[ak93-feua] Kebanyakan duduk
- From: Artanti Purborini <artanti.purborini@xxxxxxxxx>
- To: ak93-feua@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Fri, 31 Aug 2007 04:53:09 +0700
Hai...
Sebagai orang-orang accounting, kita lebih sering duduk.. apakah
teman-teman seumuran kita sudah ada yang merasakan akibat buruk dari
kebanyakan duduk? Aku sih menguranginya dengan jalan-jalan ke TP kalo
istirahat... lumayan kadang bisa dapat barang yang sangat murah asal
bisa tahan diri...
******
Menanggulangi Derita Wasir
Senin, 18 April, 2005 oleh: Siswono
Menanggulangi Derita Wasir
Gizi.net - Wasir? Ah, itu sangat menyiksa. Begitu kata orang yang pernah
menderita wasir. Karena itu, bagi Anda yang kebetulan tak menderita wasir,
alangkah baiknya melakukan pencegahan agar tak sampai mengalami hal-hal yang
menyiksa itu.
Namun sebelum itu, tak ada salahnya Anda pahami dulu sepintas seluk-beluk
wasir. Seperti dijelaskan spesialis penyakit dalam dari RS Dr Sardjito/FKUGM,
dokter Probosuseno SpPD, wasir (hemorrhoid) atau dikenal pula dengan sebutan
ambeien adalah suatu pelebaran pembuluh darah balik (vena) pada anus/dubur,
teraba seperti bola atau benjolan kecil yang dapat menimbulkan rasa nyeri,
gatal, dan ketidaknyamanan. Para ahli membagi hemorrhoid menjadi dua macam:
* Hemorrhoid interna (wasir dalam).
Ini adalah wasir yang terjadi di atas (di dalam). Gejala yang paling sering
muncul adalah perdarahan tanpa rasa sakit saat buang air besar dengan feses
yang keras.
Wasir ini terbagi menjadi tiga derajat:
1. Derajat I (dini) : tidak menonjol melalui anus (dubur).
2. Derajat II : sudah menonjol dan dapat menonjol melewati dubur sesudah
penderita buang air besar.
3. Derajat III : menonjol secara menetap.
Pada derajat I dan II, wasir interna masih dapat hilang secara spontan, tanpa
operasi. Namun, penderita juga harus melakukan sejumlah hal untuk memperlancar
proses penyembuhan ini. Caranya:
a. Menghirup udara bersih dalam-dalam sambil menarik masuk dubur sekuat-kuatnya
(ke dalam), kemudian hembuskan napas pelan-pelan sambil mengendurkan dubur.
Ulangi 10-25 kali, 2-3 kali sehari.
b. Lakukan gerakan jongkok pelan-pelan sebanyak 25 kali. Saat jongkok,
keluarkan napas dan saat berdiri tarik napas dalam-dalam.
c. Makan sayur dan buah yang cukup banyak.
d. Kurangi konsumsi cabai dan makanan yang pedas-pedas.
e. Tidur cukup.
f. Jangan duduk terlalu lama.
g. Senam /olahraga yang cukup.
h. Mengonsumsi obat, berupa:
- pelancar buang air besar
- obat yang dimasukkan ke dalam dubur untuk mencegah infeksi.
- vitamin P misal: venasol, varemoid, essaven, dan lain-lain.
i. Jika gagal dengan semua cara di atas, atau wasir tahap III sebaiknya
dioperasi.
* Hemorrhoid eksterna (wasir luar).
Ini adalah varises di bawah otot dan biasanya berhubungan dengan kulit.
Hemorrhoid eksterna terbagi menjadi dua jenis yaitu:
1. Akut, berupa bengkak bulat kebiruan pada pinggir anus. Sering terasa sangat
sakit dan gatal.
2. Kronis. Ini artinya hemorrhoid yang terjadi sejak lama.
Gejala hemorrhoid eksterna yang sering terjadi adalah ada benjolan di anus
(dubur), kadang berdarah, buang air besar campur darah, terasa perih, nyeri,
atau panas. Hati-hati jika terjadi perdarahan yang cukup banyak, sebab hal ini
dapat menyebabkan anemia (kurang darah).
Penyebab
Apa sih penyebab wasir? Ternyata cukup banyak. Agar lebih jelas, simak yang
berikut ini:
* Obstipasi (konstipasi/sembelit) yang menahun.
* Penyakit yang membuat penderita sering mengejan, misalnya: pembesaran prostat
jinak ataupun kenker prostat, penyempitan saluran kemih, dan sering melahirkan
anak.
* Penekanan kembali aliran darah vena, seperti pada kanker dubur, radang dubur,
penyempitan dubur, kenaikan tekanan pembuluh darah porta (di dalam rongga
perut), sakit lever jenis sirosis (mengkerut), lemah jantung, dan limpa bengkak.
* Bendungan pada rongga pinggul akibat tumor rahim, atau kehamilan.
* Banyak duduk.
* Mencret menahun.
* Peregangan. Ini misalnya terjadi pada seseorang yang suka melakukan hubungan
seksual yang tidak lazim yaitu anogenital.
Lebih jauh Probosuseno menjelaskan, semua orang dapat terkena wasir. Namun yang
paling sering adalah multipara (pernah melahirkan anak lebih dari sekali).
Insidensinya sekitar 5-35 persen dari masyarakat umum dan terutama yang berusia
lebih dari 25 tahun. ''Jarang yang terjadi di bawah usia 20 tahun kecuali
wanita hamil,'' katanya.
Seperti halnya penyakit lain, wasir pun bisa menimbulkan komplikasi.
Komplikasi yang dapat terjadi pada penderita wasir adalah:
* Luka dengan tanda rasa sakit yang hebat sehingga si sakit takut mengejan dan
takut berak. Karena itu, tinja makin keras dan makin memperberat luka di anus.
* Infeksi pada daerah luka tadi sampai terjadi nanah dan fistula (saluran tak
normal) dari selaput lendir usus/anus.
* Perdarahan akibat luka, bahkan sampai terjadi anemia.
* Jepitan, benjolan keluar dari anus dan terjepit oleh otot lingkar dubur
sehingga tidak bisa masuk lagi. Sehingga, tonjolan menjadi merah, makin sakit,
dan besar. Dan jika tidak cepat-cepat ditangani dapat busuk.
Probosuseno juga memberi tips pada Anda seputar pencegahan wasir.
''Hindari sembelit,'' saran Probosuseno. Hanya itu? Tentu saja tidak. Jurus
pencegahan yang lain adalah:
* Jangan sering duduk terlalu lama.
* Makan minum teratur dan banyak mengandung serat (jagung, umbi, katul,
biji-bijian, buah, sayur).
* Olah raga teratur.
* Mengurangi/mencegah stres.
(nri )
Sumber: http://www.republika.co.id/
--
Terima Kasih.
Arsip: http://www.freelists.org/archives/ak93-feua
- Follow-Ups:
- [ak93-feua] Re: Kebanyakan duduk
- From: mansyoer_hadi
Other related posts:
- » [ak93-feua] Kebanyakan duduk
- » [ak93-feua] Re: Kebanyakan duduk
- [ak93-feua] Re: Kebanyakan duduk
- From: mansyoer_hadi