[ak93-feua] INFO Mudah-mudah Berguna
- From: romy-agung_kurniawan@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
- To: ak93-feua@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Wed, 18 Feb 2004 10:45:16 +0700
---------------------- Forwarded by romy-agung kurniawan/ympi/yamaha on
18/02/2004 11:04 AM ---------------------------
To: ympi-staff, ympi-chief, ympi-manager
cc:
Subject: INFO Mudah-mudah Berguna
Adalah demam disertai perdarahan bawah kulit selaput hidung dan
lambung disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui nyamuk Aedes
aegypti.
Tanda-tanda demam berdarah:
1. Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari
2. Tampak bintik-bintik merah pada kulit
3. Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan)
4. Mungkin terjadi muntah atau berak darah
5. Sering terasa nyeri di ulu hati
6. Bila sudah parah, penderita gelisah. Tangan dan kakinya dingin dan
berkeringat.
Dalam beberapa hari saja keadaan penderita dapat menjadi parah, dan dapat
menyebabkan kematian.
Tindakan yang harus dilakukan bila ada penderita demam berdarah:
1. Pertolongan pertama yang penting memberi minum sebanyak mungkin
2. Kompres dengan air es
3. Beri obat turun panas
4. Selanjutnya penderita segera dibawa ke dokter/Puskesmas yang terdekat
untuk diperiksa. Bila diduga terserang Demam Berdarah akan dikirim ke
Rumah Sakit untuk dirawat.
5. Lapor segera ke Puskesmas / Sudin Kesehatan setempat dengan membawa
surat
dari Rumah Sakit
Selanjutnya akan dilakukan tindakan penanggulangan di daerah rumah
penderita dan sekitarnya, tanpa dipungut bayaran.
Cara penularan demam berdarah:
Anak yang sakit demam berdarah di dalam darahnya mengandung virus. Bila
anak ini digigit nyamuk Aedes Aegypti maka bibit penyakit ikut terhisap
masuk ke dalam tubuh nyamuk. Dan bila nyamuk tersebut menggigit anak lain
(anak sehat), maka anak itu akan dapat ketularan penyakit ini.
Ciri-ciri nyamuk penyebab penyakit demam berdarah (nyamuk Aedes aegypti):
1. Badan kecil, warna hitam dengan bintik-bintik putih
2. Hidup di dalam dan di sekitar rumah
3. Menggigit/menghisap darah pada siang hari
4. Senang hinggap pada pakaian yang bergantungan dalam kamar
5. Bersarang dan bertelur di genangan air jernih di dalam dan di sekitar
rumah bukan di got/comberan
6. Di dalam rumah: bak mandi, tampayan, vas bungan, tempat minum burung,
perangkap semut dan lain-lain.
Di luar rumah: drum, tangki penampungan air, kaleng bekas, ban bekas,
botol pecah, potongan bamboo, tempurung kelapa, dan lain-lain.
Cara pencegahan penyakit demam berdarah:
Demam berdarah dapat dicegah dengan memberantas jentik-jentik nyamuk Demam
Berdarah (Aedes Aegypi) dengan cara melakukan PSN (Pembersihan Sarang
Nyamuk) Upaya ini merupakan cara yang terbaik, ampuh, murah, mudah dan
dapat dilakukan oleh masyarakat, dengan cara sebagai berikut:
1. Bersihkan (kuras) tempat penyimpanan air (seperti : bak mandi / WC,
drum,
dan lain-lain) sekurang-kurangnya seminggu sekali. Gantilah air di vas
kembang, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain
sekurang-kurangnya seminggu sekali
2. Tutuplah rapat-rapat tempat penampungan air, seperti tampayan, drum,
dan
lain-lain agar nyamuk tidak dapat masuk dan berkembang biak di tempat itu
3. Kubur atau buanglah pada tempatnya barang-barang bekas, seperti kaleng
bekas, ban bekas, botol-botol pecah, dan lain-lain yang dapat menampung
air hujan, agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Potongan
bamboo, tempurung kelapa, dan lain-lain agar dibakar bersama sampah
lainnya
4. Tutuplah lubang-lubang pagar pada pagar bambu dengan tanah atau adukan
semen
5. Lipatlah pakaian/kain yang bergantungan dalam kamar agar nyamuk tidak
hinggap disitu
6. Untuk tempat-tempat air yang tidak mungkin atau sulit dikuras, taburkan
bubuk ABATE ke dalam genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik
nyamuk. Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali
Takaran penggunaan bubuk ABATE adalah sebagai berikut: Untuk 10 liter air
cukup dengan 1 gram bubuk ABATE
Contoh:
Untuk 10 liter air, ABATE yang diperlukan = (100/10) x 1 gram = 10 gram
ABATE
Untuk menakar ABATE digunakan sendok makan. Satu sendok makan peres berisi
10 gram ABATE.
Bila memerlukan ABATE kurang dari 10 gram, maka dapat dilakukan sebagai
berikut:
Ambil 1 sendok makan peres ABATE dan tuangkan pada selembar kertas
Lalu bagilah ABATE menjadi 2, 3, atau 4 bagian sesuai dengan takaran yang
dibutuhkan
Setelah dibubuhkan ABATE maka:
1. Selama 3 bulan bubuk ABATE dalam air tersebut mampu membunuh jentik
Aedes
Aegypti
2. Selama 3 bulan bila tempat penampungan air tersebut akan
dibersihkan/diganti airnya, hendaknya jangan menyikat bagian dalam dinding
tempat penampungan air tersebut
3. Air yang telah dibubuhi ABATE dengan takaran yang benar, tidak
membahayakan dan tetap aman bila air tersebut diminum
Last Update 10 Januari 2003
Copy Right © 2002 All Right Reserved : Dinas Kesehatan DKI Jakarta
Jl. Kesehatan No. 10 Jakarta - Indonesia
Other related posts:
- » [ak93-feua] INFO Mudah-mudah Berguna


