahas.


  salam


# siprianus #

----- Original Message ----
From: Hendry Goenawan <goedhawang@xxxxxxxxx>
To: andrinur@xxxxxxxxxxxxx
Sent: Wednesday, August 29, 2007 9:22:20 AM
Subject: Re: Pembajakan Software


Betul mas Hermawan, GPL atau MDS (Mangga Dua Software) bukanlah solusi akhir 
bagi profesional IT. Saya lebih sutuju pada open source (linux .etc), tapi 
untuk kasus tertentu seperti di tempat mas Hermawan mungkin solusi pemakaian 
open source sudah bisa mengcover keperluan di tempat mas hermawan, tapi  solusi 
open source bagi beberapa kalangan sagatlah complicated, salah satunya Linux 
dan variannya masih dianggap mahluk asing yang sulit untuk dikuasai 
(dikalahkan) walaupun kenyataanya tidak demikian, kemudia belum adanya software 
yang diperlukan yang bisa berjalan dengan OS linux (walaupun ada mungkin belum 
maksimal), dan inilah yang mungkin saja terjadi pada dua perusahan yang baru 
saja kena rajia.
 
Salam
 
Hendry Gunawan
 
 
 
Hermawan Haryanto <hermawanharyanto@xxxxxxxxx> wrote:
Memang benar bahwa sepagai profesional IT kita memiliki tanggung jawab secara 
moril untuk memperjuangkan pemakaian software asli. Tapi di lain sisi kita juga 
di minta oleh perusahaan untuk menekan budget agar pasokan dana dapat digunakan 
sebaik mungkin untuk mencukup semua operasi. Harga software-software asli 
tidaklah murah yang berada di pasaran dan pastinya software-software versi GPL 
(Glodok Public License) jauh lebih murah daripada software-software aslinya. 
Bahkan ada CD kumpulan software yang dapat di beli dengan hanya Rp. 20.000,- 
(dua puluh ribu rupiah) saja.

Solusi yang menurut saya lebih reliable pada saat krisis seperti ini ya dengan 
menggunakan piranti lunak yang gratis, tidak berbayar dan dengan dukungan yang 
luas.

Sebagai bahan wacana, saat ini di kampus saya seluruh komputer staff, 
perpustakaan dan laboratorium yang jumlahnya sekitar 500 buah sudah menggunakan 
sistem operasi Linux (Slackware) dengan dicarikan padanan-padanan aplikasi yang 
berjalan di atasnya. Hal ini terjadi dikarenakan sejak pertengahan tahun lalu 
kami dipaksa (terpaksa?) untuk tidak meneruskan kerjasama dengan pihak 
Microsoft untuk seluruh lisensi mereka. 

Just my 2 cent,

 


Kalau menurut kasus diatas, biaya bukanlah penghalang bagi mereka untuk membeli 
software yang asli, karena mereka merupakan perusahaan yang cukup besar di 
Indonesia. Menurut saya ini masalah moril terutama orang yang terlibat langsung 
dalam permasalah IT di perusahan tersebut. Tidak adanya keinginan untuk 
memotivasi perusahan untuk membeli software yg asli, padahal sebagai 
profesional IT sudah merupakan tanggungjawabnya secara moril untuk 
memperjuangkan pemakai software yang asli, jika hal ini sudah benar benar ada 
pada para profisional IT minimal akan memperkecil kasus-kasus pelanggaran hak 
cipta.
 
Ada pendapat lain? 
 
 
 
Thanks
 
Hendry Gunawan
 


Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase. 



-- 
Hermawan Haryanto
Senior Programmer, Red Rock Reef LLC
Las Vegas, Nevada, United States 




Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.


      
____________________________________________________________________________________
Shape Yahoo! in your own image.  Join our Network Research Panel today!   
http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 

Other related posts: