Re: Pembajakan Software
- From: "Andri Nur" <andrinur@xxxxxxxxxxxxxx>
- To: <andrinur@xxxxxxxxxxxxx>
- Date: Wed, 29 Aug 2007 09:24:06 +0700
Dear All,
Ini semua merupakan tantangan bagi Anda semua. Sebagai calon-calon computer
engineer masa depan, maka dukungan Anda terhadap penggunaan software open
source (SOS) sangat diharapkan oleh bangsa ini. Anda sejatinya turut terlibat
aktif dalam sosialisasi penggunaan SOS dan bagaimana ikut memerangi pembajakan.
Jadikan P2K - INFORMATIKA ITI pioneer untuk aktivitas-aktivitas tersebut.
salam
----- Original Message -----
From: Hermawan Haryanto
To: andrinur@xxxxxxxxxxxxx
Sent: Wednesday, August 29, 2007 8:39 AM
Subject: Re: Pembajakan Software
Memang benar bahwa sepagai profesional IT kita memiliki tanggung jawab secara
moril untuk memperjuangkan pemakaian software asli. Tapi di lain sisi kita juga
di minta oleh perusahaan untuk menekan budget agar pasokan dana dapat digunakan
sebaik mungkin untuk mencukup semua operasi. Harga software-software asli
tidaklah murah yang berada di pasaran dan pastinya software-software versi GPL
(Glodok Public License) jauh lebih murah daripada software-software aslinya.
Bahkan ada CD kumpulan software yang dapat di beli dengan hanya Rp. 20.000,-
(dua puluh ribu rupiah) saja.
Solusi yang menurut saya lebih reliable pada saat krisis seperti ini ya
dengan menggunakan piranti lunak yang gratis, tidak berbayar dan dengan
dukungan yang luas.
Sebagai bahan wacana, saat ini di kampus saya seluruh komputer staff,
perpustakaan dan laboratorium yang jumlahnya sekitar 500 buah sudah menggunakan
sistem operasi Linux (Slackware) dengan dicarikan padanan-padanan aplikasi yang
berjalan di atasnya. Hal ini terjadi dikarenakan sejak pertengahan tahun lalu
kami dipaksa (terpaksa?) untuk tidak meneruskan kerjasama dengan pihak
Microsoft untuk seluruh lisensi mereka.
Just my 2 cent,
Kalau menurut kasus diatas, biaya bukanlah penghalang bagi mereka untuk
membeli software yang asli, karena mereka merupakan perusahaan yang cukup besar
di Indonesia. Menurut saya ini masalah moril terutama orang yang terlibat
langsung dalam permasalah IT di perusahan tersebut. Tidak adanya keinginan
untuk memotivasi perusahan untuk membeli software yg asli, padahal sebagai
profesional IT sudah merupakan tanggungjawabnya secara moril untuk
memperjuangkan pemakai software yang asli, jika hal ini sudah benar benar ada
pada para profisional IT minimal akan memperkecil kasus-kasus pelanggaran hak
cipta.
Ada pendapat lain?
Thanks
Hendry Gunawan
----------------------------------------------------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo!
FareChase.
--
Hermawan Haryanto
Senior Programmer, Red Rock Reef LLC
Las Vegas, Nevada, United States
- Follow-Ups:
- Re: Pembajakan Software
- From: Hermawan Haryanto
- References:
- Pembajakan Software
- From: Hendry Goenawan
- Re: Pembajakan Software
- From: Hermawan Haryanto
Other related posts:
- » Pembajakan Software
- » Re: Pembajakan Software
- » Re: Pembajakan Software
- » Re: Pembajakan Software
- » Re: Pembajakan Software
- » Re: Pembajakan Software
- » Re: Pembajakan Software
- » Re: Pembajakan Software
- » Re: Pembajakan Software
- » Re: Pembajakan Software
- Re: Pembajakan Software
- From: Hermawan Haryanto
- Pembajakan Software
- From: Hendry Goenawan
- Re: Pembajakan Software
- From: Hermawan Haryanto