[ak93-feua] [HRI] Fw: THE BUSIER YOU ARE
- From: romy-agung_kurniawan@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
- To: ak93-feua@xxxxxxxxxxxxx
- Date: Thu, 19 Feb 2004 11:46:45 +0700
---------------------- Forwarded by romy-agung kurniawan/ympi/yamaha on
19/02/2004 12:05 PM ---------------------------
To: ympi-chief, ympi-staff
cc:
Subject: [HRI] Fw: THE BUSIER YOU ARE
---------------------- Forwarded by harjati handajani/ympi/yamaha on 02/19/2004
12:34 PM ---------------------------
To: harjati_handajani@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
cc:
Subject: [HRI] Fw: THE BUSIER YOU ARE
---------------------- Forwarded by ali mashudi/yemi/yamaha on 19/02/2004
10:40 ---------------------------
J Ratnasari <jratnasari@xxxxxxxxxx> on 19/02/2004 02:53:21
Please respond to hri@xxxxxxxxxx
To: hri@xxxxxxxxxx
cc:
Subject: [HRI] Fw: THE BUSIER YOU ARE
** Untuk menghemat bandwidth, editlah email reply anda!
Coming soon, CBHRM e-seminar.
----- Original Message -----
From: J Ratnasari
To: moderator@xxxxxxxxx
Sent: Thursday, February 19, 2004 2:52 AM
Subject: THE BUSIER YOU ARE
>THE BUSIER YOU ARE
>
>Suatu hari, seorang ahli 'Managemen Waktu' berbicara didepan sekelompok
>mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah
>dilupakan oleh para siswanya. Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia
>berkata: "Baiklah, sekarang waktunya kuis " Kemudian dia mengeluarkan
>toples
>berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya diatas meja.
>Lalu
>ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan
>meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples.
>
>Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu
>lagi
>yg muat untuk masuk kedalamnya, dia bertanya: "Apakah toples ini sudah
>penuh?" Semua siswanya serentak menjawab,"Sudah!" Kemudian dia berkata,
>Benarkah? Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia
>memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit
>mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara
>celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi:
>"Apakah toples ini sudah penuh? Kali ini para siswanya hanya tertegun
>"Mungkin belum!", salah satu dari siswanya menjawab. "Bagus!" jawabnya.
>
>Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia
>mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah
>langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan.
Sekali
>lagi dia bertanya, Apakah toples ini sudah penuh? "Belum!" serentak para
>siswanya menjawab Sekali lagi dia berkata, "Bagus!" Lalu ia mengambil
>sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu
>terisi penuh hingga ke ujung atas.
>
>Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan
>bertanya: "Apakah maksud dari ilustrasi ini?" Seorang siswanya yg
antusias
>langsung menjawab, "Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu
>berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!" "Bukan!",
>jawab si ahli, "Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan
>kita bahwa :
>
>JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU TIDAK
AKAN
>PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT.
>
>Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu,
>orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu.
>Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk
selalu
>meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidak
>akan
>pernah punya waktu untuk memperhatikannya.
>
>Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka
>kamu
>hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya
>waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu".
Saya sangat menyukai cerita ini bahwa hidup memang perlu prioritas, Tuhan,
Keluarga, Pekerjaan dan Usaha apabila ada yang sependapat saya akan
senang
untuk membahasnya. Email saya jratnasari@xxxxxxxxxx
[Non-text portions of this message have been removed]
Kontak moderator : moderator@xxxxxxxxx
Kirim iklan/promosi : infosdm@xxxxxxxxx
Subscribe : hri-subscribe@xxxxxxxxxx
--^----------------------------------------------------------------
This email was sent to: ali_mashudi@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
EASY UNSUBSCRIBE click here: http://topica.com/u/?ausWmm.a8AYAc.YWxpX21h
Or send an email to: hri-unsubscribe@xxxxxxxxxx
TOPICA - Start your own email discussion group. FREE!
http://www.topica.com/partner/tag02/create/index2.html
--^----------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ak93-feua] [HRI] Fw: THE BUSIER YOU ARE