[ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- From: Dicky Sumarsono <dickyseak@xxxxxxxxx>
- To: ak93-feua@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Thu, 30 Aug 2007 23:03:44 -0700 (PDT)
Terimakasih Ndid & Roy atas masukannya.
Kalau saya cenderung untuk memilih Tabungan Pendidikan yang ada asuransinya,
saat ini ada 2 bank yang jadi pertimbangan saya: bni & niaga.
Kalau BNI asuransinya gratis (that's what they said in brochure), kalau Niaga
dekat kantor saya (tapi saya ragu, kira-kira 10 atau 15 tahun lagi, Bank Niaga
tuh masih ada atau bakal ditutup/dilikuidasi :) )
Kalau teman-teman punya informasi Tabungan Pendidikan + Asuransi yang:
1. Kinerja Banknya bagus, kira-kira 20 - 25 tahun lagi masih berdiri &
beroperasi. (Security)
2. Bunganya tinggi/mungkin lebih tinggi dari bunga deposito. (Return)
3. Biaya asuransinya tidak memberatkan atau lebih bagus lagi kita tidak
dikenakan biaya asuransi. (Cost)
4. PROSES CLAIM/pencairan-nya mudah. Khususnya kalau saya buka rekeningnya di
Banjarmasin, kelak bisa di claim/dicairkan di Jakarta atau Surabaya atau
dimanapun diseluruh "Indonesia", tidak perlu harus ke Cabang tempat kita
membuka rekening. (Claim)
bagi-bagi dong informasinya. Atau Andry mau mbuat produk sesuai keinginan
konsumen? Membaca keinginan saya = Membaca keinginan konsumen di Indonesia loh!
:)
Suroyo Mohammad <suroyo@xxxxxxxxxx> wrote:
v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);}
st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) } Dear Dikky,
Kalo ngak salah, kalau sekarang asuransi pendidikan ngak menutup ongkos
pendidikan untuk masa depan. Walaupun kamu ikut asuransi pendidikan, biasanya
disarankan untuk melakukan investasi di lainnya, misalnya uang asing, saham,
reksa dana dan lainnya (ahli nya bilang gitu)
Kalau temen, dia bilang. Selama kamu rajin menabung dan sebagainya, maka
asuransi itu tidak diperlukan. (semuanya jadi terserah kamu).. by the way,
biaya kuliah di FK UI sekarang Rp.. 100 jt untuk masuknya (ngak tau ini bener
apa ngak). Kalo bener, gimana nanti anaknya dikky masuk FK ya? Berapa duit tuh?
hehehe
Regards,
Suroyo Mohammad
Jl. Amartha Blok O No. 7 Duren Sawit Sawah Barat
Jakarta Timur 13440 - Indonesia
Mobile Phone : +62 816-864748
---------------------------------
From: Candida Hastuti [mailto:Candida.Hastuti@xxxxxxx]
Sent: 29 Agustus 2007 8:15
To: ak93-feua@xxxxxxxxxxxxx
Subject: [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
Dear Dicky,
rasanya masalahmu adalah hal yang umum dan dialami banyak orang.
Aku sharing tulisan dari Safir Senduk ya, mungkin bisa buat bahan pemikiran
dan masukan utk mengatur keuangan keluarga.
Aku sendiri pake Niaga Pendidikan, karena gaji masuk ke Niaga jadi bisa
langsung auto debet dan tidak nunggu gaji bersisa baru disetor ke bank (ini mah
susahnya minta ampun Dick - kaya yg lg kamu keluhkan). Aku sudah 6 tahunan pake
NiPen mulai anak pertama kelas 1 SD ampe sekarang dia kelas 1 SMP. Di NiPen
kita bisa atur sendiri mau berapa tahun kita nabung dan berapa setoran yg kita
mampu setiap bulan (tentu ada batasan minimal sesuai aturan bank).
Selamat menabung, dan yg penting....jangan nunggu sisa gaji ya !!
Regards,
Andid
Buat Bpk Manajer Pemasaran di BRI Jatinegara : bisa kasih saran sekalian
jualan produk Pak ?! Hehe...
---------------------------------
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!
- Follow-Ups:
- [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- From: mansyoer_hadi
- References:
- [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- From: Suroyo Mohammad
Other related posts:
- » [ak93-feua] Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- » [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- » [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- » [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- » [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- » [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- From: mansyoer_hadi
- [ak93-feua] Re: Tabungan Pendidikan & Keuangan Keluarga
- From: Suroyo Mohammad